Energi Juang News,Banten- Kades itu jabatan bergengsi di pedesaan, sosok yang dihormati mau salah mau benar dan kadang sok benar. Tampang sih dibawah enam, tapi harta dan sosok pejabat yang murah hati terutama pada lawan jenis.
Maka seperti Penyok, 40, Kades di Muncang,Banten ini, begitu nowel cewek langsung ngintil. Kades ini sudah pengalaman memilih lawan jenis yang bisa ditowel sembarangan dan tidak. Ironisnya kata warga, di desanya banyak yang punya WIL-PIL, Pak Kades bukan mencegah, malah ikutan juga sampai digerebek dalam hotel.
Kekuasaan Kades itu lebih hebat dari presiden lho! Presiden hanya boleh menjabat 2 periode, sedangkan Pak Kades bisa njabat 3 periode dengan masa jabatan perperiode 6 tahun. Cuma ya itu tadi, meski kekuasaannya cukup hebat, dia tak boleh memindahkan ibukota desanya. Tapi soal memindahkan bini orang ke kamar hotel masih sangat memungkinkan, tergantung kuat mana antara iman dan “si imin”.Ustad saja ,mendengar kelakuan kades satu ini geleng kepala, tapi bukan wirid.
Nah, Penyok termasuk Pak Kades yang hebat tersebut. Karena posisi Kades cukup bergengsi, pada satu kesempatan dia berani mencolek warganya, Mince, 33, untuk diajak berhoho-hihi di hotel. Dia sudah dapat profil tentang kelakuan Mince diluar dari anak buahnya yang menyisir informasi. Padahal wanita tersebut masih punya suami, sedangkan Pak Kades sendiri juga punya istri dan sejumlah anak. Atau mungkin juga Mince termasuk wanita jenis “tarilem” yang ditari langsung gelem.
Tak ada makan siang gratis di dunia ini, kecuali santunan untuk anak yatim. Berawal dari ngajak makan siang beneran, lama kelamaan suap suapan di hotel. Lanjut kades Penyok dapat pelayanan sentolopnya juga karena tidak sayang sama benggol yang didompetnya untuk mengumpan buruannya. Dengan kekuasaan uang tersebut Pak Kades berhasil memindahkan ibunya anak-anak tetangga ke hotel barang sejenak hanya sekedar memuaskan hawa nafsunya.
Tapi serapat-rapatnya membungkus bau perselingkuhan itu, ada saja warga yang menciumnya. Sekali waktu terlihat Pak Kades terlihat membawa Mince, salah satu tetangganya, ke hotel. Langsung dia cerita ke warga yang lain yang kebetulan lawan politiknya di pilkades lalu, dan kemudian dijadikan catatan khusus. Artinya, Pak Kades kapan-kapan mau dibuntuti untuk di OTT karena korupsi percintaan suami istri orang.
Hari bersejarah itu tiba beberapa hari lalu, sudah jadi rutinitasnya Kades Penyok terlihat bawa mobil dengan di sampingnya Ny. Mince dalam pantauan warga. Seorang warga membuntuti, eh ternyata masuk ke sebuah rumah adiknya Mince yang lagi kosong. Setelah menanti waktu yang tepat, dimana Penyok dan Mince lagi asik memadu asmara.
Dan benar saja sejoli itu langsung saja digerebek, tak peduli masih pemanasan atau sudah terjadi “vaksin” non booster. Kades Penyok tampak kebingungan, tak menyangka warganya bertamu tapi mendobrak kamar. Berniat kabur, diluar sudah terdengar suara warga teriak teriak diluar, menyuruh Penyok keluar
Sedangkan Mince hanya bisa menjerit ketakutan, sambal memunguti pakaiannya yang berserakan. Adegan itu dapat dimaknai seperti kucing ketauan nyolong ikan didapur.
Sementara kasusnya jadi urusan polisi, di kampungnya terjadi kehebohan. Warga demo tanpa baliho ke balai desa, mendesak Kades Penyok harus mundur karena tak bisa dipakai percontohan buat warga. Kata tokoh pemuda setempat, di desanya sebetulnya banyak terjadi kasus perselingkuhan, lha kok sekarang Pak Kadesnya ikut bermain pula. Kades Penyok memang tak mau ketinggalan jaman, dijaman edan ini.
Redaksi Energi Juang News



