Senin, Mei 25, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 801

Polri Didesak Tindak Pelaku Kekerasan Terhadap Mahasiswa Yang Beribadah

Gerak News, Jakarta- Polri didesak menindak tegas oknum masyarakat yang melakukan kekerasan terhadap para mahasiswa dan mahasiswi Universitas Pamulang yang tengah menjalankan ibadah di kawasan Babakan, Cisauk, Tangerang.

Demikian ditegaskan Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah.

Menurutnya, tindakan mereka tak sejalan dengan ruh Pancasila dan amanat UUD NRI 1945 serta berpotensi tindakan pidana.

“Tindakan masyarakat yang main hakim sendiri itu menurut saya sudah mengarah tindakan pidana, apalagi sampai ada yang berdarah akibat ditusuk atau dibacok. Apa salahnya orang berdoa di sebuah negara Pancasila yang mengakui prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa? Saya mengecam keras tindakan membabi buta ini,” ujar Basarah dalam keterangannya, Selasa (7/5/2024).

Basarah menilai tindakan yang dilakukan oknum Ketua RT bersama sejumlah warga jelas bertentangan dengan Pasal 29 ayat 1 UUD 1945. Adapun pasal tersebut menegaskan bahwa Indonesia adalah sebuah negara yang berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa.

“Ayat 2 Pasal 29 UUD NRI 45 itu bahkan menegaskan bahwa negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. Jadi, apa yang dilakukan para mahasiswa dan mahasiswi itu sah menurut konstitusi negara kita,” tegas Basarah.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Lakpesdam PBNU ini pun mengungkapkan doa yang dipanjatkan generasi muda Katolik itu adalah bagian dari ibadah Rosario yang memang biasa dipanjatkan pada bulan Mei dan Oktober. Dengan demikian, ibadah serupa ini tidak memerlukan izin siapa pun, termasuk izin Ketua RT Diding yang di dalam video itu disebut memerintahkan para mahasiswa dan mahasiswi agar berdoa di gereja.

Kalau beribadah Rosario yang dilakukan di rumah dijadikan alasan pelarangan, umat Islam juga sering bertahlilan kapan saja di rumah tidak apa-apa. Saya juga seorang muslim dan sering menggelar atau menghadiri tahlilan di rumah, nyatanya saya tak perlu izin. Masa berdoa harus minta izin kepada pemerintah,” jelasnya.

Atas kejadian ini, Basarah mendukung Polres Tangerang yang saat ini tengah menyelidiki kasus ini. Berdasarkan informasi yang diterima, ia menyebut Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Tangerang Selatan, AKP Alvino Cahyadi, telah mengecek tempat kejadian perkara (TKP) hingga mengecek fakta-fakta terkait kasus tersebut.

“Saya berharap Polres Tangsel segera melakukan klarifikasi dan memanggil semua tokoh masyarakat di tempat kejadian perkara, mulai dari Ketua RT, Ketua RW, Kepala Kelurahan, tokoh-tokoh agama di Forum Komunikasi Umat Beragama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan lain-lain. Ini persoalan kebangsaan kita yang tak boleh dianggap remeh,” pungkasnya.

Sebelumnya, viral di media sosial video yang menayangkan sekelompok orang menggeruduk sejumlah mahasiswa dan mahasiswa Katolik Universitas Pamulang (Unpam), Tangerang, yang tengah melaksanakan ibadah doa Rosario di rumah kontrakan Jl. Ampera, Setu, Tangerang Selatan, Minggu (5/5).

Video tersebut memperdengarkan suara orang-orang menjerit ketakutan. Video itu juga merekam kapas penuh darah serta mengabadikan wawancara dua mahasiswi yang ikut dalam ibadah doa. Kedua mahasiswi itu menyebut nama Diding, Ketua RT setempat, yang mereka sebut memprovokasi masyarakatnya untuk melarang peribadatan.

“Lu gak menghargai gue sebagai RT di sini. Udah gue bilangin, kagak boleh ibadah di sini. Kalau lu mau ibadah, di gereja sono. Lu gak menghargai gue sebagai RT,” ucap salah satu perempuan dalam video tersebut menirukan suara lelaki yang disebut bernama Diding.

Redaksi Gerak News

Gus Falah : Penambahan Saham Indonesia Di Freeport Perkuat Kedaulatan Ekonomi

Gerak News, Jakarta- Anggota Komisi VII DPR-RI Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) menyatakan penambahan saham Indonesia sebesar 10%, yang diiringi perpanjangan kontrak untuk PT Freeport Indonesia hingga 2061, bisa memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia.

Menurut Gus Falah, penambahan saham Indonesia di Freeport menjadi 61% sebenarnya bisa membuat Indonesia semakin berdaulat dalam menyukseskan hilirisasi mineral.

“Dengan penambahan saham yang lebih besar ini, maka kontrol atas Freeport oleh Indonesia melalui MIND ID seharusnya bisa berbuah pada kesuksesan hilirisasi mineral,” ungkap Gus Falah, Selasa (7/5/2024).

Politisi PDI Perjuangan itu melanjutkan, smelter Freeport di Gresik yang bakal beroperasi bulan depan harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan nasional, bila penambahan saham jadi dilakukan.

Apalagi nanti, sambung Gus Falah, turunan dari konsentrat tembaga Freeport bisa berwujud emas, lithium, hingga katoda melalui smelter tersebut.

Maka, dengan penambahan saham sekaligus perpanjangan kontrak itu, seharusnya Indonesia semakin berdaulat dalam konteks hilirisasi mineral, ditengah masih banyaknya investor asing dalam hilirisasi yang kita jalankan,” pungkas Gus Falah.

Untuk diketahui, izin usaha Freeport akan habis pada 2041. Dan pada 2018 lalu saham Freeport yang dimiliki Indonesia menjadi 51,23% melalui divestasi saham.

Pemerintah pun berrencana memperpanjang kontrak Freeport sampai 2061, seiring dengan penambahan saham Indonesia dari 10% menjadi 61%.

Redaksi Gerak News

Starlink-nya Elon Musk Masuk Indonesia, Ini Kata Penguasa

Gerak News, Jakarta-  Starlink milik Elon Musk bakal meramaikan persaingan dalam bisnis jasa Internet di Indonesia.

Namun Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menjamin kehadiran perusahaan Amerika Serikat itu tidak bakal merusak ekosistem milik Penyelenggara Jasa Internet (PJI) lokal yang sudah terlebih dahulu beroperasi di sini.

“Gak usah khawatir, harganya gak beradu lah sama yang dari Indonesia. Dia (Starlink) kan lebih cocok di 3T (tertinggal, terdepan, terluar), kalau di kota enggak. Harganya gak akan kompetitif kalau di perkotaan, dia (Starlink) kalah,” kata Budi di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Selasa, 7 Mei 2024.

Budi mengatakan nantinya cakupan layanan Starlink akan lebih banyak menjangkau area yang selama ini memiliki tantangan geografis dan tak tersentuh PJI lokal karena teknologinya yang berbasis satelit yaitu satelit Low Earth Orbit (LEO).

Ia meminta PJI agar tidak khawatir dan tetap menyediakan layanan untuk masyarakat seperti biasa meski Starlink sudah bisa beroperasi di Indonesia.

Adapun status perizinan Starlink saat ini sudah mengantongi memenuhi Uji Laik Operasi (ULO) yang artinya perusahaan milik pebisnis Elon Musk itu sudah memiliki izin sebagai penyelenggara telekomunikasi di Indonesia.

Budi mengatakan Starlink sudah berencana untuk melakukan uji coba jaringannya di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada pertengahan Mei 2024.

Namun secara keseluruhan Budi memastikan Starlink bakal beroperasi sepenuhnya di Indonesia pada 2024.

“(Pasti beroperasi penuh) tahun ini. Kami di satu sisi ingin meningkatkan kecepatan internet, tapi juga kami punya concern pemerataan,” kata Budi.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong menilai masuknya perusahaan penyedia jasa telekomunikasi asal Amerika Serikat Starlink ke Indonesia akan mendorong operator seluler lokal untuk meningkatkan layanan mereka.

“Dengan adanya perusahaan asing masuk, apapun itu, dalam hal ini Starlink, maka ini akan mendorong operator seluler lokal kita meningkatkan layanannya,” ujar Usman di Jakarta, Jumat, 3 Mei 2024.

Usman menjelaskan bahwa masuknya Starlink telah melalui kajian yang matang, termasuk dari sisi aspek ekonominya. Salah satu pertimbangan utama adalah apakah kedatangan perusahaan asing tersebut akan mengganggu atau menggerus operator-operator lokal yang sudah ada di Indonesia.

“Tentu ini sudah melalui kajian dan ini kita tata supaya kompetisinya itu dalam istilah ekonomi bukan persaingan sempurna. Kalau persaingan sempurna biasanya itu ada yang tewas. Tapi kalau persaingan ditata dengan baik maka yang terjadi adalah kepentingan publik akan diutamakan, pelayanan akan diutamakan,” katanya.

Redaksi Gerak News

GMNI Tangsel : Penganiayaan Mahasiswa Katolik Adalah Tindakan Intoleransi!

Gerak News, Jakarta-  Penganiayaan terhadapa Mahasiswa Katolik saat berdoa rosario turut direspon oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kota Tangerang Selatan atau GMNI Tangsel.

Kejadiaan tak terpuji oleh warga di Daerah Ampera Poncol itu dinilai oleh GMNI Tangsel sebagai wujud tindakan intoleransi yang masih terjadi.

“Kejadian ini menjadi bukti bahwa keberagaman Umat Beragama di Kota Tangerang Selatan Masih harus di pertanyakan akibat Oknum-oknum tersebut” ujar Kriston, Ketua GMNI Tangsel, Selasa 7 Mei 2024.

Menurutnya, nilai keberagaman seharusnya bukan lagi menjadi momok yang menakutkan di Indonesia. Pasalnya, nilai-nilai tersebut telah diperjuangkan oleh pendiri bangsa. Namun ia tidak menepis jika masih banyak oknum-oknum yang mencoreng nilai-nilai tersebut.

“Perjuangan para pendiri Bangsa dalam memperoleh kemerdekaan tidaklah lepas dari Nilai persatuan dan keberagaman yang seharusnya nilai-nilai tersebut senantiasa melekat pada masyarakat Indonesia itu sendiri” ucapnya.

“Kericuhan terjadi disaat ibadah berlangsung, Ketua RT lingkungan setempat bersama warga sekitar membubarkan ibadah itu dengan cara yang tidak manusiawi dan terlihat juga beberapa warga membawa senjata tajam dan menyebabkan dua korban luka dikepala dan dilengan” tambahnya

Bagi Kriston, kejadian yang tak terpuji  itu wajib untuk dikutuk karena tidak sesuai dengan motto Kota Tangsel.

“Melihat Kejadian tersebut GMNI Tangerang Selatan mengecam keras, karena kejadian tersebut menandakan hilangnya toleransi umat beragama di Kota Tangerang Selatan yang memiliki Motto Cerdas Modern dan Religius,”ujarnya.

Selain mendesak pihak kepolisian untuk mengusut kasus itu, Kriston juga menuntut agar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk menangani kasus intoleransi itu.

“Seharusnya masyarakat perlu mendapatkan edukasi mengenai wawasan kebangsaan, nilai-nilai toleransi, dan kerukunan berwarga negara” tuturnya

“GMNI kota Tangerang Selatan sebagai organisasi nasionalis sukarnois berharap tidak terulang kembali kejadian seperti ini, yang dimana kejadian tersebut sangatlah jauh dari nilai nilai Pancasila dalam implementasi kehidupan berbangsa dan bernegara” tutup Kriston.

Redaksi Gerak News

Para Bos Migas Nilai Aturan Subsidi Biden Kurang Jelas

Gerak News, Jakarta- Aturan subsidi energi Amerika Serikat (AS) dinilai kurang jelas oleh beberapa perusahaan energi.

Para bos besar raksasa migas AS seperti Exxon Mobil hingga Chevron Corp mengatakan pemerintah sebagai regulator harus melakukan pembenahan pada aturan subsidi energi untuk mendorong pertumbuhan investasi yang cepat dan berskala besar untuk melawan perubahan iklim.

Dilansir dari Reuters Selasa (7/5/2024) Presiden Joe Biden telah mencoba mendorong produsen energi untuk mengurangi emisi dengan menggunakan teknologi seperti penangkapan dan penyimpanan karbon hingga penggunaan bahan bakar green hydrogen. Namun, investasi itu belum terbukti berhasil dalam skala besar.

Inflation Reduction Act/IRA pada tahun 2022 yang dicanangkan Biden mencakup subsidi besar untuk teknologi-teknologi tersebut, serta insentif untuk lebih banyak pengguna energi dari tenaga surya dan angin.

“Saat ini pun, IRA belum diterjemahkan ke dalam peraturan. Oleh karena itu, kepastian dan insentif untuk berinvestasi di bidang ini masih terus dikembangkan dan dibentuk,” kata CEO Exxon Darren Woods dikutip dari Reuters, Selasa (7/5/2024).

“Jadi sebagai sebuah bisnis, kami harus memahami apa implikasinya terhadap investasi? Apa keuntungan yang didapat pemegang saham kami, sehingga memastikan portofolio kami kompetitif,” ujar dia.

Woods menyatakan hal tersebut dalam sebuah panel diskusi pada acara Milken Global Conference di Los Angeles. Utusan iklim AS John Podesta yang hadir di panel diskusi yang sana malah mengkritik balik Woods karena tidak bertindak cukup cepat untuk mengurangi emisi di Exxon.

Sementara itu CEO Chevron Mike Wirth yang juga hadir dalam panel tersebut mengatakan dunia belum berada pada jalur yang tepat untuk melakukan dekarbonisasi pada tahun 2050.

Wirth menyebutkan peraturan yang dibuat pemerintah AS adalah sebuah hambatan. Khususnya dalam memenuhi peningkatan permintaan energi bersih di negara-negara berkembang hingga soal subsidi hidrogen.

“Departemen Keuangan sedang menyusun peraturan dan peraturan tersebut menjadi sangat ketat, dan hal tersebut menghambat investasi. Pemerintah seperti mempersulit kita untuk merasa nyaman dengan investasi multi-miliar dolar. Sepertinya kita mempunyai sinyal-sinyal yang bertentangan,” sebut Mike Wirth.

Woods dan Wirth menganjurkan sistem global berbasis pasar, seperti harga karbon, untuk mendorong kemajuan dan penerapan teknologi energi ramah iklim.

Redaksi Gerak News

GP Ansor Sesalkan Pengeroyokan Terhadap Mahasiswa Katolik

Gerak News, Jakarta- Ketua PC GP Ansor Tangerang Selatan Imam Fitra Ramadhan menyesalkan kejadian pengeroyokan yang dialami sekelompok mahasiswa Katolik Universitas Pamulang, saat menggelar doa Rosario, di kelurahan Babakan, Setu, Tangerang Selatan, pada Minggu (5/5/2024) malam.

“Kami menyesalkan terjadinya kejadian seperti ini di Tangsel, kota yang menjadi rumah berbagai entitas agama dan suku, Tangsel yang selama ini aman dan kondusif bisa terjadi kejadian seperti ini,” ungkap Imam,  Senin (6/5/2024).

Ia berharap, kepada pemerintah kota, jajaran Polres, dan Kementerian Agama Tangerang Selatan untuk lebih aktif. Dalam melakukan pembinaan toleransi dan keberagaman. Guna menciptakan kerukunan antar umat beragama di Tangerang Selatan.

Kami juga meminta Pemerintah Kota, Polres dan Kemenag Tangsel untuk lebih aktif dalam pembinaan toleransi dan keberagaman di masyarakat agar tercipta kerukunan antar umat beragama,” tegas Imam.

Selain itu, Imam juga mengingatkan, untuk melakukan evaluasi kinerja Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang seharusnya melakukan pembinaan dan langkah yang preventif. Sehingga, kejadian seperti hal ini tidak terjadi di kemudian hari.

“Perlu dilakukan evaluasi terhadapa FKUB Tangsel terkait posisi FKUB untuk melakukan pembinaan yang seharusnya bisa menjadi langkah preventif untuk menghindari kejadian seperti ini,” kata Imam.

Imam juga berharap, kepada semua pihak untuk meredam dan menahan diri agar konflik tidak meluas. Menjaga kondusifitas lingkungan dengan mengutamakan kemaslahatan. Serta saling memaafkan dan menyerahkan kasus ini kepada pihak berwajib yang memiliki kewenangan.

“Kami meminta kepada kedua belah pihak untuk bersama-sama menahan diri dan saling memaafkan agar konflik ini tidak meluas,” pungkas pria jebolan UIN Jakarta ini.

Kendati demikian, GP Ansor Tangerang Selatan berkomitmen menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Pihaknya pun membuka diri kepada semua pihak untuk melakukan mediasi dan mendampingi kedua belah pihak, dengan mengutamakan prinsip kemaslahatan bersama.

Hal senada disampaikan oleh Ketua LBH GP Ansor Tangerang Selatan Suhendar. Ia mengingatkan kepada pihak-pihak terkait untuk menahan diri dan menghindari tindakan yang akan memperkeruh keadaan.

“Sebab hal ini menyangkut isu SARA, oleh karenanya harus bijaksana meresponnya, jika tidak maka berpotensi memecah belah bangsa,” kata Suhendar.

Segala bentuk perbedaan, kata dia, adalah kondisi final yang harus bisa diterima. Sebab Indonesia adalah majemuk, dan berdasarkan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika.

“Untuk dan atas nama apapun, tidak boleh ada tindakan main hakim sendiri, melakukannya adalah perbuatan melanggar hukum,” imbuh Suhendar. 

Ia mengingatkan kepada pihak berwenang untuk mendudukkan masalah dengan seutuhnya. Mencarikan solusi untuk senantiasa menjaga persaudaraan yang sudah dibangun. Dan menjaga persatuan antar sesama umat beragama.

“Kita sebagai warga bangsa berkewajiban untuk menjaga persaudaraan dan persatuan antar sesama umat beragama,” tandas Dosen Hukum Universitas Pamulang ini.

Redaksi Gerak News

.

Repdem Kutuk Kekerasan Terhadap Mahasiswa Katolik Di Tangerang

Energi Juang News, Tangerang- Aksi persekusi yang berujung kekerasan terhadap mahasiswa Katolik yang sedang menjalankan ibadah di Tangerang, Banten viral di media sosial.

Kekerasan hingga pembacokan yang dialami mahasiswa Katolik Universitas Pamulang (Unpam) saat melakukan ibadah di kawasan Babakan, Cisauk, Tangerang, Banten itu diketahui terjadi pada Minggu 5 Mei 2024 malam.

Kasus Kekerasan Mahasiswa Katolik di Tangerang

Menyikapi peristiwa kekerasan terhadap mahasiswa Katolik yang sedang menjalankan ibadah itu, Dewan Pimpinan Nasional Relawan Perjuangan Demokrasi (DPN Repdem) angkat bicara.

Ketua Bidang Politik DPN Repdem Simson Simanjuntak menyayangkan terjadinya kekerasan terhadap mahasiswa katolik yang sedang menjalankan ibadah di cisauk Tangerang Banten yang viral tersebut.

Sikap dan Kecaman DPN Repdem

“Kekerasan yang dilakukan oleh segelintir kelompok terhadap warga, atas nama apapun dan dengan alasan apapun sangat tidak dibenarkan dan harus segera ditindak” Kata Simson.

Kami mengutuk pelaku kekerasan yang berujung pembacokan terhadap adik-adik mahasiswa katolik yang sedang menjalankan ibadah doa rosario di tangerang itu, dan sangat menyesalkan mengapa peristiwa-peristiwa kekerasan dengan alasan penolakan peribadatan seperti ini masih saja sering terjadi di beberapa daerah di Indonesia,” lanjutnya.

Baca juga : DPP GMNI Bidang Geopolitik: Perjanjian ART RI-AS Adalah Bentuk Ketergantungan Baru

Padahal, sambung Simson, seandainya negara bisa bersikap tegas dan tanggap terhadap adanya ganguan-gangguan yang dilakukan segelintir kelompok yang gemar merusak kerukunan dan toleransi, tentu peristiwa-peristiwa seperti yang terjadi di Tangerang itu tidak akan berulang terjadi.

“Pada kesempatan ini juga kami meminta kepada aparat hukum Polri untuk segera mengambil tindakan dan menyeret pelaku-pelaku kekerasan tersebut ke meja hijau siapapun pelakunya. Dan kami juga meminta kepada Negara untuk lebih sungguh-sungguh memberikan jaminan perlindungan terhadap setiap warga negara dan di manapun di wilayah Indonesia untuk menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianut, sebab sebagai negara yang menjunjung tinggi kebhinekaan, jaminan kebebasan menjalankan ibadah adalah amanah dari UUD 1945” pungkas Simson.

Redaksi Energi Juang News

Instagram Umumkan Empat Stiker Baru Dalam Fitur Stories

Gerak News, Jakarta- Instagram melalui unggahan blog-nya mengumumkan empat stiker baru yang sudah dirilis dalam fitur “stories” dan menambah ramai fitur tersebut.

Mulai dari “Add Yours Music” hingga stiker “Cutouts”, diketahui sudah dirilis kepada pengguna dan bisa dicoba setelah pengguna memperbarui aplikasi Instagram ke versi terbaru.

Berikut keempat stiker tersebut yang telah diperkenalkan pada Jumat (3/5) oleh Instagram.

Add Yours Music

Stiker ini bisa dibilang perpaduan dari dua stiker yang sudah eksis sebelumnya yaitu stiker Music dan Add Yours.

Hadirnya Add Your Music bisa memperkaya pengalaman berbagi foto dan video pengguna karena memungkinkan pengguna mengikuti tren musik dengan membagikan lagu favoritnya yang sesuai dengan selera, atau penemuan lagu baru.

Secara sederhana lagu-lagu itu bisa dibagikan kepada pengikut dari sang pengguna dan mereka pun bisa menambahkan lagu versi mereka.

Cara menggunakannya mudah. Setelah memencet ikon stiker, pengguna bisa memilih opsi “Add Yours Music”.

Setelah dipilih, pencet “+ atau Add Music” yang telah tersedia dari perpustakaan musik Instagram.

Setelah diunggah oleh pengikut anda bisa mendengarkan lagunya, dan apabila tertarik mereka bisa menambahkan lagu lain menggunakan fitur “Add Yours”.

Frames

Stiker Frames di Instagram sebenarnya sudah berseliweran beberapa pekan sebelum pengumuman resminya.

Dengan menggunakan stiker Frames, pengguna bisa menambahkan foto dan memberikan efek seperti foto yang dicetak. Efek foto itu bisa dilihat saat layar disentuh atau ponsel diguncang.

Untuk mengaktifkannya, pilih ikon Stiker dan pilih opsi “Frames”.

Nantinya pengguna akan diarahkan ke galeri fotonya untuk memilih satu foto yang akan ditaruh dibingkai.

Pengguna juga bisa menambahkan keterangan singkat dari fotonya. Setelah terpasang nanti secara otomatis foto yang dibingkai itu akan menunjukkan tanggal dan waktu pengambilan foto.

Setelah diunggah, pengikut lainnya bisa melihat foto yang telah dibingkai tersebut di Stories Instagram dengan cara mengguncang ponsel atau menyentuh layar ponselnya.

Reveal

Stiker lainnya yang tak kalah seru ialah Reveal. Stiker tersebut akan tampil dalam visual yang kabur dan hanya bisa dilihat dengan jelas oleh pengguna lain atau pengikut saat mereka mengirim Direct Message ke pembuat stories.

Cara mengaktifkannya mudah, setelah mengambil foto pilih ikon Stiker.

Pilih opsi “Reveal” dan setelahnya pengguna harus mengetikkan petunjuk untuk pengikut atau pengguna lainnya menebak gambar yang akan ditampilkan dalam stories.

Pengguna bisa memilih ikon “Preview” di bagian bawah kiri untuk melihat tampilan dari story pengguna kepada teman-temannya setelah mengaktifkan Reveal.

Tidak perlu khawatir, nantinya setelah pengguna lain mengirim pesan mereka akan otomatis melihat gambar dengan jelas. Pembuat story tak perlu melakukan verifikasi dari setiap DM untuk mengungkap hal yang dibagikannya.

Cutouts

Terakhir ada stiker Cutouts, stiker ini memungkinkan pengguna secara harafiah menambahkan stiker buatannya di konten Instagram Story-nya.

Setelah membuat stiker buatan sendiri, nantinya stiker tersebut akan tersimpan dan bisa digunakan kembali oleh pengguna berulang kali dalam unggahan yang berbeda.

Untuk membuat stiker dari kamera, pengguna bisa memilih ikon stiker dan pilih ikon gunting yang disebut dengan nama Cutouts.

Selanjutnya dari galeri, pilih foto atau video yang ingin ditambahkan stiker buatan sendiri.

Nantinya stiker tersebut secara otomatis akan memilih satu objek yang dipilih. Apabila kurang pas, pengguna bisa memilih secara manual objek yang mau dijadikan stiker.

Lalu pilih opsi “Gunakan Stiker”, setelahnya stiker bisa ditambahkan ke instagram story atau bahkan ke reels.

Pembuatan stiker juga bisa dilakukan dari foto yang telah diunggah di feeds Instagram.

Stiker yang dibuat hanya bisa dilakukan untuk akun yang bersifat publik. Caranya, pilih foto yang ingin dijadikan stiker.

Setelahnya pilih ikon tiga titik yang ada di bagian kanan unggahan, lalu pilih opsi “Create Sticker” dan secara otomatis stiker buatan sendiri telah selesai dibuat.

Redaksi Gerak News

Chery Luncurkan MPV Listrik Exeed E08

Tampilan Futuristik dan Dibekali Fitur Canggih

Gerak News, Jakarta – Belum lama ini pabrikan asal Tiongkok, Chery memamerkan multi purpose vehicle (MPV) listrik konsep bernama Exeed E08, pada ajang pameran otomotif Beijing Auto Show 2024.

Tersedia dengan pilihan EV dan EREV, MPV listrik asal Tiongkok ini kabarnya akan meluncur pada paruh kedua 2024.

Kendaraan konsep ini dibandrol dengan harga 400.000 yuan atau sekitar Rp 900 juta, sampai 500.000 yuan atau Rp 1,1 miliar.

Exeed E08 mengadopsi desain futuristik yang di bangun berdasarkan platform E0X. Mobil ini memiliki dimensi panjang hingga 5,2 meter.

Exeed E08 mengklaim bahwa tampilan depannya terinspirasi oleh bahasa desain “Cyber Butterfly”.

Desainya terlihat minimalis dengan garis-garis bodi yang halus. Mobil ini menggunakan pelek bergaya kelopak bunga yang di padukan dengan spion digital.

Selain itu, pintu gesernya dapat di buka hingga baris ketiga, sehingga memudahkan akses penumpang untuk masuk dan keluar kendaraan.

Chery ExeedE08
Chery Exeed E08

Masuk ke bagian interior, mobil ini di peruntukkan untuk 6 penumpang. Kursi baris ketiga terlihat seperti sofa, terbuat dari bahan suede. Panoramic sunroof juga hadir untuk menambah mewah kabin.

E08 kemungkinan akan menggunakan platform listrik kelas atas E0X milik Chery, sayangnya belum ada informasi mengenai kapasitas baterai hingga besaran tenaga dan torsi yang di keluarkan.

Redaksi Gerak News

Film ‘Possession : Kerasukan’ Angkat Isu Kesetaraan Berbalut Horor

Gerak News, Jakarta- Film horor psikologi dengan judul Possession: Kerasukanakan tayang di bioskop Indonesia pada 8 Mei 2024 mendatang. Film ini dibintangi Darius Sinathrya sebagai Faris dan Carissa Perusset yang menjadi Ratna.

Possession: Kerasukan sendiri diadaptasi dari film Prancis berjudul sama Possession yang dibuat pada 1981 dan disutradari oleh Andrzej Zulawski, serta ditulis oleh Zulawski dan Frederic Tuten. 

Possession versi Prancis juga diklaim sebagai film yang cukup berpengaruh dan laris di berbagai negara. Atas genre film itu, kemudian rumah produksi Falcon Black, mengangkat film ini sebagai project garapan yang disutradari oleh Rezka Robby Ertano dan ditulis Laila Nuraziza atau yang kerap dipanggil Lele Laila sebagai penulis skenario film.

Menariknya, film horor ini mengangkat unsur-unsur budaya klenik lokal ala Indonesia dengan menyelipkan pocong di poster dan juga filmnya. Menurut Rezka Robby Ertanto, film ini memang sengaja diadaptasi dengan menggunakan elemen budaya Indonesia agar lebih dekat dengan masyarakat.

“Selain mengangkat simbol-simbol, esensinya lebih kepada nafsu manusia sendiri. Jadi enggak mutlak itu adalah setan,” kata Robby dalam konferensi pers pada Jumat malam, 3 Mei 2024.

Tak hanya klenik saja, film ini juga mengangkat isu kesetaraan di dalam adegan-adegan hingga dialog yang dilakukan antar pemain. Seperti menyebut, “Perempuan bukan pelayan” yang diucapkan Ratna kepada Faris, suaminya.

Soal ini diakui oleh Rezka Robby. Isu kesetaraan dan patriarkis memang dibahas dalam film aslinya. “Aku pribadi senang ketika mendapatkan tawaran ini, karena film ini yang dulunya aku tonton saat kuliah dulu. Seluruh siswa wajib nonton film ini lalu kemudian jadi bahan diskusi mengenai apa yang ditampilkan dalam film itu,” kata Robby, sapaan akrabnya.

Ia berharap, ketika Possession: Kerasukan ini tayang nantinya, film itu dapat menjadi bahan diskusi mengenai pesan apa yang disampaikan melalui simbol-simbol dalam film ini. “Kita serahkan kepada penonton, harapannya film ini bisa menjadi diskusi,” kata dia.

Redaksi Gerak News