Energi Juang News,Malang – Dalam usia nyaris kepala 5, Ny. Minthul, 48, masih aktif dalam peranjangan. Sayangnya suami, Kemis, 60, sudah tak bisa mengimbangi, sehingga untuk mendongkrak nafsu, Minthul punya gebetan dua sekaligus. Mereka bergantian memuaskan libido Minthul, sampai kemudian ditangkap polisi Polda Jambi.
Untuk urusan nyapres, meski usia sudah kepala 7 seorang politisi masih pengin juga, karena 2 kali nyapres kalah melulu. Tapi dalam hal urusan perempuan, usia baru kepala enam banyak pria sudah nggak nyanggup lagi. Hasrat sebetulnya masih ada, hanya disayangkan itu barang sudah tak bisa diajak kompromi. Ibarat kayu basah buat masak, dimasukkan ke tungku mblebes saja….api tak mau nyala.
Begitulah kondisi Kemis, warga Jambi. Tampilannya sih masih meyakinkan, rambutnya yang mulai memutih selalu disemir warna hitam. Dia tak mau semiran warna pirang, nanti dikira nyaingi Bahar Smith. Ditambah pakai celana jins yang sobek dengkulnya, penampilan Kemis jadi 10 tahun lebih muda.
Tapi bagi istrinya, Ny. Minthul, semua itu nonsens belaka. Tongkrongan suami memang bolehlah, tapi ……tangkringannya sangat mengecewakan. Ibarat orang bertinju, dari 15 ronde yang harus diselesaikan, baru ronde kedua sudah KO. Andaikan saja sebuah kendaraan, pastilah Kemis sudah dibawa ke pasar untuk ditukar tambah dengan yang lebih josss……..
Bagaimana pun kondisinya, Kemis memang suaminya. Maka Minthul mencoba menyelesaikan dengan bijak. Bagaimana solusinya? Diam-diam dia cari gebedan baru lewat medsos, dan dapat dua sekaligus yang masih enerjik, yakni Petoy, 42, dan Sirin, 44. Belum terlalu tua, tapi juga bukan lagi muda, istilah yang tepat adalah: kemampo, karena untuk diajak begituan selalu hayo!
Untuk mencegah kecemburuan keduanya, sengaja Fredi dan Sirin tidak saling kenal. Waktu ketemu diatur dengan ketat. Ibarat dokter praktek bersama, Petoy boleh “nyuntik” khusus hari Senen dan Kamis, sedangkan Sirin hari Selasa dan Jumat. Sabtu dan Minggu libur, karena perbaikan mesin. Menghadapi Nataru kemarin, Minthul menikmati libur panjang.
Tapi serapat-raparnya membungkus bangkai, tetap saja bakal ketahuan. Sekali waktu ada tetangga yang memergoki Minthul masuk ke sebuah hotel bersama lelaki lain. Temuan itu disampaikan “si mata elang” dilengkapi dengan foto. Bagaimana Kemis tak percaya?
Namun demikian Kemis tak mau gegabah. Dia tak langsung interpelasi pada istrinya, takutnya malah diajak makan malam. Tapi diam-diam dia membuntuti gerak dan langkah istrinya, sampai kemudian berhasil ditangkap basah ketika sedang kencan dengan Petoy. Saat digerebek keduanya baru pemanasan mesin. Keduanya langsung digelandang ke Polsek Lembah Mesurai untuk diinterogasi.
Dari pemeriksaan itu terungkap bahwa gebetan Minthul bukan hanya satu, tapi dua orang sekaligus. Maka Sirin pun juga ditangkap. Dalam pemeriksaan istri Kemis ini terus terang mengakui, sama suami sudah tidak nafsu lagi, karena goyangannya sudah tidak memukau lagi.
Bawa ke bengkel, periksa suspensinya apa suntikan?
Redaksi Energi Juang News



