Selasa, Juli 7, 2026
spot_img
BerandaInternasionalDikritik Karena Cuma Kirim Dubes Pada Pemakaman Ali Khamenei, Ini Kata Kemlu

Dikritik Karena Cuma Kirim Dubes Pada Pemakaman Ali Khamenei, Ini Kata Kemlu

Energi Juang News, Jakarta- Keputusan pemerintah Indonesia yang hanya mengirimkan duta besar (dubes) dalam upacara pemakaman pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei disoroti mantan Wakil Menteri Luar Negeri sekaligus Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) pun buka suara menanggapi kritikan tersebut. Kritik dari Dino itu awalnya disampaikan dalam unggahan akun Instagram pribadinya, dilihat Senin (6/7/2026). Dino mempertanyakan sikap politik luar negeri Indonesia yakni bebas dan aktif.

“Bebas aktif yang luntur? Dengan hormat, saya sungguh heran kenapa Pemerintah Indonesia tidak memenuhi undangan Iran untuk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum Ayatollah Khamenei yang terbunuh dalam serangan militer ilegal. Yang saya dengar, berbagai upaya gigih Iran untuk mengundang Pemerintah Indonesia tidak mendapat tanggapan. (Mereka kan juga punya harga diri-tidak mungkin mengemis-emis kehadiran kita). Akhirnya, yang hadir hanya Dubes RI di Teheran-yang dianggap oleh Teheran sebagai sikap menyepelekan undangan ini,” tulisnya dalam keterangan unggahan tersebut.

“Sementara Arab Saudi, Qatar, Turki, Oman, Pakistan, Kazakhstan, Rusia, Tiongkok, India, Malaysia, Bangladesh dll (lihat daftar) sama sekali tidak ragu mengirim delegasi resmi pada tingkat Menteri, bahkan Pakistan pada tingkat Presiden. Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia satu-satunya yang absen mengirim delegasi,” katanya.

Dino mempertanyakan sikap politik luar negeri Indonesia dan mengaitkannya dengan kekuasaan Amerika Serikat (AS). Selain itu, dia menyinggung manajemen sistem politik luar negeri Indonesia yang menurutnya masih bermasalah.”Apakah ini berarti polugri ‘bebas aktif’ kita mulai LUNTUR karena Indonesia takut/sungkan terhadap Amerika? Has “FEAR” become a factor in Indonesian foreign policy? Ataukah kekhilafan ini lebih mencerminkan manajemen sistem politik luar negeri yang bermasalah-sebagaimana biasanya, surat undangan macet di berbagai meja dan tidak ada yang berani mengambil keputusan.

Baca juga :  Donald Trump Tidak Suka Taylor Swift, Mengapa?

Paling tidak Indonesia bisa mengirim Wamenlu urusan dunia Islam Anis Matta-tapi beliau justru sibuk keliling Asia Tengah untuk kunjungan yang sifatnya rutin,” ujar dia.

Dino menekankan Iran merupakan sahabat Indonesia sejak lama. Dia menilai kehadiran delegasi resmi Indonesia pada pemakaman Khamenei seharusnya menjadi momen persahabatan Indonesia dan Iran.

“Kita seakan melupakan bahwa Iran adalah sahabat lama Indonesia, hubungan selalu terjaga dengan hangat dan saling menghormati, dan tidak pernah ada konflik antara kedua negara. Kehadiran delegasi resmi Indonesia dalam acara penghormatan terakhir Ayatollah Khamenei (yang sayangnya tidak terjadi) seharusnya menjadi momen pembuktian diplomasi bebas aktif Indonesia, momen persahabatan RI-Iran sekaligus sinyal tegas dari Jakarta bahwa adalah aksi pembunuhan Ayatollah Khamenei adalah aksi ilegal yang melanggar hukum dan norma internasional,” ujar dia.

Kemlu menanggapi unggahan Dino yang menyoroti delegasi Indonesia. Jubir Kemlu II Vahd Nabyl menegaskan pemerintah telah memutuskan Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono dan Ketua MPR Ahmad Muzani akan menghadiri prosesi pemakaman Khamenei pada Kamis, 9 Juli mendatang. “Sebagaimana telah disampaikan Bapak Menlu, bahwa Pemerintah Indonesia telah menugaskan Dubes RI di Tehran untuk mewakili Pemerintah Indonesia dalam pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. Kemudian pihak Iran memberi konfirmasi bahwa hanya akan memberikan akses kepada pejabat di atas Duta Besar,” kata Vahd kepada wartawan, Selasa (7/7/2026).

Vahd menyebut kehadiran Sugiono dan Ahmad Muzani tersebut masih dikoordinasikan dengan pemerintah Iran.

“Pemakaman direncanakan pada tanggal 9 Juli, dan Bapak Menlu bersama Ketua MPR RI berencana hadir di upacara pemakaman tersebut. Hal ini masih dikoordinasikan dengan pihak Iran,” katanya.

Redaksi Energi Juang News

 

Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments