Senin, Mei 25, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 818

Kemnaker : THR Harus Dibayar Paling Lambat 4 April

Kemnaker : THR Harus Dibayar Paling Lambat 4 April

Energi Juang News, Jakarta- Menjelang batas akhir pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2024, perusahaan diimbau untuk menunaikan kewajibannya membayar THR.

Imbauan ini disampaikan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), mengingat H-7 Idul Fitri 2024 jatuh pada 4 April 2024.

Kemnaker sebelumnya menegaskan batas akhir pembayaran THR keagamaan adalah H-7 Idul Fitri. THR harus dibayar ke karyawan secara full dan tidak boleh dicicil.

“Besok (hari ini) merupakan hari terakhir pembayaran THR keagamaan oleh perusahaan. Oleh karenanya, kami kembali mengimbau dan mengingatkan komitmen teman-teman pengusaha terhadap pembayaran THR tahun ini,” kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, Selasa (2/4/2024).

Ida mengatakan, Kemnaker telah membuka Posko THR untuk melayani konsultasi dan pengaduan perhitungan THR. Posko ini dapat diakses secara fisik atau tatap muka, maupun secara online.

Untuk layanan secara online, masyarakat dapat menghubungi via poskothr.kemnaker.go.id, menghubungi call center 1500-630, atau whatsapp 08119521151. Kemnaker juga telah meminta pemerintah daerah melalui Disnaker Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk membuka Posko THR yang terintegrasi dengan sistem poskothr.kemnaker.go.id.

“Jadi Posko THR ini kami sediakan bagi semua pihak, baik teman-teman pengusaha maupun pekerja/buruh, sebagai tempat pelayanan konsultasi dan penegakan hukum THR keagamaan tahun 2024, di mana Posko ini mengintegrasikan Posko THR di tingkat provinsi dan kabupaten/kota,” katanya.

Ida menjelaskan, layanan konsultasi Posko THR Keagamaan tahun 2024 akan berakhir pada 3 April 2024. Sementara layanan aduan atau penegakan hukum akan tetap memberikan layanan hingga pasca Idul fitri 2024.

“Sehingga kami harapkan teman-teman pengusaha dan pekerja/buruh untuk dapat mengoptimalkan keberadaan Posko THR terkait pembayaran THR Keagamaan tahun ini,” tutupnya.

Redaksi Energi Juang News

Bambang Soesatyo Ingatkan Generasi Muda Beradaptasi Dengan Artificial Intelligence

Bambang Soesatyo Ingatkan Generasi Muda Beradaptasi Dengan Artificial Intelligence

Energi Juang News, Jakarta- Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengingatkan, perkembangan Artificial Intelligence(AI) yang demikian pesat menuntut generasi muda untuk terus beradaptasi dan berkreasi. Perkembangan AI yang terus berproses tidak hanya mengubah mekanisme dalam proses produksi, rantai pasok hingga bisnis dan perdagangan. Tetapi, juga terus mengubah kebutuhan dunia kerja dan keterampilan kerja. 

“Saat ini kita sudah berada dalam era teknologi digital, dan dunia kerja pun sudah mengandalkan teknologi kecerdasan. Tidak aneh bila nantinya banyak pekerjaan dan keterampilan manual di masa lalu tidak terpakai lagi. Karenanya, generasi muda harus mampu beradaptasi dengan menguasai teknologi digital agar mampu bersaing di dunia kerja,” ujar Bamsoet, usai menerima Pengurus Asosiasi Big Data & AI (ABDI) serta Perwakilan Huawei Indonesia, di Jakarta, Senin (1/4).

Hadir antara lain Ketua Asosiasi Big Data & AI (ABDI) Rudi Rusdiah, PR ABDI Angela Shirley, Ketua Bidang Teknis & Cyber ABDI FX Winarto, Director of Government Affair Huawei Indonesia Yenty Joman dan PR Manager Huawei Indonesia Niko Setiawan.

Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, konsekuensi logis dari progres berkelanjutan teknologi AI adalah tuntutan kepada semua generasi muda untuk terus beradaptasi dan belajar mengikuti perkembangan. AI memang diyakini tidak akan pernah mampu mengungguli keunggulan komparatif manusia. Namun, demi efisiensi, akurasi dan kecepatan memenuhi permintaan pasar atau konsumen, peran signifikan AI tidak terhindarkan lagi.

“Para generasi muda jangan ragu untuk bertransformasi. Jika tidak segera beradaptasi dengan progres AI, para generasi muda akan sukar untuk masuk dunia kerja di masa depan. Sebab, cepat atau lambat, tata kelola pemerintahan dan perusahaan harus mengadopsi kecerdasan buatan karena tuntutan perubahan zaman,” kata Bamsoet. 

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI ini mendorong pemerintah untuk berkolaborasi dengan semua institusi pendidikan, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi, guna memfasilitasi generasi muda dapat lebih mendalami serta menguasai teknologi kecerdasan. Terlebih, Indonesia saat ini sedang menyongsong bonus demografi di tahun 2045. 

Selain itu, pada rumusan tentang Visi Indonesia Emas 2045 ditetapkan fokus pembangunan nasional pada empat pilar. Antara lain, pembangunan manusia serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, pembangunan ekonomi berkelanjutan, pemerataan pembangunan, serta pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola kepemerintahan.

“Salah satu agenda penting dari pembangunan manusia serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah memberi ruang seluas-luasnya kepada generasi muda untuk bertransformasi sejalan dengan progres AI. Sehingga, nantinya para generasi muda Indonesia mempunyai kompetensi merespons dinamika zaman seiring perkembangan teknologi digital yang tidak terbendung,” pungkas Bamsoet.

Energi Juang News

Skema Power Wheeling Berisiko Ganggu Ketahanan Energi Listrik

Energi Juang News, Jakarta- Pakar energi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Nanang Hariyanto mengatakan skema power wheeling berisiko menjadi disturbance/gangguan, terutama bagi ketahanan energi listrik yang saat ini disediakan oleh negara.

“(berdampak) terhadap dengan keandalan daya yang diproduksi yang sekarang sudah dalam keadaan tercapai dengan baik. Untuk itu, Indonesia belum waktunya menerapkan skema power wheeling sebagai bagian dalam pola kelistrikan di Tanah Air,” kata Nanang kepada media.

Perlu diketahui bahwa power wheeling merupakan mekanisme yang memperbolehkan perusahaan swasta atau independent power producers (IPP) untuk membangun pembangkit listrik dan menjualnya langsung kepada pelanggan dengan menggunakan transmisi milik negara.

Baca Juga : Bersiap, Diskon Tarif Listrik Dari PLN Akan Berakhir

Selain menggangu keandalan listrik, Nanang menjelaskan, implementasi power wheeling tanpa adanya perencanaan yang matang hanya akan menambah potensi kenaikan tarif listrik yang saat ini disubsidi negara. Nanang menilai bahwa risiko-risiko liberalisasi listrik semacam itu harus dihindari.

Lebih lanjut, Nanang menjelaskan, implementasi power wheeling dengan berbagai variabel bakal menaikkan tarif listrik yang saat ini masih dikendalikan oleh pemerintah. “Ini penting diwaspadai jika swasta ikut bermain dalam areal distribusi listrik.”

Dengan demikian, Nanang menegaskan, pemerintah dan DPR untuk mengkaji lebih dalam dampak implementasi power wheeling yang juga sangat bertentangan dengan UU No. 30/2009 tentang Ketenagalistrikan.

“Implementasi power wheeling juga berisiko bertentangan dengan UU Ketenagalistrikan, terutama pasal-pasal yang terkait dengan wilayah dan kewenangan negara pada urusan ketenagalistrikan,” tegas Nanang.

Nanang juga mengingatkan, DPR dan pemerintah perlu berhati-hati dalam membahas klausul power wheeling yang kabarnya masuk dalam RUU Energi Baru dan Energi Terbarukan/EBET.

Redaksi Energi Juang News

Indonesia Tawarkan Investasi Energi Terbarukan Pada China

Indonesia Tawarkan Investasi Energi Terbarukan Pada China

Energi Juang News, Jakarta- Pemerintah Indonesia menawarkan investasi dalam bidang energi terbarukan kepada pengusaha di China dalam forum “The China RE Invest Indonesia 2024” di Beijing, Senin.

“Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai inisiatif dalam mendukung transisi energi seperti pembangunan infrastruktur transmisi listrik baru, pengembangan rantai pasok energi terbarukan khususnya sektor energi surya maupun pengembangan ekosistem kendaraan listrik, baterai, dan hidrogen hijau,” kata Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Rachmat Kaimuddin dalam pernyataan tertulis, Selasa.

Rachmat menyampaikan hal tersebut dalam forum “The China RE Invest Indonesia 2024” yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing bekerja sama dengan Tenggara Strategics dan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia di Beijing pada Senin (1/4).

Forum tersebut bertujuan untuk mengenalkan peluang investasi serta pembiayaan kepada investor dan pemodal asal China dalam energi terbarukan di Indonesia. Dalam acara itu juga dilangsungkan diskusi panel soal ekspor energi terbarukan ke Singapura dan sesi pertemuan bisnis (business-matching).

Baca juga : Tingkatkan Cadangan Migas, Sinergi Dengan China Kian Erat

“Produksi panel surya dan sistem penyimpanan energi baterai (BESS) untuk ekspor listrik ke Singapura harus mampu memenuhi persyaratan konten lokal minimal 60 persen,” tambah Rachmat.

Sedangkan Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun dalam acara tersebut menekankan hubungan bilateral yang kuat antara Indonesia dan China khususnya dalam bidang energi terbarukan.

Sesi diskusi menghadirkan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo, Direktur Pembiayaan dan Investasi PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Sylvi J. Gani, Ketua Energi dan Sumber Daya Mineral Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) sekaligus CEO Medco Power Indonesia Eka Satria dan Direktur Urusan Publik Trina Solar Co., Ltd. Tori Liu.

PLN berencana mengembangkan sistem jaringan pintar (smart-grid) secara menyeluruh untuk mendukung berbagai sumber energi terbarukan sehingga akan selaras dengan pembangunan Jaringan Listrik ASEAN lintas negara. Langkah ini akan membuka jalan bagi Indonesia untuk mengekspor energi terbarukan ke Singapura,” kata Darmawan dalam diskusi tersebut.

Sedangkan Sylvi J. Gani menjelaskan peran PT. SMI seebagai “Special Mission Vehicle” (SMV) di bawah Kementerian Keuangan dalam memfasilitasi investor dan lembaga keuangan untuk pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Selanjutnya Eka Satria mengajak para investor dan pemodal China untuk berpartisipasi dalam ekspor energi terbarukan ke Singapura dengan berinvestasi dalam pembuatan modul PV surya dan sistem penyimpanan energi baterai (BESS).

Sementara Tori Liu menyebutkan perusahaannya, Trina Solar, telah berinvestasi lebih dari 86 juta dolar AS di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah untuk memproduksi sel dan modul N-type topcon 1 GW.

“Indonesia menawarkan posisi strategis sebagai pusat investasi di kawasan ASEAN dengan potensi pasar energi surya yang signifikan, termasuk pengembangan proyek di bekas lahan tambang, lahan tidak produktif, dan inisiatif pembangkit listrik tenaga surya terapung di atas waduk,” ungkap Tori.

Forum China RE Invest Indonesia 2024 juga menyelenggarakan sesi “business matching” sebagai wadah interaksi langsung antara investor dan pemodal China dengan pemilik proyek energi terbarukan di Indonesia, khususnya yang terkait dengan ekspor energi terbarukan ke Singapura.

Singapura melalui Energy Market Authority (EMA) berencana mengimpor 4 Gigawatt (GW) listrik rendah karbon pada 2035.

Redaksi Energi Juang News

Suku Ini Memotong Jari Sebagai Tradisi ‘Iki Palek’

Suku Ini Memotong Jari Sebagai Tradisi 'Iki Palek'

Energi Juang News, Jakarta- Kebiasaan atau tradisi suku Dani dan Moni di Papua, sungguh tidak biasa sekaligus unik. Mereka memotong jari tangan atau daun telinga, bahkan ada beberapa orang yang menggigit buku/ruas jarinya sebagai simbol kesedihan dan sebagai simbol bahwa keluarga adalah sesuatu yang tidak dapat digantikan. Tradisi tersebut dinamakan “Iki Palek”.

Sebuah tradisi yang telah turun temurun di lakukan suku Dani di Papua. Tradisi ini dikenal sebagai simbol kesedihan dan kesakitan ketika ada anggota keluarga yang meninggal dunia.

Meski pemerintah Papua dan Jawawijaya telah melarang tradisi potong jari dan potong telinga, namun suku Dani tetap melakukan praktik tersebut sebagai cara mengenang leluhur dan menyampaikan belasungkawa.

Baca Juga : Ribuan Warga Baduy Akan Jalani Tradisi Seba

Pemotongan jari dapat dilakukan dengan menggunakan benda tajam seperti pisau, kapak, atau parang. Selain itu, sebagian orang juga menggunakan ijuk yang terbuat dari ijuk akar pohon dan digosokkan pada jari hingga patah.

Yang tidak kalah mencengangkan tradisi potong jari ini lebih sering dilakukan oleh para ibu-ibu. Namun, anggota keluarga laki-laki atau perempuan juga bisa melakukan hal ini.

Redaksi Energi Juang News

Gus Falah : Pertamina Tak Henti Jaga Kedaulatan Energi

Gus Falah : Pertamina Tak Henti Jaga Kedaulatan Energi

Energi Juang News, Jakarta- Anggota Komisi VII DPR-RI Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) menyatakan Pertamina tak henti berjuang menjaga kedaulatan energi Indonesia.

Gus Falah menyampaikan hal itu saat menanggapi upaya Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) yang meningkatkan kapasitas produksi kilang minyak dan gas bumi (migas).

Gus Falah menegaskan, pengolahan minyak mentah menjadi produk-produk BBM dan non BBM di kilang, adalah hal penting dalam industri migas.

Dengan pengolahan minyak mentah, nilai tambah dalam industri migas pun tercipta. Dan ini sangat penting agar kedaulatan energi kita tetap terjaga,” ujar Gus Falah, Selasa (2/4/2024).

Baca juga : Gus Falah: Sesuai Amanat Undang-Undang, Polri Tetap Dibawah Presiden

Politisi PDI Perjuangan itu melanjutkan, Pertamina sebagai BUMN migas nasional memang harus menjadi pelopor dalam upaya menjaga kedaulatan energi.

Sebab hal itu merupakan amanat konstitusi atau UUD 1945.

“Pertamina memang perlu selalu memastikan agar kedaulatan energi kita terjaga, salah satunya melalui produksi minyak siap jual atau lifting secara masif. “Langkah ini hanya bisa tercapai jika Pertamina menambah kapasitas kilang atau membangun kilang baru,” pungkasnya.

Proyek Peningkatan Kapasitas Kilang

Pertamina telah menggarap beberapa proyek peningkatan kapasitas kilang pada periode 2019–2023.

Salah satunya proyek Blue Sky Cilacap pada Agustus 2019 yang meningkatkan kapasitas produksi dari 23 ribu barel per hari menjadi 53 ribu barel per hari.

Selain itu, terdapat proyek RDMP Balongan Phase 1 pada Juni 2022. Pertamina dalam proyek ini menaikkan kapasitas produksi Crude Distillation Unit (CDU) dari 125 ribu menjadi 150 ribu barel per hari.

RDMP Balikpapan Naikkan Produksi

KPI menjalankan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan guna meningkatkan kapasitas produksinya. Proyek tersebut kini memasuki milestone baru melalui pelaksanaan program Turn Around (TA) Revamp.

Proyek RDMP Balikpapan ini menargetkan kenaikan kapasitas produksi kilang, dari 260 ribu menjadi 360 ribu barel per hari.

Redaksi Energi Juang News

Saham PTRO-CUAN Milik Prajogo Pangestu Usai Rilis Kinerja Keuangan

Saham PTRO-CUAN Milik Prajogo Pangestu Usai Rilis Kinerja Keuangan

Energi Juang News, Jakarta- Prospek saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) milik konglomerat Prajogo Pangestu dinilai masih menarik kendati perseroan membukukan penurunan kinerja keuangan sepanjang 2023. Akuisi PT Petrosea Tbk. (PTRO) oleh CUAN diramal akan memberikan sentimen positif untuk harga sahamnya.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2023, pendapatan dan laba bersih CUAN tercatat turun sepanjang tahun 2023. Emiten pertambangan batu bara tersebut meraih laba bersih sebesar Rp238,32 miliar sepanjang tahun lalu. Laba bersih CUAN anjlok 58,25% dibandingkan perolehan peridoe sama tahun lalu, yang kala itu mencapai Rp570,89 miliar.

Baca juga : Pemerintah Akan Ubah Aturan Pungutan Sektor Batu Bara

Penurunan bottom line ini sejalan dengan pelemahan top line CUAN. Pada 2023, Saham CUAN mengantongi pendapatan senilai Rp1,49 triliun, turun 1,32% dibandingkan capaian Rp1,51 triliun pada tahun 2022. Pendapatan CUAN didominasi dari ekspor senilai Rp 1,13 triliun atau setara 75,83% dari total pendapatan tahun 2023.

Sisanya, pendapatan perseroan berasal dari pasar domestik dengan raihan Rp 359,18 miliar. Kinerja ekspor CUAN tahun 2023 naik tipis 0,89% secara tahunan (YoY). Sedangkan pendapatan domestik CUAN menurun 9,12% secara YoY. Pada saat yang sama, beban pokok pendapatan CUAN justru melonjak 56,14% (YoY) dari Rp 438,60 miliar menjadi Rp 684,87 miliar.

Dengan hasil ini, laba bruto CUAN mengalami penurunan 25,12% secara tahunan menjadi sebesar Rp 809,25 miliar.

Redaksi Energi Juang News

Adzana Ashel Ingin Jajal Dunia Akting

Adzana Ashel Ingin Jajal Dunia Akting

Energi Juang News, Jakarta- Artis Adzana Ashel ingin menjajal dunia akting. Ia sebelumnya lulus dari idol group JKT48 pada Februari lalu.

Gadis 19 tahun itu punya alasan memilih keluar jalur dari dunia menyanyi yang sudah ditekuninya selama 4,5 tahun. Sebab, ia ingin tantangan baru.

“Belum nyoba sebagai aktris, jadi mau coba akting sekarang. Aku berdoa semoga bisa lancar terus,” ujarnya saat ditemui di Jakarta Selatan, kemarin.

Ashel juga merasa punya bekal akting setelah sejak kecil pernah menjadi atlet gymnastic. Dengan punya badan yang lentur, ia ingin mendapat peran yang menantang.

Baca juga : “Petaka Gunung Gede” Sukses Tembus Dua Juta Penonton

“Aku tuh sebelumnya atlet cheers sama gymnastic. Dari SD kelas 4. Pernah ke luar negeri, ngewakilin Asia, Indonesia juga waktu itu. Tapi nggak terlalu di-up sih,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Adzana Ashel turut ditanya soal konten suara membangunkan sahur. Diketahui suaranya bahkan sampai dipakai di masjid kawasan rumah keluarganya.

“Jadi tuh ada keluarga aku di masjidnya bangunin sahurnya pakai suara aku itu, terus kayak lho kok ada suara Ashel gitu, kan. Ternyata ada anak kecil iseng handphone-nya ditempel ke mic masjid. Keluargaku sampai nyadar. Terus di-posting ke TikTok. Ternyata masjid-masjid lain juga katanya pakai suara aku gitu,” katanya.

Adzana Ashel mengatakan sebenarnya konten bangunkan sahur itu dibuat tahun lalu. Pada waktu itu, ia menyebut netizen cuma menjadikan suaranya sebagai alarm.

“Tahun lalu sempat juga viral, tapi cuma dijadiin alarm, nggak sampai toa masjid juga sih. Kalau yang tahu suaraku sih nggak aneh, tapi kalau yang nggak tahu kan lho kok ini cewek bangunin sahur gitu ya,” tuturnya.

Redaksi Energi Juang News

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Meningkat Pada Februari 2024

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Meningkat Pada Februari 2024

Energi Juang News, Jakarta- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman/turis asing) ke Indonesia pada Februari 2024 mencapai 1.036.037 kunjungan. Jumlah itu meningkat baik secara bulanan maupun tahunan masing-masing 11,67% dan 38,24%.

Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan secara kumulatif jumlah kunjungan wisman mencapai 1.963.783 kunjungan pada Januari-Februari 2024. Jumlah itu masih lebih rendah dibandingkan periode sebelum COVID-19.

“Meski terus pulih dan meningkat, total kunjungan wisman secara kumulatif di 2 bulan pertama di 2024 ini masih relatif lebih rendah dibandingkan periode yang sama sebelum pandemi di Januari-Februari 2019 dan Januari-Februari 2020,” kata wanita yang akrab disapa Winny dalam konferensi pers, Senin (1/4/2024).

Baca juga : Jatiluwih, Desa Menawan Bagi Para Wisatawan

Saat itu pada Januari-Februari 2019, jumlah kunjungan wisman tembus 16.106.954 kunjungan dan pada Januari-Februari 2020 mencapai 4.052.923 kunjungan.

Berdasarkan asal negara, kunjungan wisman pada Februari 2024 terbanyak berasal dari Malaysia 20,7%. Disusul Singapura 10,9% dan Tiongkok 10,2%

Winny menyebut sebagian besar wisman masuk ke Indonesia melalui jalur Bandara Ngurah Rai Bali sebanyak 43,81%. Mereka yang paling banyak masuk melalui bandara itu berasal dari wisatawan mancanegara Australia dengan proporsi sebesar 20,4%.

“Dalam hal rata-rata lama tinggal, wisman menghabiskan rata-rata lama tinggal di Indonesia selama 7,10 malam,” beber Winny.

Redaksi Energi Juang News

Dorong ‘Net Zero Emission’, PLN Bangun Ekosistem Biomassa

cangkang-sawit-diolah-menjadi-biomassa-alternatif-bahan-bakar-fosil

Energi Juang News, Jakarta- Perusahaan Listrik Negara (PLN) Indonesia Power berupaya mengakselerasi terwujudnya net zero emission (NZE) pada 2060 mendatang.

Melalui anak usahanya, PT Artha Daya Coalindo (ADC), PLN Indonesia Power membangun ekosistem biomassa di Tanah Air.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengatakan, pembangunan ekosistem biomassa tersebut dilaksanakan, salah satunya melalui program Hutan Tanaman Energi (HTE).

Program ini sebagai penyedia altenatif bahan bakar ramah lingkungan di sejumlah tempat, dan kali ini pemanfaatan biomassa dilakukan di PLTU Adipala yang terletak di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

“Adanya kerja sama pembangungan ekosistem biomassa di Cilacap ini, diharapkan dapat memenuhi target pemanfaatan biomassa PLTU Adipala hingga 42.000 ton per tahun yang berdampak pada penurunan emisi sebesar 48.531,47 ton CO2,” kata Edwin dari keterangannya pada Senin (1/4/2024).

Edwin mengatakan, perseroan juga menggandeng beberapa Badan Usaha Milik Desa/Bumdes di Kabupaten Cilacap.

Baca juga : Capai Net Zero Emission, Ini Upaya PLN EPI

Sebagai informasi, pilot project hutan tanaman energi berjenis pohon Gamal dan Kaliandra tersebut berlokasi di tiga kecamatan Kabupaten Cilacap yakni, Kawunganten, Jeruklegi, dan Kesugihan dengan target lahan mencapai 100 hektar.

“PLN Indonesia Power terus berkolaborasi, salah satunya melalui pengembangan teknologi untuk menekan angka emisi di Indonesia,” ujar Edwin.

Menurutnya, pembangunan ekosistem biomassa tersebut bisa menyukseskan bauran energi terbarukan, yang merupakan salah satu program strategis pemerintah.

Sekaligus dapat mendorong perekonomian masyarakat dalam peran serta penyediaan biomassa.

Edwin menambahkan, PLN Indonesia Power telah lama menjalankan berbagai pengembangan teknologi guna mengurangi emisi CO2 seperti pengembangan biomass cofiring atau pengganti batubara.

Selain itu, perseroan telah berhasil melakukan efisiensi di sejumlah lini untuk menurunkan emisi, dan implementasi cofiring merupakan pilihan terbaik untuk menghasilkan energi listrik.

Redaksi Energi Juang News