Energi Juang News,Surabaya- Jalan Tunjungan yang harusnya jadi tempat mlaku-mlaku syahdu warga Surabaya, mendadak bikin para kaum hawa harus waspada tingkat tinggi.
Himbauan warganet tentang sebuah konten lelucon sambil membawa boneka di Jalan Tunjungan, yang dianggap sebagai tindakan pelecehan seksual viral dan jadi perhatian polisi.
Modus konten mesum pemberian boneka Teddy bear dari lima lelaki kepada korban perempuan yang langsung shock saat melihat anatomi si beruang. Bagaimana tidak, mainan itu punya ekor panjang yang kelewat tegak dan menyerupai sentolop alias kemaluan pria!
Konten boneka yang niatnya ngelucu, tapi kok dari ekornya malah memicu pikiran ngeres kaum hawa.
Seorang warganet iseng melakukan “Penyidikan Digital” ke saluran YouTube milik gerombolan tersebut. Hasilnya? Benar saja, di sana terpampang nyata barisan video serupa yang menjadikan perempuan tak bersalah sebagai korban candaan ngeres berkedok kreativitas.
Kemudian himbauan kepada masyarakat disampaikan seorang pegiat media sosial melalui akun Threads. Ia juga mengklaim menemukan sejumlah video serupa, setelah menelusuri akun YouTube yang mengunggah konten tersebut .
Himbauan warganet tersebut mengingatkan perempuan yang beraktivitas di Jalan Tunjungan agar berhati-hati terhadap pelaku pelecehan sekitar 5 orang atau lebih membawa boneka Teddy bear.
Kasatres PPA dan PPO Polrestabes Surabaya AKBP Melatisari mengatakan pihaknya masih melakukan pengecekan terkait informasi tersebut. Berdasarkan informasi awal dari petugas yang berjaga, belum ada korban yang datang membuat laporan.
“Mohon waktu cek, info dari (petugas) yang piket belum ada (laporan korban),” tuturnya.
Meski belum menerima laporan resmi dari korban, Melatisari memastikan polisi tetap akan menelusuri informasi viral mengenai dugaan pelecehan seksual dengan modus pembuatan konten pemberian boneka di Jalan Tunjungan Surabaya.
Redaksi Energi Juang News








