Rabu, April 29, 2026
spot_img
BerandaRemang SenjaTeror Sunyi di Dekat TPU: Kisah Nyata dari Tanah Kusir

Teror Sunyi di Dekat TPU: Kisah Nyata dari Tanah Kusir

Energi Juang News, Jakarta – Malam di kawasan Kebayoran Lama Selatan tidak pernah benar-benar sunyi. Bahkan ketika lampu rumah sudah padam satu per satu, masih ada sesuatu yang terasa “hidup” di antara pepohonan tinggi dan bayangan tembok pembatas pemakaman.

Bagi sebagian orang, tinggal di dekat kuburan mungkin hanya soal pemandangan yang berbeda. Tapi bagi mereka yang sudah puluhan tahun hidup berdampingan dengan tempat peristirahatan terakhir itu, ada cerita-cerita yang tidak pernah benar-benar selesai.

“Awalnya biasa aja, Mas. Tapi lama-lama… ya ngerti sendiri,” ujar Pak Suryadi, Ketua RT setempat, dengan nada datar.

Pak Suryadi sudah tinggal di rumahnya sejak tahun 1971, persis berdampingan dengan TPU Tanah Kusir. Sebelum menjadi Ketua RT, ia dikenal sebagai petugas keamanan warga yang rutin berpatroli, termasuk di area makam.

“Dulu sering keliling malam. Soalnya rawan pencurian,” katanya.

“Terus… pernah lihat yang aneh, Pak?” tanya seorang pemuda yang datang untuk mendengar kisahnya.

Pak Suryadi tersenyum tipis. “Nggak cuma lihat. Pernah kena juga.”

Ia kemudian bercerita tentang suatu malam yang tidak pernah ia lupakan.

“Saya lagi jalan di antara makam. Tiba-tiba… duk! kena batu,” ujarnya sambil menunjuk bahunya.

“Kena lempar?”

“Iya. Saya pikir anak-anak. Tapi pas saya cari… nggak ada siapa-siapa. Sepi banget.”

Angin malam seolah ikut menyela cerita itu. Heningnya terasa berat.

“Saat itu saya langsung tahu… itu bukan orang.”

Gangguan tak hanya terjadi di luar rumah. Justru yang paling membuatnya merinding adalah pengalaman di dalam rumah sendiri.

“Pernah saya tidur… tiba-tiba nggak bisa gerak,” katanya pelan.

“Ketindihan?”

Pak Suryadi mengangguk. “Iya. Tapi saya lihat… ada perempuan. Pakai jubah putih.”

Baca juga :  Misteri Mencekam Dusun Setan di Klaten

“Wajahnya kelihatan?”

“Saya nggak mau lihat. Tapi dia ada di atas saya.”

Suasana mendadak terasa lebih dingin.

“Saya marah. Saya kejar. Saya suruh keluar dari rumah saya,” lanjutnya.

“Terus?”

“Dia lari ke tangga… naik ke lantai dua… habis itu hilang.”

Tak jauh dari rumah Pak Suryadi, tinggal Bu Badriah. Ia sudah menetap di sana hampir 47 tahun. Berbeda dengan Pak Suryadi, ia tidak pernah mengalami gangguan langsung.

Namun, itu bukan berarti ia tidak pernah merasakan sesuatu.

“Saya nggak pernah diganggu, sih. Tapi… kadang lihat,” katanya.

“Lihat apa, Bu?”

“Bayangan. Sekelebat. Kadang ada, kadang nggak.”

“Takut?”

Bu Badriah tersenyum kecil. “Kalau dipikirin, takut. Tapi ya… udah biasa.”

Ia menambahkan bahwa sering kali bayangan itu muncul di dekat tembok pembatas antara rumah warga dan area pemakaman.

“Kayak ada yang lewat. Padahal nggak ada orang.”

Warga lain, Ade, memiliki cerita yang lebih unik—dan sedikit menyeramkan.

“Kalau lewat tikungan ke arah Bintaro, harus klakson dua kali,” katanya.

“Kenapa?”

“Buat permisi.”

“Permisi ke siapa?”

Ade tertawa kecil. “Ya… yang di sana.”

Menurutnya, banyak pengendara yang mengaku melihat sosok menyeberang tiba-tiba di area tersebut.

“Suka ada yang nyeberang sekelebat. Dari arah makam… langsung hilang.”

“Orang?”

“Kalau orang, pasti kelihatan jelas. Ini… beda.”

Kepercayaan itu juga dikaitkan dengan sejarah kelam di sekitar lokasi, termasuk tragedi dan kejadian bunuh diri yang pernah terjadi di area tersebut.

“Makanya kita nggak berani sembarangan,” ujar Ade.

“Kalau lewat, ya klakson. Biar aman.”

Namun, pengalaman paling ganjil justru terjadi di dekat makam wakaf yang tak jauh dari permukiman warga.

Ade kembali bercerita, kali ini dengan nada yang lebih serius.

Baca juga :  Misteri Jembatan Jiwan: Arwah Pengantin Baru yang Menghantui Malam

“Kalau ada kegiatan di situ… hampir pasti ada gangguan.”

“Gangguan seperti apa?”

“Kayak ada yang gelayutin,” katanya sambil memegang pundaknya.

“Berat?”

“Lumayan. Kayak ada yang numpang.”

Ia tertawa, tapi tawanya terdengar dipaksakan.

“Waktu itu ada lomba siang-siang. Ramai banget. Tapi tiba-tiba… alat-alat ditimpuk tanah.”

“Siang hari?”

“Iya. Terang. Tapi tetap kejadian.”

Cerita lain datang dari seorang warga yang sempat terkunci di kamar mandi tanpa sebab yang jelas.

“Padahal nggak ada yang nutup,” kata Ade.

“Terus gimana keluarnya?”

“Tiba-tiba kebuka sendiri.”

Meski banyak cerita beredar, tidak semua warga mengalami hal yang sama. Yati, yang tinggal di dekat pemakaman umum Ciputat selama hampir 18 tahun, mengaku tidak pernah mengalami gangguan mistis.

“Alhamdulillah, aman-aman aja,” katanya.

“Jadi nggak percaya?”

“Percaya nggak percaya. Tapi saya belum pernah ngalamin.”

Dari sudut pandang supranatural, fenomena ini bukanlah hal yang aneh. Tempat seperti pemakaman memang dipercaya sebagai titik pertemuan antara energi kehidupan dan kematian.

Redaksi Energi Juang News

Moh Khobir Riyadi
Moh Khobir Riyadihttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Remang Senja (Horror), Ojo Lali dan Not & Musik. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments