BerandaDaerahKebakaran Gunung Bromo, Korban Meninggal Bertambah Jadi 4 Orang

Kebakaran Gunung Bromo, Korban Meninggal Bertambah Jadi 4 Orang

Energi Juang News, Jakarta – Jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur bertambah satu orang, sehingga total empat orang yang meninggal karena terjebak saat memadamkan kebakaran di kawasan tersebut. Korban keempat adalah Sefriel Ardiansyah, karyawan Artotel PT Mitra Indo Permai.

Sebelumnya tiga yang meninggal yakni petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sebelumnya adalah Sukaris dan Hendra Rony, serta satu korban yakni Sefriel Ardiansyah yang merupakan pekerja hotel di Artotel Bromo. Sedangkan korban yang mengalami luka bakar dan dirujuk ke RSUD dr Soetomo yakni Munawi dan Suraji.

Wisnu Yuda Pratama dan Sefriel Ardiansyah, karyawan Artotel PT Mitra Indo Permai, yang berpulang saat menjalankan tugas pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Resort Tengger Laut Pasir, Seksi PTN Wilayah I, Cemorolawang, Kabupaten Probolinggo. Sedangkan Hendra Rony Wagiyanata (Cak Panda), Manggala Agni Pemula pada Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Kamis (15/10/2026). Almarhum berpulang setelah menjalani perawatan intensif pasca pelaksanaan tugas pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Satu korban lagi adalah Sukaris, Operator Layanan Operasional pada Seksi PTN Wilayah I, Bidang PTN Wilayah I, meninggal saat menjalankan tugas pemadaman kebakaran di wilayah Resort Tengger Laut Pasir, Seksi PTN Wilayah I, Kabupaten Probolinggo. Demikian penjelasan Besar Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Kementerian Kehutanan, dalam akun resmi di Instagram.

Bupati Probolinggo Muhammad Haris dalam konferensi pers di RSUD Tongas, Kamis malam, seperti dikutip Antara, tiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian saat memadamkan kebakaran dan satu korban meninggal saat dirujuk ke RSUD Tongas. Ada dua korban lagi yang saat ini mengalami luka bakar yang serius, sehingga harus dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya untuk mendapatkan perawatan intensif.

Baca juga :  KAI Akan Pangkas Headway Rute KRL Rangkas Bitung

Ia mengatakan karhutla di Gunung Bromo sudah lama terjadi dan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dianggap rutin terjadi hampir setiap tahun, namun belum pernah menimbulkan korban jiwa.

Haris menjelaskan awalnya sebanyak 12 orang melakukan pemadaman karhutla di Bromo sesuai dengan prosedur (SOP), namun kondisi karhutla yang meluas menyebabkan tim tersebut berpisah dan enam orang terjebak karhutla karena arah angin yang berbelok arah sangat cepat.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments