Energi Juang News, Jakarta- Kasus yang melibatkan seorang pelajar di Banyuwangi kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah video klarifikasi beredar di media sosial. Rekaman tersebut muncul menyusul ramainya perbincangan terkait video bermuatan asusila yang sebelumnya viral dan memicu berbagai reaksi dari warganet.
Dalam video itu, seorang remaja menyampaikan penyesalan atas kegaduhan yang terjadi. Ia juga meminta maaf kepada pihak-pihak yang terdampak akibat peristiwa tersebut.
Pelajar Banyuwangi Sampaikan Permintaan Maaf
Remaja laki-laki berinisial MD diketahui merupakan pelajar di salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi. Dalam video klarifikasi yang beredar luas, ia mengakui keterlibatannya dalam kasus tersebut.
MD mengaku menyesali perbuatannya karena dinilai telah mencoreng nama baik sekolah tempatnya menempuh pendidikan. Ia kemudian menyampaikan permohonan maaf kepada sekolah, teman-teman, serta masyarakat.
“Saya minta maaf karena telah membuat jelek nama sekolah. Saya meminta maaf kepada semua teman-teman dan semuanya karena telah melakukan perbuatan yang jadi bahan perbincangan hangat di kalangan semua orang,” ujar MD dalam video yang beredar, dikutip dari detikJatim, Minggu (2/8/2026).
Tegaskan Permintaan Maaf Disampaikan Tanpa Tekanan
Dalam pernyataannya, MD menegaskan bahwa permintaan maaf tersebut disampaikan atas kesadaran sendiri. Ia menyebut tidak ada pihak yang memaksanya untuk membuat video klarifikasi.
“Permintaan maaf ini tidak ada paksaan dari pihak manapun,” katanya.
Video Asusila Sebelumnya Viral di Media Sosial
Sebelumnya, video bermuatan asusila yang diduga melibatkan pelajar di Banyuwangi lebih dulu viral di berbagai platform media sosial. Rekaman berdurasi singkat itu menjadi perbincangan luas, tidak hanya di Banyuwangi, tetapi juga di sejumlah daerah lain.
Narasi “Yang wes Yang” yang terdengar dalam video tersebut turut menjadi perhatian dan ramai diperbincangkan oleh warganet.
Redaksi Energi Juang News




