Selasa, September 22, 2026
spot_img
BerandaDaerahKabut Makin Pekat Akibat Karhutla di Banjarmasin dan Banjar Baru, Kalsel

Kabut Makin Pekat Akibat Karhutla di Banjarmasin dan Banjar Baru, Kalsel

Energi Juang Newss, Banjarmasin – Suasana kota Banjarmasin dan Banjar Kalimatan Selatan, Selasa (22/9/2026) pagi diselimuti kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Akibatnya jarak pandang menjadi sangat pendek dan mengganggu aktivitas warga. Di daerah Pemurus Dalam, Siring dan Stasiun Kayu Tangi, Banjarmasin dalam kondisi pekat. Kabut putih kekuningan menutupi permukiman warga dan jalan. Jarak pandang diperkirakan hanya sekitar 25 hingga 30 meter.

Berdasarkan data stasiun pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang berlokasi di kawasan Kayu Tangi, Banjarmasin, Kadar PM10 di Banjarmasin menembus angka 1.556 yang masuk dalam kategori hitam atau berbahaya. .Lonjakan konsentrasi partikulat PM10 yang menembus angka 1.556 ini disebabkan oleh kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sejumlah warga Banjarmasin menuturkan, kabut asap pekat biasanya terjadi pada pagi dan malam hari. Kalau pagi kabut turun hingga sekitar pukul 09.00 WITA dan malam hari mulai pukul 20.00 WITA. Sejumlah warga pun memutuskan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah karena kondisi udara yang tidak sehat. Warga juga menggunakan masker untuk menjaga Kesehatan mereka.

Kabut asap pekat tidak hanya di Banjarmasin. Di kota Banjar Baru yang menjadi ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan sejak 2022, juga diselimuti  kabut asap pekat, antara lain wilayah Landasan Ulin. Bandara internasional Syamsuddin Noor berada di wilayah kecamatan Landasan Ulin.

Warga mendesak pemerintah untuk segera mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang menjadi penyebab kabut asap tebal di Banjarmasin dan wilayah Kalimantan Selatan lainnya.

Baca juga :  Unggahan Video Tabrakan Antar Wahana 'Keranjang Sultan Langit' Hebohkan Media Sosial
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini


- Advertisment -spot_img

TERPOPULER

Recent Comments