Energi Juang News, Jakarta- Kawasan Pakuwon City San Antonio, Surabaya, Jawa Timur (Jatim) diguncang ledakan sekitar pukul 07.11 WIB. Ledakan tersebut merusak sejumlah kendaraan dan bangunan.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Jules Abraham Abast, mengungkapkan sebelum terjadi ledakan, aktivitas memasak dilakulan di dalam gedung tersebut. Namun, hingga saat ini pemeriksaan masih dilakukan.
“Berdasarkan informasi awal dan keterangan sejumlah saksi di lokasi, sebelum kejadian diketahui ada aktivitas memasak. Dugaan awal, ledakan dimungkinkan berkaitan dengan tabung elpiji,” ujar Jules saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (6/10/2026).
Jules menyatakan saat ini olah tempat kejadian perkara (TKP) masih dilakukan. Pihaknya juga telah menurunkan tim untuk memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian.
“Kami belum dapat menyimpulkan penyebab pastinya. Saat ini petugas masih melakukan pemeriksaan dan olah TKP untuk memastikan sumber serta penyebab ledakan tersebut. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan setelah hasil pemeriksaan di lokasi diperoleh,” ucap Jules.
Menurut Jules, sejauh ini tercatat lima orang mengalami luka akibat kejadian ini. Mereka telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis. Tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut.
Redaksi Energi Juang News




