Minggu, Maret 8, 2026
spot_img
BerandaOjo LaliSelingkuh Di Hotel Asmanya Kumat, Pak Kepsek Pun Tamat

Selingkuh Di Hotel Asmanya Kumat, Pak Kepsek Pun Tamat

Energi Juang News,Trenggalek- Tahu punya penyakit asma, mestinya Kepsek  Parno, 52, selalu bawa tabung oksigen, termasuk ketika mesum bersama selingkuhannya Bu Guru Minthul, 38, yang tak lain anak buahnya. Kepsek Parno wasalam, dan Bu Minthul malu kuadrat. Selain ketahuan mesum, juga terancam dipecat.

Bagi praktisi perselingkuhan tingkat pemula, bawa bini orang masuk ke hotel adalah beban mental tersendiri. Butuh kekuatan mental dan fisik yang kuat, karena resiko paling fatal adalah ketahuan. Tapi karena dorongan syahwat lebih kuat ketimbang martabat, meski dosa ditempuh juga. Lupakan rasa take nak, yang penting asoy geboy gass pool.

Parno yang menjadi Kepala SD di daerah Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung (Jatim) agaknya punya penyakit asma, tapi jarang kambuh. Sementara asmanya jarang muncul, api asmaranya pada anak buahnya sendiri, Ny. Minthul, justru menyala-nyala.

Apa lagi Bu Minthul juga memberi lampu hijau, sehingga Parno pun kegirangan bermaksud membentuk “koalisi rebahan” di hotel demi coblosan hari itu, bukan untuk Pilpres.

Janjian waktu,tempat dan dresscode kutang merah sudah dirancang Pak Kepsek. Alhasil, bertemulah mereka di sebuah hotel murah tersembunyi dari pantauan pasangan. Tapi mereka lupa, malaikat Izroil utusan Tuhan bisa menebus ruang dan waktu mencatat amal dan dosa maklukNya.

Rupanya baru kali ini Pak Kepsek jadi praktisi perselingkuhan, deg degan takut ketahuan menghantui. Celingak celinguk liat adakah malaikat yang membuntuti mereka.  Maka ketika masuk hotel di daerah Trenggalek, ada pergulatan batin dalam dirinya. Nah, karena tekat dan dorongan sentolop sudah diubun ubun, Parno ngegas terus saat bergulat di ranjang bersama Bu Minthul anak buahnya di sekolah,dan tak disangka Parno mendadak sesek napas.

Akibatnya ketika nafsunya sedang nanjak di gas pool. Hingga membuat sentolop yang lepas control tak mampu disuplai oksigen, maka sesek napas dan cengap cengap tak bisa tertolong.

Kemungkinan karena kelamaan pemanasan atau mungkin takut ketahuan asmanya anfal. Belum juga tendangan duabelas pas dilepaskan, sudah disemprit malaikat Izroil alias dicabut nyawanya. Kontrak didunia diakhiri dengan dosa.

Polisi pun turun tangan. Dari hasil pemeriksaan kata Minthul, Pak Kepsek sama sekali tak minum obat kuat sebelum “koalisi rebahan” dimulai. Mungkin karena mesin karburatornya masalah, mati ditanjakan. Pak Kepsek tamat diatas pusar bu guru Minthul selingkuhannya.

Meski Kepsek Parno sudah dimakamkan, urusan Bu Guru Minthul belum selesai dengan dewan guru. Dan tentu saja cibiran teman sesama guru, menambah penyesalan tak terbendung. Rasa malu mesum di hotel sampai mitra tandingnya KO, dia juga kena skors oleh Bupati Tulungagung. Kemungkinan besar Bu Minthul dilarang mengajar untuk selamanya, alias dipecat.

Mestinya, sewaktu “koalisi rebahan” sambil bawa tabung oksigen.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments