Energi Juang News, Jakartta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri melakukan penggerebekan di kampung narkotika se-Indonesia. Hal itu dilakukan untuk memutus mata rantai peredaran barang haram.
Kalau Kapolri baru kita itu mantan Kepala BNN! Begitu Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri langsung tancap gas melakukan penggerebekan massal di kampung narkotika se-Indonesia.
Buat para bandar, ini sih namanya ‘Selamat datang di mimpi buruk masa lalu yang dibawa bos baru!’
Penggerebekan serentak ini ditandai dengan yang dilakukan di Kampung Boncos dan Kampung Ambon, Jakarta Barat (Jakbar), Jumat (9/12/2026).
“Saat ini operasi kami lakukan di seluruh Indonesia, serentak,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Kristian Parluhutan Siagian kepada wartawan.
Untuk Kampung Ambon dan Kampung Boncos, polisi mengamankan beberapa orang beserta sejumlah barang buktinya.
“Kami akan berantas mata rantai narkoba,” tegasnya.
Dalam kesempatan ini, Kristian meminta kepada masyarakat untuk terus membantu melapor jika menemukan aktivitas peredaran narkoba di wilayahnya.
Memutus mata rantai narkoba itu susah kalau sendirian, tapi bakal jauh lebih gampang kalau didukung penuh sama warga sekampung.
“Kami meminta kerja sama dengan masyarakat. Kami ingin bersama-sama masyarakat untuk melakukan pemberantasan mata rantai narkoba,” pungkasnya.
Redaksi Energi Juang News




