Energi Juang News,Luwu- Penyok,38, pekerjaan sehari-harinya hanyalah penjaga ternak ayam milik Haji Dulah. Dengan profesinya itu tentulah sulit bagi Penyok untuk bisa menaklukkan wanita, apalagi sampai bertekuk lutut dan menuruti ajakan sentolopnya untuk berbuka paha.
Maka dengan mengaku sebagai polisi, dengan modal seragam yang ia beli di onlen mulailah lelaki berusia 38 tahun itu berulah menggoda wanita.
Dari sekian banyak wanita yang digodanya, salah satunya adalah Minthul, 46, bidan yang tinggal masih satu kabupaten dengannya, sama-sama di Kabupaten Luwu.
Awalnya hanya janji ketemuan di warung nasi, tapi lama kelamaan mereka janjian di hotel kelas melati disekitar tempat Minthul kerja.
Kedekatan mereka tanpa ada hambatan norma, menjerumuskan mereka ke adegan adegan asusila yang seharusnya mereka lakukan setelah resmi jadi suami istri.
Buat Minthul, yang sudah lama menjanda tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bila kelak memiliki suami seorang polisi. Apalagi usia polisi itu lebih muda darinya, hingga dia yakin ‘ tembakan sentolopnya’ pasti lebih dahsyat.
Pengalaman Penyok nonton video porno, banyak variasi tempat kedua sejoli mengumbar nafsu. Dari sofa pindah ke Kasur, dari Kasur pindah ke dapur….lupa kalau mereka sudah setengah uzur.
Gaya dan penampilannya yang meyakinkan membuat Minthul percaya kalau Penyok beneran polisi asli… sli.. sliiii. Sehingga Minthul percaya Penyok pasti menikahinya saat dirinya berbadan dua.
Nyatanya demikian adanya. Setelah beberapa kena ‘tembak’ polisi gadungan tersebut, perut Minthul pun menggelembung. Di sinilah belang play boy cap kampung tersebut terungkap .
Setelah mendengar pengakuan Minthul soal isi perutnya buncit bukan karena kelebihan makan, tapi karena kekenyangan tembakan sentolop. Penyok pun mulai sering menolak ajakan Minthul janjian, dengan alas an sibuk.
Lama kelamaan perut Minthul bertambah besar, hape Penyok malah susah dihubungi, dan Minthul menetapkan Penyok buron meninggalkanya yang kini hamil lima bulan.
Begitu kasus ini dilaporkan Polisi, ia kecewa sekali. Dari hasil penyidikan polisi ketahuan kalau Penyok ternyata hanyalah seorang penjaga ayam.
Polisi pun terpaksa menahan Penyok, dengan harapan lelaki warga desa di Luwu Utara itu pulang menyerahkan diri dan membuka kedoknya. Dari keterangan orang tuanya, ketahuanlah kalau sebelumnya juga sudah ada enam wanita yang dihamilinya sebelum nikah.
Hal ihwal bagaimana Penyok bisa bertemu dengan janda berprofesi bidan itu , menurut Polisi rupanya mereka berkenalan lewat jejaring media sosial.
Cuma Penyok tukang ayam yang sempat enak bisa ‘niduri’ janda, tapi ia juga harus merasakan dinginnya dinding penjara.
Redaksi Energi Juang News



