Energi Juang News,Sumba- Perjalanan pulang kampung yang seharusnya menjadi momen menyenangkan justru berubah menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi seorang perempuan muda di Sumba. Kasus ini belakangan menjadi perhatian publik setelah sebuah video yang merekam kejadian di dalam mobil travel viral di media sosial.
Ulah cabul sopir travel itu menjadi tersangka setelah melakukan pelecehan seksual terhadap penumpangnya, akhirnya masuk jeruji besi Polres Sumba. Pelecehan itu dilakukan Leo di dalam mobil saat ia mengantar Peni ke rumahnya di Sumba.
Kasus ini mencuat menjadi perbincangan masyarakat setelah video seorang sopir travel diduga melecehkan penumpang perempuan di dalam mobil viral di medis sosial.
Berdasarkan video viral berdurasi 5 menit 10 detik itu, video berawal saat kondisi penumpang tinggal satu, Peni (25) penumpang yang hendak pulkam tampak mengenakan kaus hitam serta rambutnya diikat gimbal. Dengan pakaian sedikit minim potongan roknya, maklum…baru pertama pulang dari rantau, supaya dilihat orang kota.
Entah kesambet setan dimana dalam perjalanan malam itu tiba tiba Leo jadi nafsu liat paha mulus kehitaman milik Peni.
Leo yang memang sudah ngincer melihat kemolekan Peni sedari tadi, mulai memasang jerat mangsanya dengan mempersilahkan Peni pindah duduk didepan samping sopir. Karena takut sendirian dibelakang Peni pun menuruti permintaan Leo. Dan Leo pun gercep memelintir kenop AC posisi sedingin kutub.
Selama perjalanan , Peni kedinginan sambil merekam momen perjalanan itu dengan antusias. Tapi tak berselang lama ia dikagetkan tangan sopir celamitan berupaya memegang tangan kanannya sembari menanyakan namanya. “Namamu siapa adek?” tanya Leo. “Sini abang angetin tanganmu yang kedinginan”, pinta Leo. Seketika Peni menarik tangannya menolak.
Mendapat penolakan dari Peni, justru membuat sentolop Leo semakin berontak, ngajak melakukan perbuatan tak senonoh dengan meraba-raba bagian paha Peni. Bahkan, ia juga sempat ngesun pipi Peni yang ketakutan sembari tertawa terbahak-bahak.
Mendapat perlakuan tak senonoh itu Peni tak kalah akal, menunggu saat lengah sang sopir untuk melarikan diri dan lapor polisi.
Kesempatan yang ditunggu datang saat Leo menghentikan kendaraannya untuk buang air kecil di pom bensin dekat rumah Peni.
Seketika Peni kabur dan melaporkan ulah sopir travel itu ke pamannya yang kebetulan dekat dari tempat itu. Pamannya tak terima keponakannya diperlakukan tak senonoh oleh Leo, ia pun melapor ke Polisi.
Denger denger dua hari kemudian Leo sang sopir bejat ditangkap, setelah menikmati hangatnya paha Peni, kini harus menikmati dinginnya lantai penjara Polsek Sumba.
Redaksi Energi Juang News



