Energi Juang News,Probolinggo- Punya istri cantik semlohay menambah gairah sentolop yang nagih harian, tapi juga bisa jadi masalah bagi keabsahan mahligai rumah tangga.
Contohnya Paidi (35) yang kerja hariannya tukang ledeng di Probolinggo (Jatim). Tahu istrinya terpikat pada “kran” teman seprofesinya yang tampang kempling dikit dari suaminya, dia jadi gelap mata. Asmara segi tiga antar tukang ledengpun jadi prahara di lingkungan.
Seniman itu selalu menghasilkan karya-karya seni yang memikat. Publik tahu
lewat pameran-pameran yang diselenggarakannya, dan jika ada uang langsung
membelinya.
Tapi seniman dalam arti senang istri teman, beda lagi! Maha karyanya tak
dipamerkan, justru disimpan rapat-rapat jangan sampai ada yang tahu, khususnya suami.
Sebab jika ngamuk, nyawa orang menjadi nggak ada harganya.
Paidi yang tinggal di Probolinggo, adalah tukang ledeng yang mujur. Meski kerja serabutan urusan ledeng yang bukan pejabat, paras istrinya good looking alias enak dilihat. Maksudnya cantik, gitu! Sebab siapapun orangnya melihat tampilan Ny. Peni (30) istrinya, jantungnya pasti sedut senut tak karuan.
“Punya bini secantik Peni, aku di rumah sarungan terus,” kata seorang pengamat bini orang.
Pengamat bini orang itu salah satunya adalah Precil, teman Paidi sendiri.
Dan dia tak hanya pengamat, tapi sekalian pengin numpang nikmat. Mendadak dia jadi seniman.
Di saat tertentu Peni dilobi terus sehingga akhirnya Peni mau diajak ngamar ke
hotel buat nunjukin ukuran ‘kran’ kebanggaannya. Mungkin sesama tukang ledeng, “kran” Precil lumayan gede ndemenakake alias ngangenin. Malam itu Peni bener bener menikmati apa yang dibicarakan ibu ibu tetangganya, “Ukuran itu penting lo, jeng!!”.
Sejak itu Peni sering pergi sampai malam, ternyata diajak kencan oleh Precil. Awalnya Paidi menganggap biasa saja.
Tapi lama-lama Paidi mencium bau amis hubungan Peni – Precil.
Butuh waktu dan scenario yang jitu buat ngorek keterangan tersangka, karena Paidi menganut praduga tak bersalah macam KPK. Setelah istrinya membenarkan, lha dalah langsung saja amarah Paidi langsung memuncak dan bersumpah mau buat perhitungan dengan Percil yang telah ngobok ngobok daleman istrinya.
Pas Precil lagi dapet proyek kran bocor di rumah tetangga, tahu tahu Paidi datang dengan bogem siap membuat perhitungan dengannya. Tanpa ba bi bu mereka langsung bergulat hingga tuan rumah manggil RT setempat. Akhirnya pak RT datang dan menengahi perkara ini. Barulah terkuak bahwa mereka berdua korban dari Peni yang kegatelan.
Tak lama dari kejadian itu terdengar kabar Paidi gugat cerai Peni istrinya.
Redaksi Energi Juang News



