Energi Juang News,Sulteng- Dunia pendidikan kita heboh aksi yang tak etis seorang oknum pendidik laki laki berdandan layaknya perempuan yang viral berakhir dipecat.
Sudah diwanti wanti jangan sampai gara-gara totalitas dandan demi ngonten viral , eh malah sukses dialihprofesikan jadi pengangguran atasan. Glowing-nya dapet, kerjanya ilang!”
Oknum guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng) bernama Mohammad Yasin diberhentikan usai menuai sorotan lantaran berdandan layaknya wanita saat mengajar di sekolah.
Hal yang paling menyita perhatian adalah polesan riasan di wajahnya, terutama penggunaan perona bibir atau lipstik berwarna merah menyala yang dipadukan dengan gestur feminin saat memberikan materi pelajaran.
Yasin yang masih berstatus honorer diberhentikan setelah pihak sekolah melakukan evaluasi internal
Pihak sekolah juga menyebut keputusan itu diambil demi menjaga kenyamanan dan kebaikan bersama seluruh warga sekolah.
Kalau alasan versi netizen, “Kamu terlalu kreatif sampai melampaui batas jenis kelamin sekolah kami.”
Kepala Dinas Pendidikan Sulteng Firmanza membenarkan informasi terkait pemberhentian Yasin dari SD Negeri 1 Ogotua.
Dia mengatakan kewenangan pemberhentian guru honorer tersebut berada di Dinas Pendidikan Kabupaten Tolitoli.
Seharusnya seorang guru memegang teguh pepatah,” Seorang guru itu sosok yang digugu dan ditiru”, sosok panutan yang harus diikuti dan ditiru tingkah lakunya oleh siswa.
Redaksi Energi Juang News



