Selasa, Maret 3, 2026
spot_img
BerandaInternasionalIsrael Akan Hadang Kapal Bantuan Greta Thunberg Menuju Gaza

Israel Akan Hadang Kapal Bantuan Greta Thunberg Menuju Gaza

Energi Juang News, Jakarta– Pemerintah Israel berencana menghentikan kapal bantuan kemanusiaan yang tengah dalam pelayaran menuju Gaza, Palestina. Kapal yang diberi nama Madleen ini membawa 12 aktivis dari berbagai negara, termasuk Greta Thunberg, pegiat iklim asal Swedia.

Langkah blokade tersebut diperintahkan langsung oleh Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant. Ia menyatakan bahwa militer telah diarahkan untuk mencegah kapal bantuan mencapai perairan Gaza.

“Saya telah memerintahkan tentara untuk menghentikan armada Madleen agar tidak memasuki wilayah Gaza,” tegas Gallant seperti dikutip dari AFP, Minggu (8/6).

Pernyataan Gallant pun dibarengi tuduhan terhadap Greta Thunberg dan rekan-rekan aktivisnya sebagai pendukung propaganda kelompok Hamas. Ia bahkan meminta mereka untuk segera kembali ke tempat asal.

“Kepada Greta si antisemit dan rekan-rekannya yang menjadi corong Hamas, saya sampaikan: kalian tidak akan sampai ke Gaza. Putar balik sekarang juga,” ucap Gallant.

Madleen diketahui berangkat dari pelabuhan di Sisilia, Italia, pada 1 Juni 2025 lalu. Organisasi Freedom Flotilla Coalition (FFC) menyatakan kapal telah tiba di perairan Mesir pada Sabtu (7/6), dan dijadwalkan mencapai Gaza pada Senin pagi (9/6) waktu setempat.

Namun, Israel menegaskan bahwa tak ada celah bagi siapapun untuk membobol blokade laut Gaza, dengan alasan mencegah masuknya senjata ke tangan Hamas.

“Kami tidak akan membiarkan siapapun menembus blokade Gaza melalui laut, udara, atau darat,” kata Gallant.

Selain Greta Thunberg, beberapa aktivis lain yang tergabung dalam misi ini antara lain:

Rima Hassan (anggota parlemen Eropa Prancis-Palestina).
Baptiste Andre (Prancis).
Thiago Avila (Brasil).
Omar Faiad (Prancis).
Pascal Maurieras (Prancis).
Yanis Mhamdi (Prancis).
Suayb Ordu (Turki).
Sergio Toribio (Spanyol).
Marco van Rennes (Belanda).
Reva Viard (Prancis).

Misi ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, pada bulan lalu, kapal bantuan bernama Conscience juga berupaya menyalurkan bantuan ke Gaza, namun diserang oleh drone saat berada di perairan internasional dekat Malta.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments