Rabu, Juli 15, 2026
spot_img
BerandaOjo LaliTakut Digebukin, Peselingkuh Nekat Nyebur ke Sungai

Takut Digebukin, Peselingkuh Nekat Nyebur ke Sungai

Energi Juang News, Jember– Niatnya sih kepengen nemuin Asih(36) perempuan pujaan keduanya, yang jadi selingkuhannya di belantara Jember. Akan tetapi ketika sampai di depan rumahnya, ternyata yang muncul justru suami si perempuan. Kebot(38), si peselingkuh itu pun panik lari tunggang langgang untuk kabur hingga menceburkan diri ke sungai hitam yang sudah tercemar. Layaknya pencuri yang ketahuan pemilik, dan namanya tercemar polusi moral.

Selama ini Asih yang bertugas didesanya sebagai guru honorer, dengan sangat mudah mengatur pertemuan mereka. Kadang mereka janjian di rumah Kebot yang sepi karena posisi rumah yang dekat dengan makam desa. Terkadang pula mereka janjian di hotel melati tempat wisata. Karena Kebot yang sudah bosan ‘sayur asem’ olahan Darsem istrinya, ia juga punya kemauan nyobain ‘satur’ olahan Asih yang servisnya lebih matang soal olahan sentolop Kebot. Karena dilakukan suka sama suka ,mereka sudah janjian saling menutupi perselingkuhan dari pasangan masing masing.

Sebagai peselingkuh di zaman milenial ini, Kebot yang usianya masih terbilang tidak lagi muda, semestinya juga memanfaatkan perkembangan teknologi kekinian. Layaknya Romeo dan Juliet jaman internet, nyambung hubungan ala-ala anak muda masa kini, supaya aman. Setidaknya, sebelum dia datang ke rumah selingkuhannya bisa wa atau nelpon dulu untuk memastikan apakah lingkungan situasi aman terkendali atau tidak. Naah ini dia kelengahan Kebot yang berakibat fatal.

Suatu ketika karena ada wabah Covid-19, terpaksa Asih balik ke Jember tinggal WFH dengan suaminya. Situasi yang tak mereka inginkan, sementara kebutuhan sentolop Kebot dan kerinduan terlarang, membuat Kebot bekat mendatangi rumah Asih di Jember. Entah apa yang dipikiran Kebot hingga nekat seperti itu.

Baca juga :  Akibat Digauli Ayah Tiri, Anak Tiri Mau Masuk SMA Hamil 8 Bulan

Atau mungkin Kebot haqul yakin kalau pada jam-jam kantor seperti itu, suami Asih selingkuhannya itu pastinya lagi sibuk di kantor. Kebot rupanya lupa kalau saat ini sedang ada WFH alias work from home, di mana karyawan bekerja di rumah demi mencegah penularan Covid-19. Terlalu percaya diri Kebot bertandang ke rumah Asih jauh jauh dari kampungnya, langsung menuju alamat yang diberikan Asih tanpa konfirmasi. Alasannya simple, ingin ngasih Asih surprise, yang ternyata Kebot lah yang kaget alias surprise.

Mungkin juga hari itu, memang sedang hari apesnya sang Kebot. Buktinya, begitu dia sampai depan rumah, Kebot langsung ketok pintu, sekali ada kesempatan ia ngaca di jendela sambil membenahi rambutnya menggunakan sisir. Sementara didalam rumah Marto suami sah Asih melihat kedatangan Kebot dari balik jendela rumahnya langsung menyelinap ke dapur menemui Asih. Marto yang punya utang motor yang belum terbayar, membuatnya takut menemui tamu. Marto meminta Asih untuk bilang kalo Marto suaminya lagi diluar. Namun ketika Asih membuka horden jendela depan, ia malah lebih kaget melihat sosok Kebot didepan rumahnya.

Iapun bergegas ke dapur bilang ke Marto suaminya, “Itu bukan debt kolektor…tapi orang yang selama ini menjadi teman curhatku di tempat kerja” Asih berkelit. Lama ditunggu tak muncul juga, akhirnya Kebot memanggil, “Asih sayaang…abang dataang”. Mendengar suara Kebot, sontak Marto marah besar, merasa ada hubungan tak beres antara Asih istrinya dan tamu yang tak dikenalnya itu. Kecurigaan Marto sudah lama sejak hape Asih sering menerima WA dari nomor yang tak dikenal Tanpa menanyakan lebih lanjut, serta merta Marto membuka pintu,”Cari siapa mas?” tanya Marto. Karena Kebot kaget bukannya Asih yang dia temui tetapi Marto, suami Asih, tanpa menjawab Kebot langsung kabur dengan motornya.

Baca juga :  Lama Ingin Ngetap Oli , Belum ‘Naik Ring’ KO Duluan

Saat Kebot berniat ngacir tancap gas sepeda motornya, apesnya motor diselah tak langsung nyala. Seperti maling ketahuan, ia memelintir tali gas motornya. Namun apes, keburu Marto memegangi sepeda motor itu hingga Kebot tak bisa menguasai motornya. Disaat itulah bogem mentah Marto langsung mendarat tanpa permisi tapi penuh dendam. Karena serangan mendadak Kebot terpaksa melepaskannya dan kabur dengan berlari meninggalkan motornya.

Rupanya kaburnya Kebot tidak membuat urusan selesai. Marto lanjut mengejar Kebot dengan motor yang ditinggalnya. Semakin panik karena dikejar lelaki selingkuhannya dengan motor, begitu melihat sungai di Dusun Krajan, Desa Sempolan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, tanpa mikir Kebot nekat melompat ke sungai .

Sekarang gantian Marto yang marah besar, karena kecewa ulah istri dan Kebot berujung melapor ke Polsek Silo. Kecurigaan Marto terhadap hubungan Kebot dan istrinya segera terungkap. Karena Kebot tak muncul juga dari sungai, Polisi langsung mengontak BPBD ( Badan Penanggulangan Bencana Daerah) untuk mencari dan mengevakuasi Kebot.

Kebot yang sudah terlalu lama disungai, dan tak bisa berenang membuatnya tak bisa bertahan lama di sungai. Akhirnya ia menampakkan diri di kolong jembatan sungai itu. Dengan muka pasrah dan badan berlumur lumpur hitam, ia menyerahkan diri ke polisi dan terima makian dari Marto yang marah besar istrinya diselingkuhi.

Setelah seminggu dari kejadian itu, terdengar Marto menceraikan Asih istrinya.

Redaksi Energi Juang News

Moh Khobir Riyadi
Moh Khobir Riyadihttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Remang Senja (Horror), Ojo Lali dan Not & Musik. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments