Energi Juang News, Jakarta- Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dr KH Marsudi Suhud menyatakan, puasa adalah ibadah yang diwajibkan oleh Allah swt.
Ibadah Puasa, lanjut Kiai Marsudi, juga mendatangkan berbagai manfaat dalam hidup manusia.
Hal itu dikatakan Kiai Marsudi dalam program Energi Iman berjudul ‘Efisiensi Dalam Bulan Ramadan’ di kanal YouTube Energi Juang News, baru-baru ini.
“Puasa juga mendatangkan manfaat sosial, manfaat pribadi, manfaat kesehatan, serta berbagai manfaaat lainnya,” ujar Kiai Marsudi.
“Dalam konteks ada yang mengatakan bahwa puasa hanya mengubah waktu makan, maka sebetulnya ada hikmah yang besar juga ketika dulu kita makan di siang hari dan mulai makan ketika matahari terbenam. Hikmah itu adalah efisiensi dalam kehidupan kita secara pribadi maupun sosial,” tambah ulama Nahdlatul Ulama (NU) itu.
Kiai Marsudi melanjutkan, ketika tidak berpuasa di siang hari, manusia itu cenderung memiliki keinginan tak terbatas.
Namun ketika berpuasa, manusia bisa mengendalikan keinginannya itu. Kiai Marsudi menegaskan, itu adalah perwujudan dari efisiensi.
“Sebagaimana firman Allah swt, ‘makan dan minumlah, tetapi jangan melampaui batas’ atau unefisien,” ujar Kiai Marsudi.
“Karena sumber daya dalam kehidupan ini terbatas, sedangkan keinginan manusia tak terbatas. Karena itu, puasa menjadi sebuah sistem untuk mengendalikan keinginan manusia yang tak terbatas,” tambahnya.
Redaksi Energi Juang News



