Energi Juang News, Washington-Kemungkinan terjadinya invasi Amerika Serikat (AS) ke Greenland menimbulkan kekhawatiran sejumlah negara NATO. Mereka pun berbondong-bondong mengirim pasukan tambahan ke Greenland.
Jerman, Prancis, hingga Swedia pada Rabu (14/1) menyatakan bakal mengirim pasukan militer ke Greenland untuk membantu Denmark memastikan keamanan di kawasan tersebut.
Greenland adalah pulau terbesar di dunia yang merupakan wilayah otonomi Denmark.
Negara-Negara NATO Perkuat Kehadiran Militer di Greenland Hadapi Ancaman Invasi AS
Misi ini bertujuan mengeksplorasi kerangka kerja untuk memungkinkan kontribusi militer guna mendukung Denmark dalam memastikan keamanan di wilayah tersebut,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Jerman, seperti dikutip AFP.
Berlin menyebut tim pengintai Bundeswehr beranggotakan 13 orang telah menuju Greenland sejak Kamis (8/1) lalu.
Baca juga : Senator AS Rick Scott: “Masa Kekuasaan Maduro Sudah di Ujung Tanduk!”
Wakil Perdana Menteri Greenland Mute Egede pada hari yang sama juga mengatakan sejumlah besar pasukan NATO akan hadir di Greenland.
“Tentara NATO diperkirakan akan lebih banyak hadir di Greenland mulai hari ini dan beberapa hari mendatang. Diperkirakan akan ada lebih banyak penerbangan dan kapal militer (di Greenland),’ kata Egede dalam konferensi pers, Rabu.
Meski begitu, Egede menyebut kehadiran pasukan NATO itu untuk misi “pelatihan”.
Presiden AS Donald Trump belakangan menggencarkan ambisinya untuk mengambil alih Greenland. Trump sejak lama mengidam-idamkan wilayah tersebut dengan alasan Greenland penting bagi keamanan AS. Alasan utamanya sendiri lantaran takut Rusia dan China menguasai Greenland.
Laporan media menyebut bahwa Trump bahkan sudah memerintahkan militer untuk menyusun rencana invasi ke Greenland.
Redaksi Energi Juang News



