Kamis, Juli 2, 2026
spot_img
BerandaOjo LaliSales Korban PHK Jual Istri Alasan Ekonomi

Sales Korban PHK Jual Istri Alasan Ekonomi

Energi Juang News,Madiun- Suami jual istri menjadi cerita yang menghebohkan warga setelah pasangan asal Madiun ini diamankan aparat kepolisian. Berawal dari tekanan ekonomi usai kehilangan pekerjaan akibat dampak perang AS – Iran, keputusan yang diambil justru membawa keduanya ke balik meja pemeriksaan.

Bawor, 32,dari Madiun sebelumnya bekerja sebagai tenaga penjual di sebuah perusahaan. Setelah terkena pemutusan hubungan kerja, berbagai usaha dilakukan agar dapur tetap mengepul. Namun pekerjaan baru tak kunjung datang, sementara kebutuhan rumah tangga terus berjalan.

Tapi Bawor agak beda. Karena dulunya di perusahaan bekerja di bagian tenaga penjual, kini coba-coba mengembangkan keahliannya menjadi tenaga penjual tubuh istri alias jadi germo.

Awalnya Inem kaget dan menolak, namun Bewok gigih mempengaruhi istri untuk memenuhi kemauannya. Dengan alasan daripada ekonomi semakin morat-marit, bayar kontrakan sulit, akhirnya akhirnya Inem bersedia. “Ini yang namanya istilah lemah rempah-rempah, istri mlemah merem-melek dapat upah.” Kata  Bawor kasih motivasi pada istri.

Inem ini termasuk istri yang cantik dan bodi seksi pula, nilai tujuh seprapat lah. Maka hanya dipasarkan bisik-bisik secara getok tular, dapat pula sejumlah konsumen. Dari hasil polling dari konsumen, rata rata merasa puas dengan servis Inem yang sudah pengalaman ngulek pake sentolop. Dari gaya kuda kawin hingga bebek berenang sudah suatu langkah mudah membuat langganannya klepek klepek.

Tapi ketika ketemu pelanggan muda bernama Penyok, 22, benar-benar sial.Di saat Inem asik goyang sono sini,dan melayani Penyok pasang jurus kuda meringkik di hotel daerah Dolopo, eh tiba tiba ada Operasi Pekat Semeru 2022 masuk. Tak ayal lagi Inem dan Penyok kegerebek dan digelandang ke Polsek Taman.

Baca juga :  Camat Kok Celamitan, Ya Siap-Siap Dimutasi

Dari keterangan saksi dan tersangka Polisi pun heran, Bawor suami Inem yang pengalaman jadi salesman, tega-teganya menjual istrinya sendiri. Padahal suami yang normal di manapun, istri baru dilirik orang sudah cemburu, kok ini malah dikomersilkan layaknya dagangan. Gara-gara ulahnya itu, Bawor dan istrinya dijadikan tersangka, sementara Penyok sebagai “pembeli” statusnya masih saksi.

Kini Bawor dan Inem harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Sementara pelanggan yang diamankan saat operasi masih dimintai keterangan sebagai saksi. Kisah ini menjadi pengingat bahwa tekanan ekonomi akibat kehilangan pekerjaan dapat membawa seseorang mengambil keputusan yang berisiko jika tidak disikapi dengan bijak.

Redaksi Energi Juang News

Moh Khobir Riyadi
Moh Khobir Riyadihttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Remang Senja (Horror), Ojo Lali dan Not & Musik. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments