Senin, Mei 11, 2026
spot_img
Beranda blog

Polisi Tangkap Pembawa 120 Cartridge Etomidate di Cengkareng

Polisi Tangkap Pembawa 120 Cartridge Etomidate di Cengkareng

Energi Juang News, Jakarta- Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial A di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat. Pria berusia 32 tahun itu diduga terlibat penyalahgunaan zat berbahaya yang kerap dicampurkan ke cairan rokok elektrik.

Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di wilayah tersebut.

Polisi Sita 120 Cartridge Vape

Kepala Subdirektorat 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Komisaris Indah Hartatiningrum mengatakan petugas mengungkap kasus tersebut pada Kamis, 7 Mei 2026.

“Petugas berhasil mengungkap tindak pidana narkotika jenis etomidate yang dilakukan terduga pelaku berinisial A,” kata Indah dalam keterangan tertulis, Ahad, 10 Mei 2026.

Dari tangan pelaku, polisi menyita 120 cartridge vape yang diduga mengandung etomidate. Barang bukti itu ditemukan di dalam kantong merah yang dibungkus kardus.

Selain cartridge, polisi juga mengamankan telepon genggam milik pelaku. Penyidik menduga perangkat tersebut dipakai untuk aktivitas transaksi.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Markas Polda Metro Jaya guna pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih menelusuri kemungkinan keterlibatan jaringan lain dalam kasus tersebut.

BNN Dorong Larangan Vape

Badan Narkotika Nasional (BNN) sebelumnya meminta pemerintah mempertimbangkan larangan penggunaan rokok elektronik di Indonesia. BNN menilai vape berpotensi menjadi sarana penyamaran peredaran narkotika.

Kepala BNN Komisaris Jenderal Suyudi Ario Seto mengatakan sejumlah negara seperti Singapura, Brunei Darussalam, dan Laos telah lebih dulu melarang penggunaan vape.

Menurut dia, pelarangan vape dapat membantu menekan penyalahgunaan etomidate di masyarakat.

“Jika vape sebagai media ini dilarang, peredaran etomidate juga dapat diatasi secara signifikan,” ujar Suyudi dalam rapat bersama Komisi III DPR RI pada 7 April 2026.

Redaksi Energi Juang News

Penyaluran Kredit BCA Tembus Rp994 Triliun

Penyaluran Kredit BCA Tembus Rp994 Triliun

Energi Juang News, Jakarta- PT Bank Central Asia Tbk mencatat pertumbuhan bisnis yang positif hingga akhir kuartal I 2026. Kinerja pembiayaan dan pendanaan perseroan sama-sama meningkat di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.

Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, menyebut pertumbuhan tersebut turut mendongkrak laba perusahaan dan anak usaha sepanjang Januari-Maret 2026.

Kredit Produktif Masih Mendominasi

Penyaluran kredit BCA naik 5,6 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) menjadi Rp994 triliun per Maret 2026.

Hendra mengatakan, mayoritas pembiayaan masih berasal dari sektor produktif. Nilainya mencapai Rp760,2 triliun atau tumbuh 7,8 persen yoy.

“Penyaluran kredit perseroan didominasi pembiayaan produktif,” ujar Hendra pada Ahad, 10 Mei 2026, dikutip dari Antara.

BCA juga mencatat peningkatan kredit pada sektor-sektor berkelanjutan. Pembiayaan di sektor ini naik 10 persen yoy menjadi Rp258,4 triliun. Angka tersebut setara 26 persen dari total portofolio pembiayaan perusahaan.

Pembiayaan UMKM dan Kredit Hijau Tumbuh

Selain kredit produktif, pembiayaan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut mengalami kenaikan. Outstanding kredit UMKM tercatat mencapai Rp146 triliun atau tumbuh 12 persen yoy.

Di sisi lain, penyaluran kredit hijau atau green financing juga meningkat 7,7 persen yoy menjadi Rp113 triliun.

Pertumbuhan tersebut salah satunya didorong pembiayaan di sektor energi baru dan terbarukan (EBT) yang melonjak 53,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Dana CASA Menguat, Laba Ikut Naik

Kinerja kredit BCA ditopang pendanaan yang solid. Dana giro dan tabungan atau current account saving account (CASA) tercatat sebesar Rp1,09 kuadriliun hingga Maret 2026.

Jumlah tersebut meningkat 11,2 persen yoy. Adapun porsi CASA mendominasi sekitar 85,2 persen dari total Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan.

Berkat pertumbuhan kredit dan pendanaan tersebut, laba BCA beserta anak usaha naik menjadi Rp14,7 triliun. Angka itu tumbuh 4,3 persen yoy pada kuartal I 2026.

Redaksi Energi Juang News

Arti Nama Soleil Zephora Ghazali, Penuh Harapan

Arti Nama Soleil Zephora Ghazali, Penuh Harapan

Energi Juang News, Jakarta- Kebahagiaan tengah menyelimuti pasangan Al Ghazali dan Alyssa Daguise setelah kelahiran anak pertama mereka pada Minggu (10/5/2026). Bayi perempuan tersebut lahir pukul 08.16 WIB di JWCC Asih, Jakarta Selatan.

Kehadiran sang buah hati menjadi babak baru bagi rumah tangga Al dan Alyssa yang menikah pada 16 Juni 2025 lalu.

Makna Nama Soleil dari Alyssa Daguise

Al dan Alyssa memberi nama putri mereka Soleil Zephora Ghazali. Nama tersebut ternyata memiliki arti dan doa mendalam bagi keluarga kecil mereka.

Soleil dipilih langsung oleh Alyssa Daguise. Nama itu berasal dari bahasa Prancis yang berarti matahari.

Keluarga berharap kehadiran Soleil dapat membawa cahaya dan kebahagiaan dalam kehidupan mereka. Maia Estianty juga menyampaikan doa untuk cucunya melalui unggahan di media sosial.

“Jadikan Baby S sebagai cahaya ayah mamanya, membawa kebahagiaan, keberuntungan, nasib baik dan kemudahan hidup untuk seluruh keluarga,” tulis Maia.

Zephora Terinspirasi dari Kisah Religi

Sementara itu, nama Zephora dipilih oleh Al Ghazali. Ahmad Dhani menyebut nama tersebut terinspirasi dari sosok istri Nabi Musa.

“Zephora itu istrinya Nabi Musa,” kata Ahmad Dhani saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (10/5/2026).

Adapun nama Ghazali diambil dari nama keluarga sang ayah.

Alyssa Jalani Persalinan Normal

Sebelum melahirkan, Alyssa Daguise disebut telah mengalami kontraksi selama beberapa hari. Meski begitu, ia memilih menjalani proses persalinan normal dan menolak tindakan induksi.

Kabar kelahiran anak pertama Al Ghazali dan Alyssa Daguise langsung mendapat perhatian publik. Banyak rekan artis dan penggemar turut memberikan ucapan selamat untuk pasangan tersebut.

Redaksi Energi Juang News

Alyssa Daguise dan Al Ghazali Umumkan Kelahiran Anak Pertama

Jakarta, Energi Juang News- Pasangan musisi dan influencer Alyssa Daguise dan Al Ghazali mengumumkan kelahiran anak pertama mereka. Anak mereka berjenis kelamin perempuan dan diberi nama Soleil Zephora Ghazali, lahir pada 10 Mei 2026.

Momen tersebut dibagikan Al di Instagram dengan berfoto bersama Alyssa yang menggendong anak pertama mereka di atas kasur rumah sakit.

“Soleil Zephora Ghazali 10.05.2026. Selamat datang ke dunia, anak perempuan kami. Hari ini dunia terasa lebih lembut, bercahaya dan lebih bermakna sekaligus karena kamu akhirnya berada dalam pelukan kami,” tulis Al dalam unggahan di Instagram pribadinya.

Al juga menuliskan Soleil sebagai jawaban atas setiap doa dan sinar matahari abadi bagi keduanya. Dalam bahasa Perancis, Soleil diartikan sebagai matahari yang sering digunakan untuk menggambarkan kehangatan, cahaya, keceriaan dan optimisme.

“Soleil, kamu telah memenuhi hati kami dengan cinta yang begitu dalam dan tak terbatas. Kamu adalah jawaban doa kami, berkah terbesar kami, dan sinar matahari abadi kami. Mama dan Ayah mencintaimu lebih dari yang bisa dijelaskan dengan kata-kata. Alhamdulillah,” tulis Al.
Kelahiran bayi perempuan ini juga dibagikan di akun Instagram Alyssa, yang memperlihatkan Al sedang menatap lembut sang bayi.
Dalam unggahan di Instagram Story itu Alyssa mengungkapkan peran Al sebagai penenang dirinya selama menjalani kehamilan dan keputusannya memilih Al sebagai pendamping hidup.

“Jika bukan karena kehadiran suamiku yang menenangkan, pola pikir positif, dan jaminan terus menerus bahwa semua akan baik-baik saja, jujur saja aku tidak tahu bagaimana bisa melewati persalinan dengan begitu indah,” tulis Alyssa

Berita kelahiran Soleil mendapat perhatian dari adik Al, yakni El Rumi yang memberi komentar hangat atas kehadiran keponakannya.

“Semoga selalu bahagia dan menikmati setiap momen dari perjalanan indah ini bersama. Semoga keluarga kecil kalian dipenuhi cinta, kebahagiaan dan keberkahan tak terhingga,” tulis El.

Redaksi Energi Juang News

IHSG Dibuka Melemah Hari Ini, Bagaimana Kedepannya?

Jakarta, Energi Juang News- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi dibuka melemah 9,46 poin atau sekitar 0,14 persen ke level 6.959,94.

Laju pergerakan IHSG selama tiga hari perdagangan ke depan pun akan banyak dipengaruhi oleh dinamika geopolitik global dan kebijakan tarif royalti komoditas. Demikian dinyatakan Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Hari Rachmansyah di Jakarta, Senin.

Sebagai informasi, perdagangan pekan ini berlangsung lebih singkat karena adanya libur nasional dan cuti bersama Kenaikan Yesus Kristus pada 14-15 Mei 2026.
“Baru-baru ini Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa perang Ukraina akan segera berakhir. Pernyataan ini disampaikan hanya beberapa jam setelah ia berpidato menegaskan tekad kemenangan Rusia dalam perayaan Hari Kemenangan di Moskow yang berlangsung lebih sederhana dibanding tahun-tahun sebelumnya,” kata Hari dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Kemudian, kekhawatiran terkait potensi wabah hantavirus sejauh ini belum terlalu mengganggu pasar. Data dari platform prediksi Kalshi menunjukkan probabilitas wabah hantavirus menjadi ancaman serius tahun ini hanya sebesar 21 persen. Angka tersebut mengindikasikan pelaku pasar belum menganggap isu itu sebagai risiko signifikan.

Di sisi lain, perhatian pasar global kini tertuju pada pertemuan puncak antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping, dengan isu perang Iran diperkirakan mendominasi agenda pembahasan.

“Kondisi ini berpotensi mempersempit ruang negosiasi untuk isu-isu krusial lainnya seperti tarif perdagangan dan pasokan rare earth, sehingga ketidakpastian pada dua isu tersebut kemungkinan masih akan bertahan dalam waktu dekat,” jelas Hari.

Sementara itu, dari sisi domestik, terdapat sejumlah agenda dan perkembangan kebijakan yang perlu dicermati pelaku pasar dalam waktu dekat.
“Rebalancing MSCI Indonesia yang dijadwalkan pada 12 Mei 2026 kemungkinan tidak menghadirkan pendatang baru, namun tetap berpotensi memicu pergeseran bobot saham yang dapat mempengaruhi arah pergerakan pasar secara keseluruhan,” ujarnya.

Dari sisi kebijakan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menggelar sidang dengar pendapat pada 8 Mei 2026 terkait usulan perubahan tarif royalti untuk komoditas tembaga, timah, nikel, emas dan perak.
Menurut Hari, kebijakan tersebut bukan lagi sekadar wacana karena ditargetkan mulai berlaku pada Juni 2026.

Ia menjelaskan, dari seluruh komoditas yang terdampak, emas mencatatkan kenaikan tarif paling signifikan secara persentase di batas bawah hingga mencapai 100 persen.

Kondisi itu dinilai memberikan tekanan langsung di tengah harga emas global yang masih berada di level tinggi.
Sementara, timah dinilai menjadi komoditas yang paling terpukul secara keseluruhan karena kenaikan tarif terjadi pada kedua ujung rentang royalti sekaligus.

“Yang perlu menjadi perhatian lebih lanjut, tekanan terhadap sektor minerba tidak berhenti pada kenaikan royalti semata. Wacana penerapan bea ekspor dan windfall tax yang tengah dikaji Kementerian Keuangan turut menambah lapisan ketidakpastian, khususnya bagi subsektor nikel dan batu bara, sehingga volatilitas sektor minerba secara keseluruhan berpotensi bertahan dalam jangka pendek,” katanya.

Redaksi Energi Juang News

Pigai Sebut Untuk Selesaikan Konflik Papua Dibutuhkan Ini

Jakarta, Energi Juang News- Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyatakan penyelesaian konflik Papua membutuhkan keputusan politik tingkat nasional. Selain itu, menurut alumni PMKRI itu, pendekatan menyeluruh yang melibatkan berbagai komponen bangsa juga diperlukan.

Pernyataan itu disampaikan Pigai menanggapi laporan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia yang mencatat 97 peristiwa kekerasan dan konflik bersenjata di Papua sepanjang 2025 serta 26 kasus hingga April 2026.

Pigai dalam keterangannya di Jakarta, Minggu mengatakan perkembangan teknologi informasi membuat berbagai peristiwa kekerasan di Papua cepat diketahui publik dan menjadi perhatian nasional maupun internasional.
Oleh karena itu, menurut dia, setiap tindakan kekerasan harus dicegah agar tidak terus memperburuk persepsi global terhadap kondisi HAM di Indonesia.

“Berdasarkan dari catatan baik dari domestik maupun internasional menunjukkan adanya peningkatan eskalasi. Dalam hampir sebulan saja, tidak kurang dari 20 orang meninggal dalam lima peristiwa yakni Dogiyai, Yahukimo, Puncak Papua, Timika dan Tembagapura,” kata Pigai.

Ia menilai eskalasi kekerasan yang terus terjadi menunjukkan penyelesaian konflik Papua tidak dapat dilakukan secara parsial atau hanya melalui pendekatan kasus per kasus.

Menurut Pigai, selama ini pemerintah dan berbagai lembaga negara, termasuk Komnas HAM, lebih banyak menangani persoalan yang bersifat individual, sementara akar konflik yang lebih mendasar belum terselesaikan secara menyeluruh.

“Penyelesaian konflik Papua membutuhkan keputusan bersama yang melibatkan unsur eksekutif, legislatif, yudikatif, partai politik, hingga tokoh-tokoh nasional,” ujarnya.

Pigai menegaskan konflik Papua merupakan persoalan strategis nasional yang tidak dapat diselesaikan hanya oleh satu kementerian atau lembaga tertentu.

Oleh karena itu, diperlukan pendekatan komprehensif yang mencakup dialog serta keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

Ia juga menegaskan Kementerian HAM akan terus mendorong pendekatan penyelesaian konflik yang lebih terintegrasi, berkeadilan, dan berbasis penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Menurut dia, pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan perlindungan warga negara di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Papua, sekaligus mencari solusi damai yang mampu menjawab persoalan konflik secara mendasar dan berkelanjutan.

 

Redaksi Energi Juang News

Ditekuk Atalanta, Milan Terancam Lengser dari Liga Champions

Milan, Energi Juang News- AC Milan terancam lengser dari zona Liga Champions. Hal itu mungkin terjadi setelah Milan kalah 2-3 dari Atalanta di Stadion San Siro pada Senin.

Atalanta unggul tiga gol melalui Ederson, Davide Zappacosta, dan Giacomo Raspadori. Milan membalas dua gol lewat Strahinja Pavlovic dan Christopher Nkunku.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan besar bagi Rossoneri dalam persaingan finis di empat besar Serie A Italia.

Milan masih bertahan di posisi empat dengan 67 poin, hanya unggul head-to-head atas Roma, tapi persaingan menuju Liga Champions semakin ketat dalam dua laga tersisa.

Atalanta kini berada di peringkat ketujuh dengan 58 poin, demikian laman legaserie a. Atalanta unggul cepat pada menit ke-7 melalui Ederson. Gelandang Brasil itu memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Giacomo Raspadori untuk membawa tim tamu unggul 1-0.

Atalanta menggandakan keunggulan pada menit ke-30 setelah Nikola Krstovic memberikan umpan kepada Davide Zappacosta yang melepaskan tembakan mendatar melewati Mike Maignan.

Situasi Milan semakin sulit pada awal babak kedua. Giacomo Raspadori memperbesar keunggulan Atalanta menjadi 3-0 pada menit ke-51 setelah memanfaatkan kesalahan Rafael Leao di lini tengah untuk melepaskan sepakan kaki kiri akurat yang gagal dihentikan Maignan.

Tertinggal tiga gol membuat sebagian suporter Milan meninggalkan stadion sebelum pertandingan usai.
Tapi Milan menunjukkan respons positif pada akhir laga. Strahinja Pavlovic memperkecil ketertinggalan lewat sundulan pada menit ke-88.

Rossoneri kembali mencetak gol pada masa injury melalui penalti Christopher Nkunku. Penalti diberikan setelah Nkunku dijatuhkan Marten de Roon di kotak terlarang.

Namun, dua gol itu tidak cukup untuk menyelamatkan Milan dari kekalahan dan malah memperpanjang tren tanpa kemenangan Milan menjadi tiga laga.

Posisi tim asuhan Stefano Pioli di empat besar pun mulai terancam. Sebelum laga dimulai, Milan sudah berada dalam tekanan setelah AS Roma menang dramatis 3-2 atas Parma sehingga menyamai poin mereka.

 

Redaksi Energi Juang News

Kalahkan Real Madrid, Barcelona Sukses Juarai Liga Spanyol

Madrid, Energi Juang News- Barcelona sukses menjuarai Liga Spanyol musim ini setelah mengalahkan Real Madrid dengan 2-0 dalam laga pekan ke-35 di Spotify Camp Nou pada Senin.

Dua gol Marcus Rashford dan Ferran Torres membuat Blaugrana mengunci gelar liga lebih awal karena jumlah poin yang memadai, dan tidak mungkin lagi dikejar Real Madrid.

Barcelona kini mengoleksi 91 poin dari 35 pertandingan. Dengan tiga laga tersisa, Madrid tak akan bisa menyamai perolehan poin tim asuhan Hansi Flick tersebut, demikian laman LaLiga.
Madrid tampil agresif sejak awal pertandingan, sampai Vinicius Junior memperoleh peluang pada menit ke-2, namun Joan Garcia sigap mementahkannya.

Barcelona membuka keunggulan pada menit ke-9 lewat aksi Marcus Rashford. Penyerang asal Inggris itu mencetak gol melalui tendangan bebas melengkung yang mengarah ke sudut kiri atas gawang tanpa bisa dijangkau Thibaut Courtois.

Tuan rumah menggandakan keunggulan pada menit ke-18. Ferran Torres sukses memanfaatkan umpan Dani Olmo sebelum menaklukkan Courtois untuk membawa Barcelona unggul 2-0.

Barcelona terus mendominasi laga. Rashford kembali mengancam pada menit ke-26 lewat tembakan keras ke sisi kanan gawang, tetapi Courtois melakukan penyelamatan gemilang.

Menjelang turun minum, Rashford kembali mendapat peluang emas, namun Courtois kembali tampil solid di bawah mistar gawang Madrid.

Pada babak kedua, Barcelona tidak mengendurkan tekanan. Fermin Lopez mencoba peruntungan pada menit ke-48, yang mudah saja dimatikan oleh Courtois.

Ferran Torres hampir mencetak gol keduanya pada menit ke-56, tapi Courtois lagi-lagi tampil cemerlang menyelamatkan gawangnya.

Madrid memperkecil ketertinggalan melalui Jude Bellingham pada menit ke-63, tapi gol ini dianulir wasit karena offside.

Giliran Robert Lewandowski memperoleh peluang bagus pada menit ke-84, tetapi kembali gagal menaklukkan Courtois.

Setelah itu pada menit ke-86 Cesar Palacios menciptakan peluang, tapi tembakannya melambung jauh di atas mistar gawang Barcelona.

 

Redaksi Energi Juang News

Reog Berdarah di Tanah Danyangan Ponorogo

Jathilan
Jathilan

Energi Juang News,Ponorogo- Suasana pagi di sebuah desa di Ponorogo, Jawa Timur, hari itu terlihat sangat meriah. Pelataran rumah kepala dusun dipenuhi warga yang datang sejak subuh untuk menyaksikan pertunjukan seni tradisional yang sedang ramai diperbincangkan. Suara kendang menggema keras, berpadu dengan denting kenong, gong, angklung, dan kempul yang dimainkan penuh semangat oleh para pengrawit. Anak-anak kecil berlarian sambil tertawa, sedangkan para orang tua duduk berjejer menikmati suasana. Ketika pembarong muncul membawa dadag merak raksasa berkepala singa, sorak sorai penonton langsung pecah. Tubuh penari itu bergerak lincah mengikuti irama musik yang menghentak. Namun di balik kemeriahan tersebut, ada hawa aneh yang diam-diam membuat beberapa warga merasa tidak nyaman. Angin pagi terasa dingin menusuk meski matahari bersinar terang. Burung-burung yang biasanya ramai berkicau mendadak menghilang dari pepohonan sekitar halaman. Beberapa warga tua hanya saling pandang tanpa bicara, seolah menyimpan ketakutan yang tak ingin diucapkan.

Kelompok reog bernama Sardulo Nareswari itu memang berbeda dari grup reog biasanya. Semua pemainnya adalah ibu rumah tangga, termasuk para pengrawit yang memainkan alat musik gamelan. Yu Jempling, ketua rombongan, berdiri paling depan sambil mengawasi seluruh anggota dengan tatapan serius. “Ingat, jangan sembarangan bicara selama di tempat ini,” katanya pelan kepada Yu Marni yang sedang merapikan kostum. Yu Marni hanya tertawa kecil. “Memangnya ada apa, Yu?” tanyanya santai. Namun Yu Jempling tidak menjawab. Tatapannya justru tertuju pada sebuah pohon beringin tua di ujung halaman. Pohon itu sangat besar dengan akar menjulur seperti ular raksasa. Di bawah pohon tersebut, terlihat seorang lelaki tua berbaju lurik duduk diam sambil memperhatikan pertunjukan tanpa berkedip. Wajahnya keriput dan matanya cekung menyeramkan. Ketika Yu Jempling menoleh lagi beberapa detik kemudian, lelaki tua itu mendadak hilang begitu saja.

Pertunjukan berlangsung sangat meriah hingga siang hari. Penonton terus berdatangan dari desa lain karena penasaran melihat kelompok reog perempuan yang sedang viral di Ponorogo. Ketika musik mulai menghentak lebih cepat, Yu Marni tampil paling mencolok di antara penari lain. Gerakannya begitu kuat dan liar, bahkan dadag merak yang beratnya puluhan kilogram terlihat ringan di pundaknya. “Lihat itu, kuat sekali dia,” gumam seorang warga kagum. Namun perlahan, tingkah Yu Marni berubah aneh. Tatapannya kosong, napasnya memburu, dan gerakannya makin agresif seperti binatang buas. Tiba-tiba ia mengaum keras di tengah arena. Suaranya mirip harimau. Semua pengrawit langsung berhenti memainkan gamelan. Yu Marni jatuh merangkak di atas tanah sambil mencengkeram rumput dengan kuku-kukunya. “Yu Marni!” teriak Yu Jempling panik. Tetapi perempuan itu justru menggeram sambil menatap semua orang dengan mata merah menyala.

Suasana berubah kacau dalam hitungan detik. Anak-anak menangis histeris dan para warga berlarian menjauh dari arena pertunjukan. Yu Marni bergerak dengan kecepatan tak wajar sambil melompat ke atas meja sesaji. Ia mengendus-endus seperti harimau lapar. Tiga lelaki desa mencoba menahannya, tetapi mereka malah terpental seolah didorong tenaga besar yang tak terlihat. “Kesurupan! Dia kesurupan!” teriak seorang warga ketakutan. Yu Jempling segera maju ke tengah arena. Ia memasang kuda-kuda dengan kedua tangan diangkat ke atas sambil mengepalkan tinju kuat-kuat. Dengan suara lantang ia berkata, “Mohon bagi saudara yang merasa terganggu, kami mohon maaf!” Kalimat itu diucapkan sambil mengerahkan tenaga dalam warisan leluhurnya. Angin mendadak berputar mengelilingi arena. Beberapa daun beterbangan liar, sedangkan gamelan berbunyi sendiri tanpa disentuh siapa pun.

Perlahan tubuh Yu Marni mulai bergetar hebat. Ia menjerit sambil memukul tanah berkali-kali. Namun sebelum keadaan membaik, tiba-tiba angin besar datang menerjang pelataran rumah. Terpal panggung beterbangan, kursi-kursi terbalik, dan debu berputar memenuhi udara. Pohon beringin tua bergoyang keras meski langit masih cerah tanpa hujan. Dari arah pohon itu terdengar suara kakek-kakek yang sangat berat dan menggema. “Jangan ganggu tempat bersemayamku ini!” bentaknya keras. Semua warga langsung terdiam pucat. Suara itu terdengar seperti keluar dari dalam tanah. “Kalau mau menginjakkan kaki ke tempatku, kalian harus izin kepadaku! Apalagi kalian perempuan yang tidak tahu sejarah tempat ini!” lanjut suara tersebut penuh amarah. Mendengar itu, Yu Jempling langsung sadar wajahnya memucat. Ia baru menyadari kesalahan besar yang dilakukan rombongannya.

Yu Jempling memang sudah meminta izin kepada kepala desa dan warga sekitar sebelum pertunjukan dimulai. Namun ia lupa bahwa tempat itu dipercaya sebagai tanah danyangan yang sudah dijaga makhluk gaib selama ratusan tahun. “Astaghfirullah…” gumamnya lirih sambil menunduk. Seorang sesepuh desa bernama Mbah Wiryo kemudian maju membawa dupa dan kendi tanah liat. “Kalian salah besar datang tanpa permisi kepada penunggu tempat ini,” katanya pelan namun tegas. Asap dupa mulai mengepul ke udara. Namun angin tiba-tiba bertiup lebih kencang hingga asap itu buyar. Suara tawa berat kembali terdengar dari arah pohon beringin. Beberapa warga mengaku melihat sosok lelaki tua berjubah hitam berdiri di balik akar pohon sambil memegang tongkat panjang. Matanya merah menyala seperti bara api.

Malam mulai turun dengan cepat. Langit desa berubah hitam pekat meski waktu baru menunjukkan pukul enam sore. Lampu-lampu rumah berkedip tidak menentu. Suasana semakin mencekam ketika suara gamelan kembali berbunyi sendiri dari atas panggung kosong. Kendang dipukul bertalu-talu tanpa pemain. Gong berdentum keras membuat dada semua orang bergetar. Dari arah sumur tua di samping rumah terdengar suara perempuan menangis lirih bercampur geraman binatang. “Ya Allah…” bisik seorang ibu sambil memeluk anaknya erat-erat. Tiba-tiba seekor ayam jago mendadak mati dengan leher terpuntir ke belakang. Darahnya mengalir perlahan di atas tanah. Yu Marni kembali kejang-kejang sambil tertawa keras. “Dia datang… dia datang…” katanya berulang-ulang dengan suara berat bukan suara manusia biasa.

Tak lama kemudian terdengar langkah berat dari atas genting rumah. Duk… duk… duk… seperti seseorang berjalan sambil menyeret benda besar. Semua warga mendongak ketakutan. Dalam sekejap, sosok hitam berbulu melompat turun tepat di tengah halaman. Tanah bergetar keras ketika makhluk itu mendarat. Tubuhnya menyerupai harimau raksasa, tetapi berdiri tegak seperti manusia. Matanya merah menyala dan mulutnya penuh taring panjang. Bau busuk langsung menyebar memenuhi udara. Anak-anak menjerit histeris melihat makhluk tersebut mengaum keras ke arah kerumunan warga. Mbah Wiryo gemetar sambil berbisik, “Itu penjaga tanah ini… Ki Demang Surakerta.” Yu Jempling segera bersujud hormat. “Maafkan kami, Eyang. Kami tidak tahu,” katanya penuh takut. Makhluk itu tertawa pelan, tetapi suaranya membuat bulu kuduk semua orang berdiri.

“Tidak tahu bukan alasan,” ucap sosok itu dingin. Tiba-tiba ia menunjuk Yu Marni. Seketika tubuh perempuan itu terlempar beberapa meter hingga menghantam tiang panggung. Darah mengalir dari pelipisnya, tetapi ia malah tertawa sambil merangkak seperti binatang buas. “Dia milikku sekarang,” kata sosok tua itu sambil menatap Yu Jempling tajam. Yu Jempling menggigit bibir menahan takut. Dengan suara gemetar ia mulai membaca doa lebih keras sambil menghentakkan kaki ke tanah. Angin kembali berputar di sekeliling tubuhnya. “Saya mohon, jangan sakiti warga desa,” pintanya. Namun sosok itu justru mendekat sambil berbisik pelan, “Kalian sudah membangunkan mereka.” Belum sempat Yu Jempling bertanya, tanah di tengah arena mendadak retak. Dari dalam retakan terdengar suara tangisan ratusan orang bersamaan.

Warga menjerit histeris ketika tangan-tangan hitam mulai keluar dari dalam tanah. Jari-jari kurus penuh lumpur itu bergerak seperti ingin meraih siapa saja yang berada di atasnya. Mbah Wiryo menjelaskan bahwa tempat tersebut dulunya adalah lokasi pembantaian para warok pada masa lampau. Mayat-mayat mereka dikubur massal tanpa ritual yang layak. Pertunjukan reog tadi siang tanpa sadar telah membangunkan seluruh arwah penasaran yang tertidur di bawah tanah. Yu Jempling segera mengambil segenggam tanah sambil membaca doa terakhir yang diwariskan leluhurnya. “Atas izin Gusti Allah, kembalilah kalian ke tempat asal!” teriaknya lantang. Angin berhenti mendadak. Sosok Ki Demang Surakerta menatap tajam beberapa saat sebelum perlahan menghilang bersama kabut hitam yang menyelimuti arena. Retakan tanah menutup sedikit demi sedikit, sementara suara tangisan mulai mereda. Namun hingga kini, warga desa itu percaya setiap malam Jumat Kliwon masih terdengar suara gamelan misterius dari pelataran rumah tersebut. Dan konon, bayangan perempuan menari sambil mengaum seperti harimau masih sering terlihat di bawah pohon beringin tua itu.

Redaksi Energi Juang News

Kredit Macet Pinjol Didominasi Usia Produktif

Kredit Macet Pinjol Didominasi Usia Produktif

Energi Juang News, Jakarta- Tunggakan pembayaran di industri pinjaman daring masih menjadi perhatian regulator. Kelompok usia muda tercatat menjadi penyumbang terbesar kredit bermasalah sepanjang Maret 2026.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, tingkat wanprestasi 90 hari atau TWP90 pinjaman online berada di angka 4,52 persen secara tahunan. Dari total kredit macet tersebut, kelompok usia 19-34 tahun mendominasi dengan porsi mencapai 48,65 persen.

Aktivitas Pinjaman Usia Muda Meningkat

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, mengatakan tingginya kredit macet pada kelompok usia produktif berkaitan dengan meningkatnya penggunaan layanan pinjaman daring.

Menurut dia, tingginya aktivitas pembiayaan pada kelompok tersebut membuat risiko gagal bayar ikut meningkat. Karena itu, penyelenggara pinjaman online diminta memperkuat penilaian kemampuan bayar calon peminjam.

“Eksposur risiko menjadi lebih tinggi sehingga perlu penguatan penilaian kemampuan bayar,” ujar Agusman dalam keterangan tertulis yang dikutip Ahad, 10 Mei 2026.

Ia menambahkan, kredit bermasalah saat ini masih didominasi sektor konsumtif. Kondisi itu dinilai lebih rentan karena sangat bergantung pada pendapatan dan arus kas pribadi peminjam.

Outstanding Pinjol Tembus Rp 101 Triliun

OJK mencatat outstanding pembiayaan industri pinjaman daring mencapai Rp 101,03 triliun pada Maret 2026. Nilai tersebut tumbuh 26,25 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, terdapat 16 penyelenggara pinjaman online yang memiliki rasio TWP90 di atas 5 persen.

Meski demikian, Agusman menegaskan perusahaan dengan rasio kredit macet tinggi tidak otomatis harus menghentikan penyaluran pinjaman. Namun, mereka diminta lebih berhati-hati dalam menyalurkan pembiayaan.

OJK Minta Penguatan Manajemen Risiko

OJK juga mendorong perusahaan pinjaman daring memperbaiki kualitas penyaluran kredit dan memperkuat manajemen risiko. Langkah yang didorong regulator meliputi peningkatan kualitas credit scoring, penilaian kelayakan peminjam, hingga efektivitas penagihan dengan tetap menjaga perlindungan konsumen.

Agusman menyebut OJK optimistis tingkat kredit macet pinjaman online masih dapat dikendalikan. Hal itu bergantung pada penerapan tata kelola yang baik dan prinsip kehati-hatian oleh penyelenggara pinjaman daring.

Redaksi Energi Juang News