Kamis, Mei 28, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 724

Kepala Badan Sejarah PDI Perjuangan: Soeharto Tokoh Bangsa, Tapi Bukan Pahlawan

Kepala Badan Sejarah PDI Perjuangan: Soeharto Tokoh Bangsa, Tapi Bukan Pahlawan

Energi Juang News, Jakarta- Kepala Badan Sejarah Indonesia PDI Perjuangan Bonnie Triyana menegaskan Soeharto merupakan tokoh bangsa, namun bukan pahlawan.

Hal itu dinyatakan Bonnie menanggapi Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang mengatakan tak berlebihan jika Soeharto diberi gelar Pahlawan Nasional.

“Soeharto itu tokoh bangsa, tapi bukan pahlawan. Kalau pahlawan kan ada ketentuannya tuh tidak ada boleh tercela atau segala macam,” kata Bonnie, Sabtu (28/9/2024).

Bonnie menyebut Soeharto adalah tokoh karena merupakan Presiden Republik Indonesia ke-2. Namun, ada masalah selama 32 tahun Soeharto menjabat.

“Ada banyak catatan sejarah yang menyangkut dirinya, dan kemudian kita tahu dari mulai tahun ’65, ’66, 74, peristiwa tahun ’80-an banyak sekali kalangan dari beragam latar belakang menjadi korban kekuasaan yang otoriteristik,” kata Bonnie.

Baca juga : Jadi Menantu Tommy Soeharto, Siapa Sebenarnya DJ Patricia Schuldtz?

Karena masalah itu, Bonnie menilai jika Soeharto menjadi Pahlawan Nasional, maka pemerintah abai terhadap catatan sejarah zaman Orde Baru.

“Kalau Soeharto dijadikan pahlawan, kita menjadi abai terhadap sejarah itu. Mengabaikan catatan dan kenyataan sejarah itu. Sehingga, bagi saya, sebagai sejarawan, Soeharto itu tokoh bangsa, tapi bukan pahlawan,” ujarnya.

Bonnie pun menyampaikan bahwa sudah banyak kajian akademis soal kepemimpinan Soeharto yang otoriter dan memakan banyak korban.

“Kebenaran yang diciptakan melalui ruang akademis mengenai kekuasaan seseorang, sudah banyak karya akademik bagaimana pada masa Soeharto ciri-cirinya seperti apa pemerintahannya,” ujarnya.

Untuk diketahui, gelar berupa Pahlawan Nasional diberikan kepada tokoh-tokoh yang telah memenuhi syarat umum dan khusus. Berikut syarat-syaratnya, seperti tertuang dalam Pasal 24 dan 25 UU No. 20 Tahun 2009:

1. Memiliki integritas moral dan keteladanan
2. Berjasa terhadap bangsa dan negara
3. Berkelakuan baik
4. Setia dan tidak mengkhianati bangsa dan negara
5. Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun.

Syarat Khusus:

1. Gelar diberikan kepada seseorang yang telah meninggal dunia
2. Semasa hidupnya pernah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata atau perjuangan politik atau perjuangan dalam bidang lain untuk mencapai, merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa
3. Tidak pernah menyerah pada musuh dalam perjuangan
4. Melakukan pengabdian dan perjuangan yang berlangsung hampir sepanjang hidupnya dan melebihi tugas yang diembannya
5. Pernah melahirkan gagasan atau pemikiran besar yang dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara
6. Pernah menghasilkan karya besar yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas atau meningkatkan harkat dan martabat bangsa
7. Memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan yang tinggi
8. Melakukan perjuangan yang mempunyai jangkauan luas dan berdampak nasional.

Redaksi Energi Juang News

Hizbullah Resmi Umumkan Kematian Hassan Nasrallah

Gerak News, Beirut- Kelompok pergerakan Lebanon Hizbullah pada Sabtu 28 September secara resmi mengumumkan kematian pemimpin mereka selama tiga dekade, Hassan Nasrallah.

Dalam sebuah pernyataan, Hizbullah menyatakan, “Sayyed Hassan Nasrallah, Sekretaris Jenderal Hizbullah, telah bergabung dengan rekan-rekannya yang mati syahid dan abadi, yang jalannya ia pimpin selama sekitar tiga puluh tahun, menjadi seorang martir dalam perjalanan menuju Yerusalem dan Palestina.”

Pernyataan tersebut menekankan kepemimpinan Nasrallah selama puluhan tahun dalam perlawanan terhadap Israel, dan mencatat bahwa dedikasinya terhadap perjuangan pembebasan Palestina menentukan kehidupannya dan sekarang “kemartirannya.”

Nasrallah, yang menjabat sekretaris jenderal Hizbullah sejak tahun 1992, memainkan peran penting dalam gerakan perlawanan Lebanon, khususnya dalam konfrontasinya dengan pasukan Israel.
Kematiannya menandai momen penting dalam konflik yang sedang berlangsung antara Hizbullah dan Israel.

Pernyataan Hizbullah diakhiri dengan menegaskan kembali komitmen kelompok tersebut terhadap misi Nasrallah, dengan mengatakan, “Kemartirannya hanya akan memperkuat tekad perlawanan untuk melanjutkan perjuangan melawan musuh Zionis dan membebaskan Palestina.”

Beberapa jam sebelumnya, militer Israel mengklaim telah membunuh Nasrallah dalam serangan udara di markas pusat kelompok tersebut di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, sehari sebelumnya.

Kementerian luar negeri Prancis kemudian mengiyakan informasi itu.

Kementerian Luar Negeri Prancis mengatakan dalam pernyataannya bahwa menurut informasinya Nasrallah memang telah meninggal dunia.

Kementerian mengatakan pihaknya telah melakukan kontak dengan pihak berwenang Lebanon dan mitra Perancis di wilayah tersebut untuk mencegah eskalasi.

“Keamanan dan perlindungan warga sipil harus dijamin, termasuk warga Prancis di kawasan, yang juga merupakan prioritas kami,” tambahnya.

Hassan Nasrallah memmpin kelompok Hizbullah Lebanon sejak 1992 dan membentuk strategi kelompok tersebut melawan Israel.

Nasrallah dilaporkan tewas dalam serangan udara yang “intens dan belum pernah terjadi sebelumnya” pada Jumat malam oleh jet F-35 Israel yang menargetkan sasaran di lingkungan Haret Hreik, benteng utama Hizbullah di Beirut selatan.

Tak lama setelah serangan tersebut, juru bicara militer Israel Daniel Hagari mengatakan serangan itu menargetkan markas utama Hizbullah, yang menurutnya dibangun di bawah bangunan sipil.

Nasrallah telah lama menjadi target yang sangat berharga bagi Israel karena kepemimpinannya di Hizbullah, salah satu musuh militer utama Tel Aviv.

Israel melakukan beberapa upaya untuk membunuhnya dalam konflik bersenjata sebelumnya, namun semuanya gagal.

Pemimpin Hizbullah itu telah terdaftar sebagai teroris internasional sejak 1995 oleh Departemen Luar Negeri AS, yang menawarkan hadiah hingga US$10 juta bagi informasi yang mengarah pada penangkapan atau lokasinya.

Redaksi Gerak News

Gus Falah: Smelter Freeport Berproduksi, MIND ID Terbukti Jadi ‘Juru Kunci’

Gerak News, Jakarta- Anggota Komisi VII DPR RI Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah menyatakan diresmikannya produksi Smelter PT Freeport Indonesia, semakin membuktikan MIND ID telah berperan sebagai ‘juru kunci’ hilirisasi Pertambangan Indonesia.

Gus Falah menyatakan, berproduksinya smelter Freeport bisa mendorong kesuksesan hilirisasi di negeri ini.

“Hilirisasi bisa sukses, sebab produksi katoda tembaga Indonesia yang besar dari smelter ini akan mendorong terciptanya industri semikonduktor, atau terbangunnya ekosistem kendaraan listrik,” ungkap Gus Falah, Jumat 27 September 2024.

Dengan begitu, sambung Politisi PDI Perjuangan itu, hilirisasi pertambangan akan menemukan wujud keberhasilannya.

“Bahan mentah atau bahan setengah jadi dari pertambangan, diolah menjadi bahan baku dari industri yang menguntungkan negara. Itulah wujud kesuksesan hilirisasi,” ujar Gus Falah.

Gus Falah pun berharap beroperasinya smelter Freeport itu mampu berkontribusi bagi peningkatan taraf hidup masyarakat Gresik.

“Semoga beroperasinya smelter ini memiliki efek positif terhadap ekonomi lokal,” ujarnya.

Baru-baru ini,  produksi Smelter PT Freeport Indonesia diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Smelter ini berada di Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE, Gresik, Jawa Timur.

Pabrik tembaga ini merupakan proyek smelter kedua milik PT Freeport Indonesia. Smelter ini akan membuat kapasitas produksi katoda tembaga Grup MIND ID, menjadi sekitar 1,7 juta ton per tahun.

Redaksi Gerak News

Karya Langka Pencipta Dragon Ball Muncul

Gerak News, Tokyo- Sepeninggal mangaka Akira Toriyama, masih banyak cerita di balik kesuksesannya menggarap Dragon Ball, Dr.Slump hingga Dragon Quest yang menarik buat ditelisik.

Akira dikenal sebagai komikus terbaik dari Jepang dan telah melegenda.

Kini sebuah karya Akira Toriyama yang sangat langka telah muncul. Naskah ini adalah beberapa karyanya yang ditolak penerbit dan menampilkan banyak goresan terbaik sang seniman.

Berita ini diungkap oleh kerabat terdekat Akira Toriyama, Haruka Takachiho. Dia terkenal di industri anime dan manga yang mendirikan Studio Nue dan membagikan di laman X pribadinya.

“Ini adalah versi lain dari mendiang Toriyama yang pertama kali diterbitkan. Berisi “1” untuk menunjukkan bahwa mereka berada di halaman yang sama. Itu juga sebuah kesalahan dan ini juga sebuah kesalahan, dan Anda benar-benar dapat merasakan sisi Iblis Torishima. Di bagian belakang, ada potongan lain dari Polly Bucketts. Ini mungkin merupakan sumber yang bagus untuk memahami proses komposisi,” cuitnya.

Manuskrip di atas adalah yang tak pernah disetujui penerbit. Gaya ikonik Akira Toriyama terlihat dalam beberapa ilustrasi tersebut.

Dipenuhi dengan jet berteknologi tinggi dan bahkan sepeda motor yang keren, manuskrip Toriyama ini terasa sangat familiar. Manuskrip ini memiliki ciri khas yang sama dengan Dragon Ball dan juga Dr. Slump.

Menurut Takachiho, ia mendapatkan manuskrip yang belum pernah dilihat sebelumnya ini dari Toriyama sendiri.

“Saya menyimpannya di rumah, ditumpuk setinggi tubuh, dan dia berkata kepada saya, ‘Anda dapat mengambil sebanyak yang Anda suka,’ tetapi saya ragu untuk mengambil beberapa saja, dan ini salah satunya,” katanya dilansir dari Comicbook.

Pendiri Studio Nue mengatakan ia ingin menyumbangkan manuskrip langka ini ke museum, dan punya rencana. Sebuah usulan untuk Museum Akira Toriyama telah diajukan oleh kota kelahiran seniman tersebut sehubungan dengan kematiannya.

Redaksi Gerak News

Indonesia Tegaskan Penolakan Pada Senjata Nuklir

Gerak News, New York- Pelucutan senjata menjadi salah satu topik bahasan dalam Pekan Pertemuan Tingkat Tinggi pada Sidang ke-79 Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Kamis (26/9), untuk memperingati Hari Internasional Penghapusan Total Senjata Nuklir.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyatakan bahwa masa depan yang disusun saat ini berada di bawah bayang-bayang kerusakan akibat senjata nuklir, yang akan diperparah dengan munculnya teknologi canggih terbaru, seperti kecerdasan buatan (AI).

“Atas pengembangan yang suram ini, kita harus bertanya kepada diri sendiri: apakah ketakutan akan senjata nuklir dapat menjadi jaminan perdamaian? Jawaban Indonesia selamanya adalah tidak,” ujar Retno.

Posisi Indonesia sudah jelas, yakni berkomitmen menciptakan dunia bebas senjata nuklir, dan semakin jelas setelah Retno menyerahkan instrumen ratifikasi Traktat Pelarangan Senjata Nuklir kepada Sekretariat Jenderal PBB, Selasa (24/9) lalu.

“Indonesia menolak berdiam diri sementara ancaman perang nuklir saat ini jauh lebih besar dibandingkan saat Perang Dingin,” kata Retno.

Ada tiga hal yang menjadi seruan Indonesia, sebagaimana disampaikan Menlu. Pertama, negara-negara di dunia harus memulai negosiasi pelucutan senjata secara sungguh-sungguh.

Kedua, mewaspadai risiko teknologi terbaru, sehingga dunia harus membentuk regulasi dan pengendalian untuk mencegah ancaman konflik senjata nuklir.

“Ketiga, memastikan perdamaian berlanjut. Untuk menciptakan perdamaian terus berlanjut, kita harus mengubur rasa saling curiga dan paradigma lama. Kita harus memilih persatuan, kerja sama, dan komitmen terhadap perdamaian,” ucap Retno.

“Ketakutan tidak boleh mendikte masa depan kita. Indonesia tetap teguh dalam tujuan kita, penghapusan total senjata nuklir.” katanya menambahkan.

Redaksi Gerak News

ESDM Targetkan Tambah Kapasitas PLTB Sebanyak Ini

Gerak News, Jakarta- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan untuk menambah kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) sebanyak 5 gigawatt (GW) hingga tahun 2030, mengingat potensi pengembangan energi angin tersebut cukup besar.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi di Jakarta, Jumat menyampaikan, target pemasangan fasilitas elektrifikasi itu sudah dituangkan dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) tahun 2025-2035, serta Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN).

“Saat ini RUKN sedang dibahas, selanjutnya dibuat RUPTL baru dan di dalamnya target lima tahun ke depan. Kita sudah tahu langkahnya 5 GW, jadi sampai dengan tahun 2030 kita butuh 5 GW dari angin,” ujarnya.

Ia menjelaskan, potensi angin di Indonesia yakni sebesar 154,6 GW dengan rincian potensi angin onshore sebesar 60,4 GW dan potensi angin offshore sebesar 94,2 GW. Jika dirincikan, wilayah timur Indonesia yakni Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara memiliki potensi mencapai 40 persen dari potensi angin nasional.

Namun, potensi angin yang dimanfaatkan menjadi PLTB hingga tahun 2024 ini masih sangat kecil, yakni hanya sebesar 152,3 megawatt. Sementara pemerintah telah menargetkan pada tahun 2060 nanti, kapasitas terpasang PLTB akan menjadi 37 GW.

Oleh karena itu, Eniya mengatakan bahwa perlu kolaborasi dan kerja sama dengan dunia internasional, sehingga bisa memajukan pengelolaan investasi penyediaan tenaga listrik berbasis EBT, khususnya yang berasal dari angin.

Selain sebagai sumber energi, disampaikan Eniya, PLTB nantinya juga bisa dimanfaatkan untuk menarik minat wisatawan asing maupun domestik, seperti yang ada di Eropa. Hal itu karena potensi angin di Indonesia berada di daerah-daerah wisata seperti Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Jawa bagian timur dan Jawa bagian selatan.

Redaksi Gerak News

Ternyata, Albert Einstein Pernah Ditawari Jadi Presiden Israel

Gerak News, New York- Albert Einstein merupakan ilmuwan genius Yahudi yang terkenal karena penemuannya dalam fisika teoretis. Namun, dia sebenarnya berpeluang terjun ke dunia politik karena pernah ditawari untuk menjadi presiden Israel.

Menyusul kematian presiden pertama Israel, Chaim Weizmann, pada tahun 1952, pemerintah Israel, yang saat itu dipimpin oleh Perdana Menteri David Ben-Gurion, menawarkan jabatan presiden kepada Einstein.

Presiden Israel kebanyakan melakukan tugas-tugas seremonial, sehingga peran tersebut lebih merupakan suatu kehormatan daripada posisi kekuasaan.

Baik Einstein maupun Ben-Gurion tidak menunjukkan antusiasme yang besar terhadap prospek Einstein menjadi presiden.

Einstein menganggap tawaran itu janggal, dan Ben-Gurion bercanda kepada asistennya; “Saya harus menawarkan jabatan itu kepadanya karena mustahil untuk tidak melakukannya. Namun jika dia menerimanya, kita berada dalam masalah.”

Sepanjang hidupnya, Einstein secara konsisten menunjukkan dukungannya terhadap negara Israel. “Saya menjadikan tujuan Zionisme sebagai tujuan saya karena melaluinya saya melihat cara untuk memperbaiki kesalahan yang mencolok,” tulisnya dalam surat tahun 1947 kepada Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru.

Namun ketika ditawari kursi kepresidenan, Einstein langsung menolaknya, menolak pertemuan resmi dengan perwakilan kedutaan Israel. Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat saat itu, Abba Eban, bersikeras mengiriminya surat atas nama Ben-Gurion.

Surat Eban itu juga berisi tawaran kursi presiden Israel untuk Einstein.

Tawaran Eban menegaskan kekaguman masyarakat Israel terhadap Einstein dan mendesaknya untuk mempertimbangkan potensi intelektual dan spiritual bangsa.

“Israel adalah negara kecil dalam dimensi fisiknya, namun bisa mencapai tingkat kebesaran,” tulis Eban.

Surat itu meyakinkan Einstein bahwa dia akan mempertahankan kebebasan untuk terlibat dalam penelitian ilmiah selama menjadi presiden.

Ditetapkan juga bahwa untuk menerima posisi tersebut, Einstein yang tinggal di Princeton, New Jersey, harus pindah ke Israel.

Jawaban Einstein singkat dan ramah, menyampaikan penghargaan atas tawaran tersebut dan menyoroti hubungan emosional yang kuat dengan orang-orang Yahudi.

Dia menyalahkan penolakannya atas kekurangan pribadi, seperti kurangnya keterampilan yang relevan dan usianya yang semakin lanjut.

“Saya tidak memiliki bakat alami dan pengalaman untuk berurusan dengan orang lain dengan baik,” tulis Einstein dalam suratnya, seperti dikutip dari Britannica, Sabtu (14/10/2023).

Sebagai pengganti Einstein, pemimpin Zionis Itzhak Ben-Zvi mengambil alih kursi kepresidenan Israel pada akhir tahun itu.

Redaksi Gerak News

Rusia Tegaskan Tidak Dapat Dipaksa Berdamai Dengan Ukraina

Gerak News, Moskow- Rusia tidak dapat “dipaksa untuk berdamai” seperti yang diinginkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, Rabu (25/9).

“Keengganan Zelenskyy untuk membuat perjanjian adalah “kesalahan fatal,” kata Peskov tentang pidato presiden Ukraina di Dewan Keamanan PBB pada Senin (23/9) di mana dia mengatakan perang Rusia-Ukraina tidak dapat dihentikan oleh perundingan dan “apa yang dibutuhkan — untuk memaksa Rusia berdamai.”

“Rusia adalah pendukung perdamaian. Tetapi dengan syarat memastikan dasar-dasar keamanannya dan memenuhi tugas-tugas yang dihadapi oleh operasi militer khusus,” katanya.

“Dari sudut pandang saya, posisi seperti itu (keengganan untuk membuat perjanjian) adalah kesalahan fatal, kesalahan sistemik. Ini adalah kesalahpahaman yang mendalam, yang akan berdampak pada rezim Kiev,” tambahnya.

Peskov dengan tegas menolak tuduhan Zelenskyy tentang dugaan pelanggaran Piagam PBB oleh Rusia, dengan alasan bahwa Rusia bertindak “sesuai dengan hukum internasional.

“Rusia dengan tegas menentang penggunaan standar ganda dalam penafsiran hukum internasional, yang menjadi ciri khas Inggris dan AS,” katanya.

Mengenai situasi di sekitar Kota Vuhledar di Ukraina, tempat bentrokan sengit baru-baru ini terjadi, Peskov menandainya sebagai “tren positif” bagi Rusia.

Mengenai kesepakatan gandum tentang ekspor makanan Ukraina melalui Laut Hitam, Peskov menyatakan tidak adanya dialog untuk memulai kembali kesepakatan tersebut, dengan mencatat bahwa perjanjian tersebut dihentikan karena pihak ketiga mengabaikan tugas mereka, khususnya yang berkaitan dengan Rusia.

Turki pertama kali menjadi tuan rumah pertemuan antara menteri luar negeri Rusia dan Ukraina di kota Antalya di Mediterania pada Maret 2022.

Upaya tersebut menghasilkan kesepakatan gandum Laut Hitam yang penting pada 2022, tetapi Moskow tidak memperpanjang perjanjian tersebut setelah Juli 2023, dengan alasan pembatasan ekspor gandum Rusia.

Ketika ditanya tentang uji coba rudal balistik antar benua oleh China, Peskov mengatakan Beijing tengah mengembangkan angkatan bersenjatanya dan “memiliki hak penuh untuk menguji coba rudal.

“China tengah mengembangkan militernya, kami menghormatinya, dan, dalam kontak antara kedua negara, termasuk melalui departemen pertahanan, saling bertukar informasi yang diperlukan,” katanya.

Kementerian Pertahanan China sebelumnya mengatakan bahwa mereka telah melakukan uji coba peluncuran rudal balistik antarbenua, yang mendarat di titik yang ditentukan di Samudra Pasifik.

Menurut Beijing, negara-negara regional telah diberitahu tentang uji coba tersebut sebelumnya.

Redaksi Gerak News

Thailand Resmi Akui Pernikahan Sesama Jenis

Gerak News, Bangkok- Raja Vajiralongkorn dari Thailand menandatangani rancangan undang-undang (RUU) kesetaraan pernikahan menjadi undang-undang, menjadikan Thailand sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang mengakui pernikahan sesama jenis.

RUU tersebut lolos di senat Thailand pada Juni silam, namun memerlukan dukungan kerajaan agar menjadi undang-undang. Dengan restu dari Raja Vajiralongkorn, undang-undang itu mulai berlaku pada 22 Januari tahun depan.

Undang-undang baru tersebut menggunakan istilah yang netral secara gender untuk menggantikan sebutan “suami”, “istri”, “laki-laki”, dan “perempuan”.

Undang-undang tersebut juga memberikan hak adopsi dan warisan kepada pasangan sesama jenis.

Para aktivis memuji langkah ini sebagai suatu yang bersejarah menandai puncak kampanye kesetaraan pernikahan selama bertahun-tahun terakhir.

“Hari ini, kita tidak hanya dapat menuliskan nama kita di surat nikah, tetapi kita juga menulis sejarah,” kata Ann Chumaporn, aktivis LGBTQ+ dan salah satu pendiri gerakan Bangkok Pride, kepada BBC.

“Ini adalah kemenangan kesetaraan dan martabat manusia.”

Ann mengatakan ia berencana untuk menyelenggarakan pernikahan massal untuk lebih dari 1.000 pasangan LGBTQ+ pada tanggal 22 Januari mendatang.

“[Pengakuan hukum ini] berarti kami diterima sepenuhnya dan dapat menjalani hidup tanpa syarat atau kompromi,” kata ahli strategi periklanan Kwankaow Koosakulnirund.

“Komunitas LGBTQ+ Thailand kini dapat menatap masa depan, merangkul rasa bangga yang dihadirkan oleh undang-undang ini,” katanya.

“Kami semua bahagia dan gembira. Kami telah memperjuangkan hak-hak kami selama lebih dari 10 tahun, dan kini hal itu akhirnya terwujud,” kata aktivis lainnya, Siritata Ninlapruek, kepada kantor berita AFP.

Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra mengunggah di X: “Selamat atas cinta semua orang. #LoveWins.”

Mantan Perdana Menteri Srettha Thavisin, yang secara vokal mendukung undang-undang tersebut, juga memuji perkembangan tersebut sebagai “langkah penting” bagi Thailand.

“Keadilan dan kesetaraan telah menjadi kenyataan di masyarakat Thailand. Keberagaman gender pada akhirnya akan diterima sepenuhnya. Selamat,” tulisnya di X.

Undang-undang ini sekaligus akan memperkuat reputasi Thailand sebagai tempat aman bagi pasangan LGBTQ+ di kawasan yang cenderung bersikap sebaliknya.

Thailand sudah punya undang-undang yang melarang diskriminasi berdasarkan identitas gender dan orientasi seksual. Undang-undang ini membuat Thailand dipandang sebagai salah satu negara paling ramah LGBTQ+ di Asia.

‘Awal dari kesetaraan’
Sebelumnya, ketua komite kesetaraan pernikahan di Majelis Rendah Parlemen Thailand, Danuphorn Punnakanta, mengatakan bahwa diloloskannya RUU pernikahan sesama jenis adalah “awal dari kesetaraan”.

“Meski bukan solusi universal untuk setiap masalah, tetapi ini adalah langkah pertama menuju kesetaraan,” jelas Danuphorn, saat mempresentasikan RUU tersebut.

“Undang-undang ini dimaksudkan untuk mengembalikan hak-hak kepada kelompok ini, bukannya memberikan hak kepada mereka.”

Undang-undang baru tersebut disahkan oleh 400 dari 415 anggota parlemen yang hadir. Di dalamnya, pernikahan akan didefinisikan sebagai ikatan antara dua individu, alih-alih antara laki-laki dan perempuan.

Undang-undang ini akan memberikan hak yang sama kepada pasangan LGBTQ+ untuk mendapatkan penghematan pajak perkawinan, mewarisi harta benda, dan memberikan persetujuan perawatan medis untuk pasangan yang tidak mampu.

Redaksi Gerak News

Kotak Kosong Menang, Pilkada Diulang

Gerak News, Jakarta- Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ulang jika kotak kosong menang di Pilkada 2024 dilaksanakan pada September 2025.

Demikian kesepakatan Rapat Dengar Oendapat (RDP) Komisi II DPR RI dengan Kementerian Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

“Secara bersama menyetujui Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang diulang kembali, akan diselenggarakan pada September 2025,” kata Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung dalam RDP di komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/9).

Doli menjelaskan bahwa syarat pilkada ulang adalah daerah dengan satu pasangan calon kepala dan wakil daerah tidak mendapatkan suara lebih dari 50 persen.

Sebelum disepakati, Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin mengusulkan penyelenggaraan pilkada ulang jika kotak kosong menang dilaksanakan pada September 2024. Dia meminta untuk dapat diputuskan dalam RDP tersebut.

“Dengan simulasi pengurangan masa kampanye dan tahapan-tahapan tertentu yang kami coba simulasikan kemarin secara singkat, dan kami diskusikan bagaimana seandainya atau pilihan kami, jika ada kotak kosong yang menang, maka pilkada selanjutnya diselenggarakan di September 2024,” kata Afif.

Jika usulan tersebut disepakati, Afif mengatakan bahwa KPU RI akan memedomani dan mendetailkan tahapan pilkada ulang tanpa membutuhkan konsultasi lanjutkan. Ia juga mengatakan bahwa pihaknya akan membuat aturan teknisnya.

Afif menyampaikan bahwa kemungkinan tahapan awal pelaksanaan pilkada ulang akan dilaksanakan pada pekan kedua Mei 2025 dan secara keseluruhan berlangsung selama enam bulan.

Ia menyampaikan prakiraan tersebut memperhitungkan tanggal pelantikan kepala dan wakil kepala daerah terpilih berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2024 tentang Tata Cara Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

‘Itu di awal Februari, 7 Februari untuk gubernur, 10 Februari untuk bupati/wali kota. Dari situ kami mulai berhitung, kalau kemudian ada sengketa, maka mulai Maret awal,” katanya.

“Dari Maret kami hitung, maka Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September atau Maretnya dari minggu kedua,” ujarnya.

Menurut dia, normalnya tahapan pilkada berlangsung selama sembilan bulan, maka pelaksanaan selama enam bulan untuk pilkada ulang berimbas kepada tahapan lainnya.

“Kami berhitung, enam bulan itu tahap kampanye jadi satu bulan, beberapa tahapan pengadaan logistik juga mungkin akan sangat mepet. Kalau sekarang tahapan konvensionalnya kan 60 hari kampanye. Nah, ini yang kami simulasikan, tentu dengan nge-press (memangkas) beberapa tahapan,” katanya.

Selain itu, dia mengatakan bahwa percepatan anggaran untuk pilkada ulang selama enam bulan butuh dukungan semua pihak, termasuk pemerintah.

“Sebagaimana kesimpulan RDP terakhir kita (Selasa, 10/9), bahwa pemerintah juga harus men-support (mendukung) untuk penyiapan jika ada kotak kosong yang menang, atau pemilu dilaksanakan setelah calon tunggalnya kalah,” katanya.

Redaksi Gerak News