Jumat, Mei 15, 2026
spot_img
BerandaRemang SenjaRumah Warisan Angker di Dusun Tempak Magelang

Rumah Warisan Angker di Dusun Tempak Magelang

Energi Juang News,Magelang- Mendapat rumah warisan tentu enak menurut kebanyakan orang. Tak perlu lagi menyisihkan uang untuk ditabung agar kelak bisa membangun rumah.

Namun, rumah warisan yang angker bisa lain cerita. Setiap hari hanya ketakutan dan kengerian. dan menjaid cerita horor.

Parni (nama samaran) adalah anak tunggal. Orangtuanya meninggal saat dia menginjak usia kepala tiga. Sejarah kelam rumah ini adalah warisan milik kakek neneknya.

Rumah warisan ini masih menjaga bentuk klasik. Dilihat dari dasar lantai, atap rumah begitu tinggi. Banyak jendela berdaun pintu dua.

Di posisi tengah, ada ruang besar yang bisa diperuntukkan untuk acara keluarga atau jamuan makan. Salah satu rumah di dusun Tempak, Magelang.

Penampakan terjadi justru ketika Parni mendiami rumah itu sendirian. Saat orangtuanya masih hidup, dia tidak pernah menyaksikan pengalaman menyeramkan.

Kejadian pertama saat dia makan malam. Saat sedang menyantap makanan, dia merasakan udara dingin yang aneh. Dan ia langsung berputar-putar mengamati seluruh penjuru ruangan. ia merasakan kehadiran orang lain didalam rumah, tapi siapa gerangan ia tidak tahu.

Seketika ia kaget tak kepalang saat dia melihat sosok perempuan tergantung pada kayu penyangga atap. Kakita tampak tak menyentuh tanah. Raut muka perempuan menghitam tak rata, dan mata itu mendelik seperti orang tercekik.Setelah mendongak keatas Parni terperanjat melihat ada tali tambang di lehernya.

Tak kuat melihat penampakan itu, ia memutuskan bergegas meninggalkan rumah itu, tanpa memberitahukan pengalaman itu ke siapapun.

Kejadian kedua saat Parni sedang bersantai di teras rumah. Dia menyaksikan laki-laki tua menenteng kepala di tangan kiri. Sosok renta membungkuk dengan pakaian penuh bercak darah. Sosok itu berjalan melayang melintas dipekarangan rumah itu.

Baca juga :  Tragis! Ritual Pesugihan Roro Kembang Sore: Dari Kekayaan Hingga Kehilangan Jiwa

Dan tiba tiba, Duaarr!! suara ledakan seperti granat terdengar. Kilatan bola api menyambar sosok itu, membuat terak sekejap pekarangan itu. Dan Parni melihat jelas ternyata pekarangan itu banyak sekali makam tua entah makam siapa.

Awalnya Parni hanya mengira apa yang dilihatnya adalah halusinasi. Mungkin faktor kelelahan atau banyak masalah di pikirannya. Namun, kejadian itu tidak terjadi sekali. Bisa seminggu dua kali terjadi. Tidak setiap hari, tetapi hal itu jelas-jelas menganggu pikirannya.

Untuk sementara, Parni memutuskan mencari tempat kos untuk tempat tinggalnya. Bagaimanaapun rumah warisan tetap saja sebuah amanah. Tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Dijual sangat tidak mungkin, karena warisan keluarga.

Parni tidak tinggal diam. Dia mencoba mencari orang pintar perihal dua hantu di rumah warisannya. Dikatakan orang pintar itu, hantu perempuan itu pernah menjadi pembantu di zaman kakek neneknya.

Hantu sesosok laki-laki tua tanpa kepala juga. Dari kisahnya, perempuan yang menggantung itu mati bunuh diri.

Dulu menggantung di tiang kayu atap rumah. Laki-laki tua mati saat dulu ada perampokan di rumah kakek-neneknya. Kepalanya diparang. Dan ternyata dimakamkan dihalaman rumah tua itu.

Banyak orang kurang percaya mengenai arwah bergentanyangan. Dan Parni akhirnya mencoba percaya dari kesaksian langsung di rumah warisan itu.

Setelah ruwatan rumah, dua sosok hantu itu tidak menampakkan diri lagi. Parni sekarang mendiami rumah tanpa kengerian lagi.

Redaksi Energi Juang News

Moh Khobir Riyadi
Moh Khobir Riyadihttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Remang Senja (Horror), Ojo Lali dan Not & Musik. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments