Energi Juang News, Jakarta- Tokoh Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) KH. Ir Nukman Basori MBA (Gus Nukman) memaparkan sejarah Nuzulul Qur’an.
Gus Nukman mengungkapkan, Nuzulul Qur’an berawal ketika Nabi Muhammad SAW menerima ayat pertama, “Iqra’ bismi rabbikal-lazi khalaq(a).” Ayat ini terdapat dalam surat Al-‘Alaq ayat 1.
Hal itu dijelaskan Gus Nukman dalam program Energi Iman bertajuk “Nuzulul Qur’an & Keutamaan Membaca Qur’an” di kanal YouTube Energi Juang News, baru-baru ini.
“Kala itu, Rasulullah sedang berkhalwat di Gua Hira, memohon petunjuk dari Allah swt. Datanglah Malaikat Jibril untuk mengajari Rasulullah ayat pertama yang diturunkan,” ungkap Gus Nukman.
Tokoh NU itu melanjutkan, Nabi Muhammad menghadapi Malaikat Jibril tidak dengan santai. Bahkan, Rasulullah takut berhadapan dengan malaikat Jibril karena belum pernah terjadi sebelumnya.
Malaikat Jibril, sambung Gus Nukman, diperintah Allah swt untuk mengajari Nabi Muhammad membaca ayat pertama Al-Quran yang diturunkan itu.
Gus Nukman mengungkapkan, malaikat Jibril meminta Rasulullah membaca, dengan kata ‘Iqra’. Awalnya Rasulullah mengaku tidak bisa.
Malaikat Jibril pun mendekap Rasulullah dengan lembut.
“Malaikat Jibril bahkan sampai merangkul Rasulullah hingga tiga kali, barulah terbangun ‘chemistry’ antara mereka, dan akhirnya Rasulullah bisa membacanya,” ungkap Gus Nukman.
“Dari prosesi itu, membuktikan bahwa mengajari Al Quran di tahap awal itu rumit. Meskipun saya yakin, karena Al Quran ini firman Allah, meskipun orang-orang tak paham maknanya tapi pasti bisa membacanya,” paparnya.
Redaksi Energi Juang News



