Energi Juang News,Madura- Ini lagi, kisah predator seksual! Pelakunya adalah Penyok, 49, warga Sampang (Madura). Punya anak tiri bongsor, sebut saja Mentil, 16, digauli sejak SD sampai SMP. Begitu mau masuk SMA, eh baru ketahuan. Soalnya tahu-tahu perut menggelembung isi janin berusia 8 bulan. Kata Mentil, pelakunya ayah tirinya. Langsung Penyok celamitan ditangkap.
Sudah berulangkali diingatkan di kolom ini, punya ayah tiri masih muda hati-hatilah, belakangan banyak yang jadi predaktor seks. Dengan ibunya mau, terhadap anak bawaan istri nggak nolak.
Karena janda muda yang punya anak gadis ABG, ketika hendak menikah lagi, harus waspada. Suami barunya ini bisa jadi pelindung keluarga, atau malah mau bikin melendung perut anak?
Marokah warga Sampang ketika hendak menikah dengan Penyok 5 tahun lalu, tak pernah berpikir sejauh itu. Baginya kala itu, Penyok bersedia dengan janda beranak dua saja sudah merasa sebuah keberuntungan. Ketika ditanya apa tidak menyesal kawini janda yang sudah punya dua anak, nanti merepotkan lho. Jawabnya ternyata, “Anakmu ya anakku, mari kita besarkan bersama.”
Hati Marokah sangat tersanjung oleh kata-kata Penyok yang sejuk bak Capres Koalisi Perubahan. Ternyata, Penyok hanya pandai menata kata doang. Beberapa bulan jadi suami Marokah, diam-diam dia sudah mengincar anak gadisnya yang baru duduk di kelas V SD. Meski masih SD, karena tumbuh bongsor Mentil ya nampak seperti ABG saja.
Penyok yang ahli menciptakan situasi agar rumah sepi, saat istrinya pergi berbelanja kepasar, rumah langsung dikunci dari dalam. Ia pun mulai menawarkan sentolop dagangannya ke Mentil yang masih polos dan belum ngeri pelajaran Biologi.
Penyokpun ketagihan, baginya Mentil sudah waktunya dicicipi daripada keduluan. Dengan bujuk rayu, ABG usia 13 tahun itu berhasil digaulinya. Dibawah ancaman kalua bercerita ke siapapun, ia akan membakar rumah ibunya. Dan kalau nurut ia diimingi hadiah, tentu membuat Mentil tertarik entah hape atau uang jajan lebih.
Tapi yang jelas aksi Penyok itu terus berkesinambungan. Karena seperti sayur lodeh, makin lama diangetin makin enak. Baru usia 13 tahun saja sudah mengasyikkan, apa lagi setelah duduk di SMP kelas 3.
Sepandai pandai menutup aib, akhirnya terbongkar jua. Begitu menjelang Mentil masuk SMA, tiba-tiba perut gadis ABG itu membesar. Takut anaknya kena penyakit busung lapar, dibawalah ke Poliklinik Desa. Tapi malah dirujuk ke dukun bayi yang sudah berpengalaman. Hasilnya, Mentil hamil 8 bulan.
Ditanya siapa pelakunya, disebutlah nama Penyok ayah tirinya. Langsung Marokah tak kuasa membendung emosinya, melapor ke polisi dan bapak tiri celamitan itu ditangkap. Dalam pemeriksaan dia mengakui segala perbuatannya. Tapi sepertinya Penyok tak menyesali perbuatannya.
Sekarang, jangankan anak tiri, ayah kandung celamitan juga dimasukkan bui.
Redaksi Energi Juang News



