Jumat, Juli 31, 2026
spot_img
BerandaInternasionalPasca Serangan ke Yordania, AS Menggempur Iran

Pasca Serangan ke Yordania, AS Menggempur Iran

Energi Juang News, Jakarta- Amerika Serikat (AS) menggempur wilayah Iran. Serangan terbaru dilancarkan AS setelah rudal balistik Iran ke Yordania berhasil dicegat.

Presiden AS Donald Trump bersumpah membalas serangan Iran itu habis-habisan. “Kita akan menyerang mereka dengan keras. Mereka akan dihajar habis-habisan,” kata Trump dilansir AFP, Rabu (29/7/2026).

Trump mengatakan serangan rudal hanya memberi pasukan Amerika beberapa menit untuk bereaksi sebelum mereka berhasil mencegat proyektil yang datang. Trump juga mengatakan serangan udara yang dilakukan oleh pasukan AS dan Saudi terhadap kelompok paramiliter yang didukung Iran di Irak dilakukan dalam koordinasi dengan pemerintah Irak.

Serangan gabungan AS-Arab Saudi terjadi setelah otoritas Saudi mengatakan pasukannya telah mencegat drone yang menargetkan fasilitas minyak di Saudi timur. Otoritas Saudi menyalahkan kelompok-kelompok yang didukung Iran di Irak atas serangan drone tersebut.

Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya tekanan AS terhadap pemerintah Irak untuk melucuti senjata kelompok-kelompok bersenjata pro-Iran.

Seorang pejabat AS kepada CNN menyebut AS melancarkan serangan terhadap target militer. “Kita akan menyerang mereka dengan sangat keras karena sekarang giliran kita untuk menyerang mereka. Mereka tahu itu akan datang,” kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval pada hari Rabu.Dilansir Aljazeera berdasarkan laporkan media Iran Press TV, terdengar ledakan di beberapa lokasi di Iran selatan menyusul serangan AS.

Media Iran lainnya, Tasnim melaporkan terdengar tiga ledakan di Pulau Qeshm, di dalam kota. Warga setempat mengatakan sebuah rudal menghantam daerah pemukiman, meskipun informasi mengenai korban jiwa masih belum tersedia.Berdasarkan laporan penyiar negara IRIB, ledakan juga telah terdengar di provinsi Bushehr, tempat pembangkit listrik tenaga nuklir satu-satunya di Iran.

Baca juga :  Menlu Iran Abbas Araghchi ke China, Bahas Isu Global

Serangan militer AS itu berlangsung selama dua jam dan menghantam puluhan target di Iran. Washington menyebut serangan terbaru itu sebagai “respons yang kuat” terhadap rudal-rudal Iran yang diluncurkan ke arah pasukan AS di Timur Tengah sehari sebelumnya. Serangan AS tersebut menewaskan tiga orang sekeluarga, termasuk anak berusia dua tahun, di pulau Qeshm, Iran, lapor kantor berita Iran, Fars, seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (30/7/2026).

“Serangan AS terhadap sebuah rumah tinggal di kawasan Chah Tangu, Qeshm, menewaskan tiga anggota keluarga: ayah, ibu, dan anak mereka yang berusia 2 tahun,” lapor Fars mengutip Universitas Ilmu Kedokteran Hormozgan, seraya menambahkan bahwa dua anak lainnya terluka.

Redaksi Energi Juang News

Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments