Kamis, Juli 16, 2026
spot_img
BerandaOjo LaliLima Jam Disekap Mantan, Korban Selamat Berkat Kode

Lima Jam Disekap Mantan, Korban Selamat Berkat Kode

Energi Juang News,Kendari- Cerita dramatis itu dialami seorang perempuan  Anyunya ,21 bukan nama sebenarnya, selama hampir lima jam, ia diduga menjadi korban penyekapan, kekerasan benda tumpul pelaku, dan paket komplit bogem mentah yang dilakukan Penyok, 26, mantan kekasihnya benar-benar dialami korban. Latar belakang kejadian sudah tak jadi perhatian, yang jelas kejadian ini sungguh membuat masyarakat sekampungnya pasti geram.

Ndilalahnya dalam kondisi yang penuh tekanan, Anyunya ternyata masih mampu mencari celah. Saat pelaku lengah, ia diam-diam mengirim sebuah kode rahasia kepada kakaknya. Pesan singkat bahwa dirinya sedang berada dalam bahaya dan sudah tak tahan dengan perbuatan Penyok mantan kekasihnya itu. Untung Anyunya terselamatkan meskipun Penyok pelakunya masih main petak umpet dengan Polisi.

Awalnya pasangan kekasih itu sering terlibat cekcok karena Penyok nuduh Anyunya pujaan hatinya main mata dengan atasannya di tempat ia kerja. Anyunya yang memang suka bergaul dan ngomong ceplas ceplos, dan kadang kelewat batas seharusnya Penyok memahami karakter Kekasihnya itu.

Karena Penyok anti pake BBM subsidi tentu bertipe kompor mleduk sangat mudah terbakar api cemburu. Kadar Ron orang awam palingan 90, lain Penyok yang punya Ron 98, sangat sangat mudah terbakar. Ituah alasan Anyunya mutusin kisah cintanya dengan Penyok.

Tak terima diputusin kekasihnya, Penyok langsung menyiapkan skenario penyekapan dan persetubuhan ilegal dengan matang. Daripada tubuh molek Anyunya dinikmati orang, mending Penyok duluin, kata setan dalam dirinya.

Hingga hari saat eksekusi,saat Anyunya pulang kerja langsung dibekap dan dibawa Penyok ke rumah pamannya yang cuek dengan kelakuan ponakannya itu. Sang paman tak berani melarang karena Penyok terkenal senggol bacok dikalangan keluarganya.

Baca juga :  Karena 'Kesengsem' Dengan Bini Tetanga, Wisata Kuliner Berubah Jadi Wisata Ranjang

Sehari dua hari penyekapan dan adu ketangkasan yang dipaksakan itu, Anyunya tak mampu melawan dan hanya bisa pasrah.

Hingga saat Penyok tertidur pulas, Anyunya tak menyia nyiakan kesempatan untuk kirim kode SOS ke kakaknya yang sedang keluar kota.

Untungnya sang kakak langsung memahami maksud kode tersebut. Tanpa membuang waktu, ia segera menghubungi aparat kepolisian dan meminta bantuan. Ketika petugas tiba di lokasi, suasana mendadak memanas, karena warga yang geram soal kelakuan Penyok, jadi ingin main hakim sendiri. Proses evakuasi tidak berjalan mulus karena polisi justru mendapat perlawanan dari sejumlah warga membuat situasi semakin tidak terkendali.

Di tengah kekacauan tersebut, Penyok diam diam memanfaatkan kesempatan untuk ambil langkah seribu. Polisi yang fokus mengamankan keselamatan korban tidak sempat langsung mengejar sehingga Penyok berhasil kabur dari lokasi.

Polisi hingga kini masih memburu Penyok yang diduga kuat melakukan penyekapan, kekerasan seksual, dan penganiayaan terhadap korban. Identitas serta keberadaannya masih dalam proses pelacakan.

Penjahat sekelas Penyok tentu sudah masang plan A,B dan C nya, membuat polisi kewalahan.Semoga saja Penyok segera tertangkap dan merasakan dinginnya tembok penjara.

Redaksi Energi Juang News

Moh Khobir Riyadi
Moh Khobir Riyadihttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Remang Senja (Horror), Ojo Lali dan Not & Musik. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments