Kamis, Mei 28, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 712

“Mantra” Jennie Blackpink Sukses Masuk Billboard Hot 100

Gerak News,Seoul-Rilisan solo terbaru dari Jennie Blackpink yang berjudul “Mantra” telah berhasil memasuki chart Billboard Hot 100.

Single digital ini memulai debutnya di tangga lagu di No. 98, kata Billboard pada Senin (21/10) waktu setempat, di platform media sosial X seperti dilaporkan Yonhap pada Selasa (22/10).

Lagu ini juga berhasil duduk di posisi kedua Billboard Global 200, dan posisi ketiga di tangga lagu Billboard Global Excluding U.S.

“Mantra” adalah lagu yang kuat dan energik yang mendorong setiap orang untuk bersinar dengan cara mereka yang unik, menyampaikan pesan cinta diri dan saling mendukung.

Setelah dirilis pada 11 November, lagu ini juga menduduki peringkat ke-37 di tangga lagu British Official Singles Top 100 dan menduduki puncak tangga lagu Top Songs iTunes di 47 negara dan wilayah, termasuk Amerika Serikat, Brasil, dan Singapura.

Redaksi Gerak News

Hari Santri, Gus Falah Dorong Santri Kuasai Teknologi Digital

Gerak News,Jakarta-Politisi PDI Perjuangan Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) mendorong para santri untuk menguasai teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan.

Dengan begitu, para santri bisa melanjutkan perjuangan para pendahulu, dengan cara menjawab tantangan zaman.

Hal itu dinyatakan Gus Falah dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 22 Oktober 2024.

Memperingati Hari Santri Nasional tahun ini dengan tema ‘Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan’, saya harap para santri bisa menjawab tantangan zaman dengan menguasai teknologi digital,” ujar Gus Falah.

Tokoh Baitul Muslimin Indonesia itu menegaskan, teknologi digital dan kecerdasan buatan, adalah salah satu tantangan zaman yang harus dihadapi para santri.

Gus Falah mengingatkan, bila kaum santri tidak menguasai teknologi digital, maka musuh-musuh ideologis negara yang akan memanfaatkannya.

“Penguasaan teknologi digital penting dilakukan kaum santri, agar kelompok-kelompok yang bertentangan dengan ideologi negara tak menguasai teknologi itu,” tegas Gus Falah.

“Dengan begitu, kaum santri akan terus berkontribusi bagi negara di semua ‘medan’, semua ‘lapangan’,” sambung tokoh Nahdlatul Ulama itu.

Redaksi Gerak News

Amnesty International Tolak Pernyataan Yusril Soal Pelanggaran HAM Berat

Gerak News,Jakarta-  Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid merespon pernyataan Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Yusril Ihza Mahendra mengenai kasus-kasus pelanggaran HAM berat masa lalu.

Usman menilai tak sepantasnya Yusril sebagai pejabat pemerintah mengeluarkan pernyataan yang keliru tentang hak asasi manusia, apalagi dari pejabat yang salah satu urusannya soal legislasi bidang HAM. 

“Itu tidak mencerminkan pemahaman undang-undang yang benar, khususnya pengertian pelanggaran HAM yang berat pada penjelasan Pasal 104 Ayat (1) dari UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM maupun Pasal 7 UU No. 26/2000 tentang Pengadilan HAM,” kata Usman melalui keterangannya, Senin, 21 Oktober 2024.

Usman mengatakan pernyataan Yusril itu juga mengabaikan laporan-laporan resmi pencarian fakta tim gabungan bentukan pemerintah dan penyelidikan pro-justisia Komnas HAM atas sejumlah peristiwa pada masa lalu yang menyimpulkan terjadinya pelanggaran HAM yang berat dalam bentuk kejahatan terhadap kemanusiaan atau crimes against humanity

Menurut hukum internasional, kata Usman, setidaknya ada empat kejahatan paling serius yaitu genosida, kejahatan kemanusiaan, kejahatan perang, dan kejahatan agresi, sebagaimana diatur oleh Pasal 51 Statuta Roma.

“Hasil-hasil penyelidikan Komnas HAM tersebut juga sudah diserahkan ke Jaksa Agung. Ini sudah menjadi fakta awal hukum yang tidak bisa dibantah, kecuali oleh peradilan yang fair dan adil. Setidaknya oleh pengadilan ad hoc yang memeriksa pelanggaran HAM yang berat masa lalu tersebut. Sayangnya tak kunjung ada usul DPR dan keputusan Presiden, sesuai Pasal 43 UU Pengadilan HAM,” katanya.

Usman mengatakan pernyataan Yusril itu bukan hanya tidak akurat secara historis dan hukum tapi juga menunjukkan sikap nir empati pada korban yang mengalami peristiwa maupun yang bertahun-tahun mendesak negara agar penegakan hukum. Tragedi Mei 1998, kata ia, menyisakan luka mendalam bagi mereka yang kehilangan orang-orang tercinta akibat kekerasan massal, perkosaan, dan pembunuhan yang menargetkan kelompok etnis tertentu, khususnya komunitas Tionghoa pada saat itu. 

“Terlebih ini disampaikan pada hari kerja pertama Menko Yusril. Ini sinyal pemerintahan baru yang mengaburkan tanggung jawab negara terutama pemerintah dalam menuntaskan kasus-kasus pelanggaran HAM yang berat di masa lalu. Pemerintahan yang lama juga telah pernah menyangkal, meski akhirnya mau mengakui 12 peristiwa sebagai pelanggaran HAM yang berat, termasuk Tragedi Mei 98,” katanya.

“Kewenangan penentuan apakah sebuah peristiwa menurut sifat dan lingkupnya tergolong pelanggaran HAM yang berat sesuai Undang-Undang, bukan oleh presiden apalagi menteri. Tapi pengadilan HAM, setidaknya ditentukan pertama kali oleh Komnas HAM. Komnas pun harus membantah pernyataan Yusril dan mendesak penuntasan pelanggaran HAM masa lalu, termasuk Tragedi Mei 98, hingga tuntas,” lanjut dia.

Sebelumnya, Yusril Ihza Mahendra, pada hari pelantikannya sebagai Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan RI menyatakan bahwa Indonesia selama beberapa tahun terakhir tidak terjadi pelanggaran HAM berat. Peristiwa kerusuhan 98 dianggapnya bukan pelanggaran HAM berat.   

“Pelanggaran HAM yang berat itu kan genocide, massive killing, ethnic cleansing, tidak terjadi dalam beberapa dekade terakhir, mungkin terjadi justru pada masa kolonial ya, pada waktu awal perang kemerdekaan. Tapi dalam beberapa dekade terakhir ini hampir bisa dikatakan tidak ada kasus-kasus pelanggaran HAM berat,” kata dia di Istana Kepresidenan, Jakarta, 21 Oktober 2024.

“98 enggak termasuk?” tanya wartawan. Yusril menjawab, “Enggak.”

Redaksi Gerak News

Menteri Kebudayaan Akan Buat Omnibus Law Kebudayaan

Gerak News,Jakarta-  Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan gagasannya untuk membuat omnibus law kebudayaan. Sehingga, nantinya semua aturan mengenai kebudayaan akan disatukan.

“Semuanya dimasukkan di situ. Ada cagar budaya, ada perfilman, ada pemajuan kebudayaan kemarin. Kemudian ada soal museum, ada soal musik dan sebagainya, itu bisa jadi satu kesatuan gitu,” kata Fadli kepada wartawan dalam acara serah terima jabatan di Kantor Kemendikbudristek, Jakarta, Senin, 21 Oktober 2024.

Menurut dia, membuat satu Undang-Undang besar lebih baik sehingga unsur kebudayaan tidak terpisah-pisah. “Sekarang kan terpisah, undang-undang perfilman sendiri, cagar budaya sendiri,” kata dia. Namun, Fadli mengatakan rencana ini masih membutuhkan kajian mendalam.

Dalam sambutannya, Fadli mengatakan bahwa pembentukan Kementerian Kebudayaan merupakan peristiwa yang bersejarah. “Sehingga fokus mengurus kebudayan kita yang sangat kaya,” ucapnya.

Politikus Partai Gerindra itu dilantik sebagai menteri oleh Presiden Prabowo pada Senin pagi, 21 Oktober 2024. Ia akan didampingi oleh Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha. Fadli merupakan satu dari tiga menteri baru di bidang pendidikan, kebudayaan, sains, dan teknologi, yang sebelumnya digabung dalam satu kementerian. Dua menteri lainnya adalah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Redaksi Gerak News

Bahas Agresi, Sekjen Liga Arab Bertemu Komandan Militer Lebanon

Arab League Secretary General Ahmed Aboul Gheit gives a statement during a meeting of the foreign ministers of the Arab League states in Kuwait City on January 30, 2022. (Photo by Yasser Al-Zayyat / AFP)

Gerak News,Beirut- Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul-Gheit pada Senin bertemu dengan komandan militer Lebanon Jenderal Joseph Aoun di Beirut untuk membahas agresi Israel di Lebanon.

Menurut pernyataan dari kantor Aoun, Aboul-Gheit dan jenderal meninjau situasi umum di Lebanon sehubungan dengan perang yang berlangsung di negara itu.

Sebelumnya sekjen Liga Arab itu secara terpisah bertemu dengan Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati dan Ketua Parlemen Nabih Berri.

Dalam pertemuan itu, Aboul-Gheit menegaskan dukungan Liga Arab terhadap rakyat dan negara Lebanon, dan menyerukan gencatan senjata segera serta penarikan pasukan Israel dari Lebanon selatan.

Israel telah melancarkan operasi udara besar-besaran di Lebanon sejak 23 September terhadap apa yang disebutnya sebagai target Hizbullah, dalam eskalasi dari perang lintas batas selama setahun antara Israel dan kelompok Lebanon tersebut sejak dimulainya serangan brutal Israel di Gaza.

Hampir 2.500 orang telah tewas dan lebih dari 11.500 lainnya terluka dalam serangan Israel sejak tahun lalu, menurut otoritas kesehatan Lebanon.

Israel memperluas konflik pada 1 Oktober tahun ini dengan meluncurkan serangan darat ke Lebanon selatan.

Redaksi Gerak News

Menpora Pastikan Keamanan Timnas Bahrain Di Jakarta

Gerak News,Jakarta-Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo memastikan keamanan tim nasional Bahrain jika berlaga melawan tim nasional Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dalam laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026.

“Jadi kalau ada statement pihak Bahrain mengatakan tidak aman di Indonesia, kami pastikan tidak ada potensi ancaman keamanan yang bisa membahayakan tim Bahrain,” tegas Dito di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Dia menegaskan semestinya tidak ada alasan bagi tim Bahrain untuk menolak bermain di Indonesia.

FIFA sudah mengatakan pertandingan tetap di Indonesia. Harus di Indonesia. Kalau tidak, berarti menang WO,” ujarnya.

Sebelumnya asosiasi sepak bola Bahrain mengajukan pemindahan venue pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Indonesia, yang sedianya dilaksanakan di Indonesia Maret 2025 mendatang, menjadi ke negara lain.

Pengajuan itu dilakukan dengan alasan tim Bahrain takut atas keselamatan saat berlaga di Indonesia, setelah sebelumnya mereka menuai hujatan karena laga imbang 2-2 melawan Indonesia dinilai kontroversial.

Redaksi Gerak News

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tegaskan Akan Evaluasi Kurikulum Merdeka Belajar

Gerak News,Jakarta-Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan kepemimpinannya akan mengkaji ulang terkait penerapan kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar, Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan jalur zonasi hingga peniadaan Ujian Nasional (UN).

Usai melakukan serah terima jabatan dengan Mantan Mendikbudristek periode 2019-2024, Abdul Mu’ti menerangkan ia bersama jajarannya akan mengkaji ulang ketiga kebijakan tersebut dengan mendengarkan masukan dari berbagai pihak terkait.

“Jadi soal ujian nasional, soal PPDB zonasi, Kurikulum Merdeka Belajar, apalagi, ya, yang sekarang masih menjadi perdebatan, nanti kita lihat semuanya secara sangat seksama dan kami akan sangat berhati-hati,” kata Abdul Mu’ti di Kantor Kemendikbudristek, Jakarta Pusat pada Senin.

Ia menambahkan pihaknya akan mendengarkan terlebih dahulu masukan dan aspirasi dari kalangan pemerintah daerah, masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan sekaligus pengguna jasa layanan pendidikan, pakar, bahkan para jurnalis terkait kelebihan dan kekurangan tiga kebijakan tersebut sejauh ini.

“Banyak kebijakan yang dilaksanakan selalu ada pro dan kontra. Tapi, tentu saja semuanya akan kami lihat secara keseluruhan, tidak secara tergesa-gesa. Karena itu, saya dalam beberapa waktu ke depan akan minta masukan dari berbagai pihak. Saya berusaha selama memimpin kementerian ini untuk menjadi menteri yang banyak mendengar,” katanya.

Di samping itu, ia juga memastikan kepemimpinannya akan tetap bergerak cepat dan memprioritaskan berbagai target, menengah hingga panjang dalam Pemerintahan Prabowo-Gibran

Ia berharap seluruh jajaran di dalam Kementerian Dikdasmen nantinya dapat bergotong royong dalam memastikan gerakan pencerdasan yang inklusif, partisipatif, dan juga adaptif sehingga pendidikan dasar dan menengah dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, sebagaimana amanat konstitusi.

Redaksi Gerak News

Menlu Sugiono Akan Lanjutkan Perjuangan Retno Marsudi

Gerak News,Jakarta-Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengatakan dirinya akan melanjutkan perjuangan dan prestasi-prestasi yang telah diraih pendahulunya, Retno Marsudi, saat bertugas menakhodai diplomasi Indonesia dalam Kabinet Merah Putih.

“Saya ingin melanjutkan perjuangan dan semua kebaikan yang telah ditinggalkan (Ibu Retno) di Kemlu dan dalam dunia diplomasi internasional,” kata Sugiono usai acara pisah sambut dengan Menlu RI periode 2014–2024 Retno Marsudi di Jakarta, Senin.

Sugiono mengatakan hal tersebut sesuai dengan salah satu pesan yang diberikan Retno kepadanya, yaitu supaya dirinya melanjutkan perjuangan diplomasi Indonesia.

Menurut Sugiono, apa yang ditinggalkan pendahulunya selama bertugas sebagai Menteri Luar Negeri RI di era Presiden Joko Widodo merupakan “sesuatu yang luar biasa” bagi Indonesia.

Selain itu, Menlu RI ini juga menyoroti amanat lain yang disampaikan Prabowo Subianto dalam pidato pelantikannya pada Ahad (20/10), yakni terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

“Kepedulian kita terhadap Palestina itu adalah sesuatu yang mutlak,” katanya menegaskan.

Untuk itu, persoalan Palestina tetap akan menjadi salah satu fokus Kementerian Luar Negeri RI di bawah kepemimpinannya, kata Sugiono.

“Kami juga akan terus terlibat aktif dalam upaya  membebaskan dan menghilangkan penjajahan di atas dunia, sebagaimana amanat UUD 1945,” tutur Menlu RI.

Sugiono merupakan satu dari 48 menteri dan lima pejabat setingkat menteri dalam susunan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029 yang dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin pagi.

Dalam melaksanakan tugasnya, Sugiono dibantu oleh Anis Matta, Arrmanatha Nasir, dan Arif Havas Oegroseno sebagai wakil menteri luar negeri. Ketiga Wamenlu juga telah dilantik pada Senin siang.

Sugiono diketahui telah bertugas menyambut tamu negara yang datang ke Tanah Air untuk menghadiri upacara pelantikan Prabowo-Gibran.

Ia menyambut Utusan Khusus Presiden Uni Emirat Arab Nahyan bin Mubarak Al-Nahyan yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (19/10).

Redaksi Gerak News

Puan Maharani: Komisi XII Meliputi Bidang ESDM

Gerak News,Jakarta-Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkapkan bidang kerja dua komisi baru di DPR RI periode 2024-2029, yakni Komisi XII akan meliputi urusan energi dan sumber daya mineral (ESDM) dan Komisi XIII meliputi urusan hukum, reformasi, hingga Hak Asasi Manusia (HAM).

Dia mengatakan pembagian bidang kerja untuk Komisi XII dan Komisi XIII itu telah dirampungkan dalam rapat konsultasi pimpinan DPR dengan pimpinan fraksi-fraksi di parlemen pada hari ini.

“Di Komisi XII energi atau ESDM; yang Komisi XIII hukum, reformasi, dan HAM,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.

Dia juga menyebut penetapan bidang kerja Komisi XII dan XIII tersebut disesuaikan dengan penambahan nomenklatur kementerian Kabinet Merah Putih yang baru saja diumumkan Presiden RI Prabowo Subianto pada Minggu (20/10) malam.

Sementara itu untuk bidang kerja Komisi I hingga XI, Puan menyebut masih akan sama dengan periode DPR RI sebelumnya. Puan menegaskan tidak ada penambahan bangunan baru di DPR, meski telah disepakati adanya penambahan dua komisi dan satu badan baru DPR RI periode 2024-2029.

Dia menyebut ruang rapat komisi dan baru tersebut akan memfungsikan ruangan yang sudah ada di Gedung DPR RI saat ini.

“Nggak ada penambahan bangunan, tapi memang sudah disiapkan ruangan. Jadi ruangan yang sudah tersedia kami akan tempati untuk Komisi XII dan XIII, jadi tidak ada penambahan bangunan, yang sudah ada, existing,” ucapnya.

Dia mengatakan penetapan bidang kerja beserta daftar kementerian/lembaga yang menjadi mitra kerja AKD DPR RI akan diambil persetujuan dalam Rapat Paripurna pada Selasa (22/10). Paripurna besok, tambah dia, juga akan mengambil persetujuan atas susunan pimpinan AKD DPR RI.

“Setelah kemarin diumumkan Kabinet Merah Putih dari Presiden Prabowo, tentu saja kami selesaikan mitra dari setiap komisi dan AKD untuk kemudian nantinya kami tetapkan besok di Rapat Paripurna yang akan dilakukan pada hari Selasa,” ujar dia.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan susunan kabinetnya bernama Kabinet Merah Putih berikut sejumlah nama-nama yang mengisi kabinet pemerintahannya, di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10) malam.

Kabinet tersebut terdiri dari 48 menteri, 5 pejabat setingkat menteri, dan 56 wakil menteri yang datang dari beragam latar belakang. Mulai dari, politisi, akademisi, pengusaha, tokoh agama, hingga purnawirawan.

Redaksi Gerak News

Gus Falah Apresiasi Kesuksesan PHR Lakukan Penghematan

Gerak News,Jakarta-Anggota DPR-RI Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) menyatakan apresiasinya pada Pertamina Hulu Rokan (PHR) yang berhasil melakukan penghematan Rp414 miliar dari target pengeboran 57 sumur di 2024.

Penghematan itu terjadi setelah Tim Pengembangan Aset Utara melalui digitalisasi peta area sumur dan penerapan desain casing 2 string menemukan cara baru untuk menekan biaya pemboran.

“Penghematan ini menunjukkan PHR mampu berinovasi dalam operasinya, ini patut kita apresiasi,” ujar Gus Falah, Senin 21 Oktober 2024.

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, PHR menyadari pentingnya inovasi dalam mencapai target-target perusahaan.

Karena itu, ujar Gus Falah, PHR mudah menemukan solusi inovatif yang mampu meningkatkan kinerja produksi, sekaligus menggapai target perusahaan.

“Digitalisasi dan penerapan desain baru itu khan membuktikan PHR memang jago berinovasi,” ujarnya.

Bahkan inovasi itu bisa membuat biaya pemboran pada 8 lapangan minyak Bangko, ditekan juga hingga 54 miliar rupiah, yang semakin menunjukkan kapasitas PHR,” sambung Gus Falah.

Sebelumnya diungkapkan, lapisan bawah tanah di Lapangan Bangko memiliki tantangan tersendiri, terutama dengan adanya kantong gas di Lapisan Petani. Dengan cara inovatif, Tim PHR melakukan pemetaan sumur secara digital untuk menentukan lokasi pengeboran di luar area berbahaya tersebut.

Dan desain baru, yang bernama Intermedietless casing, tidak hanya menghemat biaya, tapi juga mempercepat proses pemboran.

Lapangan Bangko merupakan salah satu lapangan minyak di WK Rokan. Pasca alih kelola pada Agustus 2021, PHR mulai mengeksplorasi potensi dari Lapisan Telisa di Lapangan Bangko, yang memiliki cadangan minyak signifikan namun baru memiliki tingkat recovery 2%.

Redaksi Gerak News