Energi Juang News, Banjarmasin –Hari keempat operasi, Tim SAR Gabungan terus memperluas dan mengintensifkan penyisiran guna menemukan para korban KM Virgo Transport 8 yang masih belum ditemukan, Rabu (16/9/2026).
Menggunakan kapal utama KN SAR Laksmana 241, tim bergerak menyisir koordinat-koordinat kritis di perairan Laut Jawa. Dari atas geladak, seluruh personel memantau permukaan laut, membaca arah arus, dan menganalisis sebaran objek di perairan terbuka guna memaksimalkan setiap potensi temuan.
Hingga hari keempat ini, seluruh unsur yang terlibat yaitu BASARNAS, TNI AL, Kepolisian, instansi maritim, hingga para relawan dan masyarakat, terus bekerja sama untuk mencari korban yang belum ditemukan. Hingga saat ini, sebanyak 114 telah dievakuasi, terdiri dari 108 orang selamat dan 6 orang meninggal dunia. Sedangkan 129 orang yang masih dalam pencarian menjadi fokus utama operasi SAR hari ketiga.
Lima Jenazah Berhasil Diidentifikasi
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bid Dokkes Polda Kalsel bersama unsur Tim SAR Gabungan di posko medis dan forensik, akhirnya berhasil mengidentifikasi 5 (lima) jenazah korban dari musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8. Hingga saat ini, kelima jenazah tersebut telah dinyatakan teridentifikasi secara resmi berdasarkan pencocokan data medis, fisik, serta administratif yang valid oleh tim ahli.
Selanjutnya, pihak berwenang bersama tim terkait sedang mempersiapkan seluruh proses administrasi dan pemulasaran untuk serah terima jenazah kepada pihak keluarga, serta memfasilitasi pemulangan ke kampung halaman masing-masing agar dapat segera disemayamkan dan dimakamkan dengan layak.
Lima korban KM Virgo Transport 8 yang berhasil diindetifikasi:
- Nurul R. Hidayat (L) 33 tahun, asal Pamekasan, Jatim.
- Deny R. Saputra (L) 28 tahun asa; Kediri, Jatim.
- Imam Suparno (L) 66 tahun, asal Surabaya, Jatim.
- Erick M/ Latief (L) 37 tahun, asal Garut, Jabar.
- Risyan K. Putra (L) 28 tahun, asal Garut, Jabar.



