Energi Juang News,Jakarta- Nama Ipda Yayat Sudrajat oknum Polisi yang bertugas di Unit Intelkam Cimanggis,Depok muncul dalam persidangan perkara dugaan korupsi proyek yang berkaitan dengan Kab. Bekasi yang diawali dari operasi nggak berisik KPK.
Dalam persidangan, Ipda Yayat Sudrajat pernah memberikan keterangan mengenai hubungannya dengan Sarjan, pihak swasta yang disebut sebagai kontraktor sejumlah proyek di Kab. Bekasi.
Hubungan “bisnis” tapi bukan sejoli tersebut akhirnya didalami KPK.
Polisi seharusnya jadi penghubung jaksa menjerat penjahat yang bau keringet.
Tapi Yayat oknum pulisi ini malah jadi penghubung pengusaha yang bau duit dengan Pemda Kab.Bekasi.
Karena urusan keinginan baik pangkat Ipda maupun jenderal sama, punya rumah elit bin mahill.
Yang bikin netizen berdecak kagum adalah saat KPK menggeledah rumah pribadi Ipda Yayat Sudrajat di Raffles Hill Cibubur pada Kamis, 10 September 2026.
Komplek elit bin ajiib yang tak seharusnya punya Yayat. Dilihat dari gaji pokoknya 2,9jt seharusnya dia tinggal di rumah dinas atau ngontrak rumah.
Pertanyaannya, banyak Polisi lain ingin berguru bagaimana cara punya rumah milyaran itu. Sedang kondisi ekonomi sekarang melambat, hanya cukup buat makan dan jajan ke warung sebelah.
Makanya jadi orang jangan sirik, Polisi itu kalo pengen kaya harus urusan sama KPK dulu…emang enak?
Redaksi Energi Juang News




