Rabu, Mei 20, 2026
spot_img
BerandaNot & MusikKonser Terakhir Kodaline, Perpisahan yang Tak Akan Mudah Dilupakan

Konser Terakhir Kodaline, Perpisahan yang Tak Akan Mudah Dilupakan

Energi Juang News,Jakarta- Ada band yang musiknya terdengar seperti pesta besar. Ada juga band yang lagunya terasa seperti pelukan saat hidup sedang berantakan. Kodaline sejak awal selalu berada di kategori kedua.

Mereka bukan band yang paling berisik di industri musik. Tidak juga tampil penuh sensasi. Tetapi lagu-lagu mereka diam-diam menemani banyak orang melewati patah hati, kehilangan, sampai fase dewasa yang melelahkan.

Karena itu, kabar perpisahan mereka terasa jauh lebih emosional dibanding sekadar pengumuman bubar biasa.

Kodaline Farewell Tour 2026 resmi diumumkan sebagai tur terakhir band asal Irlandia tersebut setelah lebih dari satu dekade berkarier. Lewat media sosial, mereka menyebut tur ini sebagai cara berpamitan sekaligus merayakan semua kenangan yang sudah dibangun bersama penggemar selama 13 tahun terakhir.

Dalam lanskap musik modern yang makin cepat berubah, Kodaline sebenarnya punya posisi yang unik. Mereka tidak selalu mendominasi tangga lagu dunia, tapi punya ikatan emosional yang sangat kuat dengan pendengarnya.

Lagu seperti All I Want, High Hopes, The One, sampai Brother bukan sekadar lagu pop alternatif biasa. Musik mereka bekerja seperti surat pribadi: sederhana, jujur, dan sering kali terasa sangat personal.

Tur perpisahan ini akan menjangkau Asia, Australia, Eropa, hingga Inggris. Indonesia pun kembali masuk daftar penting yang akan mereka kunjungi. Kodaline dijadwalkan tampil di Jakarta pada 22 Agustus 2026 dalam gelaran LaLaLa Festival.

Dan bagi penggemar di Indonesia, konser ini kemungkinan akan terasa sangat spesial. Sebab tidak semua band datang kembali setelah mengumumkan perpisahan.

Rangkaian tur Asia mereka juga mencakup Singapura, Manila, Seoul, Osaka, Tokyo, Hong Kong, Taipei, Kuala Lumpur, hingga Bangkok. Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan ke Australia sebelum akhirnya menutup tur di Eropa dan Inggris pada akhir 2026.

Baca juga :  Kenapa Segelintir Orang Sangat Peduli dengan Genre Musik?

Kalau diperhatikan, pola tur ini terasa seperti perjalanan pulang. Mereka menyambangi kota-kota yang selama ini ikut membesarkan nama Kodaline. Dan itu membuat “Farewell Tour” ini terasa lebih hangat daripada dramatis.

Di dunia musik, kata “farewell” memang sering terdengar abu-abu. Banyak band yang akhirnya reuni beberapa tahun kemudian. Tapi setidaknya untuk sekarang, Kodaline terlihat ingin menutup bab ini dengan cara yang elegan.

Melainkan lewat konser dan lagu-lagu yang selama ini jadi rumah bagi banyak pendengarnya.

Menariknya, Kodaline juga bukan tipe band yang dibangun oleh ego individual besar. Kekuatan mereka justru ada pada kesederhanaan aransemen dan kejujuran lirik. Mereka membuat musik yang mudah dinyanyikan bersama ribuan orang tanpa kehilangan rasa intimnya. Karena tak semua band bisa membuat stadion terasa seperti kamar sendiri.

Penjualan tiket tur Asia dijadwalkan mulai 2 April dengan masa pre-sale sejak 30 Maret. Sementara untuk wilayah Eropa, Inggris, dan Australia mengikuti jadwal lokal masing-masing.

Bisa dipastikan, banyak penggemar akan berebut tiket. Bukan hanya untuk menonton konser, tetapi untuk mengucapkan selamat tinggal.

Orang datang bukan cuma untuk bernyanyi bersama. Mereka datang untuk mengenang versi diri mereka sendiri saat pertama kali mendengar lagu-lagu itu.

Redaksi Energi Juang News

Moh Khobir Riyadi
Moh Khobir Riyadihttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Remang Senja (Horror), Ojo Lali dan Not & Musik. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments