EnergiJuangNews,Solo- Cerita suami tidak bertanggung jawab ini benar-benar bikin geleng-geleng kepala. Bangol (nama samaran), seorang pria punya kelakuan nakal tingkat atas, hobi main cewek tanpa ada batas parkir norma apalagi mikir akibat. Termasuk saat ia pacaran dengan Mimin yang seneng lihat Bangol beraksi diatas perutnya. Hubungan mereka kebablasan, terlalu dalam lepas kontrol, sampai akhirnya Mimin rubah bodi buncit di perut.
Apa mau dikata Minin kadung ngidam jeruk pahit yang langka. Perut Mimin terlanjur maju,alih-alih tanggung jawab, Bangol malah buang badan. Bukannya ngajak nikah, dia justru nyuruh aborsi.
“Enak aja giliran nikmat nyosor aja, pas tanggung jawab malah pakai jurus ngilang,” ujar Mimin, perempuan asal Kecamatan Jebres, Surakarta.
Mimin tentu nolak mentah-mentah, tawaran Bangol yang ngawur. Selain sayang calon bayinya buah karya Bangol, cari tempat aborsi juga bukan perkara gampang. Kasak kusuk mereka berdua tercium keluarga Mimin. Akhirnya, keluarga turun tangan mengaduk aduk diair keruh. Mau tidak mau, Bangol yang kerja ga jelas, yang jelas sih berkantong cekak harus menikahi Mimin dengan mas kawin ngutang Bangke (bank keliling) . Sayangnya, cicilan utang mas kawin belum lunas pernikahan itu jauh dari kata senang.
Seperti kacang jatuh tak jauh dari pohonnya, keluarga Bangol juga ikut bikin luka. Mereka menolak menantu karena sudah hamil duluan, padahal jelas itu ulah anaknya sendiri.
“Intinya aku dinikahi, tapi isinya cuma tekanan batin,” kata Mimin.
Hari-hari Mimin setelah menikah ibarat neraka versi rumahan. Saat hamil besar, ia masih disuruh kerja banting tulang oleh mertua. Layaknya anak tiri, tak ada rasa kasihan sama sekali, padahal kondisi hamil tua, mesti banyak latihan jurus ngejan. Belum lagi tiap malam harus melayani Bangol bikin karpet merah buat si Bangol yunior biar tak nyasar.
Capek memang demi bertahan hidup, Mimin sampai harus kerja di toko sembako supaya punya tabungan sendiri. Uang belanja dari Bangol hanya sekedar beli minyak angin, bahkan lebih kecil dibanding saat ia masih diberi uang jajan mertua . Ironis tapi nyata.
Setelah melahirkan Bangor Yunior yang cantik dan menggemaskan, bukannya bahagia, masalah baru muncul tak dinyana. Bos Mimin yang simpati menjenguk, tak lupa bawa buah dan uang. Eh, malah Bangol menuduh selingkuh dengan bosnya. Plot twist? Banget.
Ternyata tuduhan Bangol itu cuma pengalihan dari kisah petualangannya diluar. Ia sendiri diam-diam sudah punya cem ceman baru selama Mimin hamil. Lebih parahnya lagi, ia ngaku bujang ke si dia. Saat ketahuan ia tidak mau mengakui anaknya sendiri, padahal jelas pemegang saham utamanya Bangol.. Maunya layaknya pasar bebas, bebas nanam saham alias gonta-ganti cewek, tanpa beban.
“Akhirnya aku minta cerai. Nikah tapi rasanya kayak hidup di neraka versi dunia. Disakiti suami dan mertua. Kelihatannya Bangor orang yang polos, ternyata master yang doyan tanam saham,” tutup Mimin.
Redaksi Energi Juang News



