Selasa, September 15, 2026
spot_img
BerandaHukumHukum JenakaSaat Jumlah Followers Di Gerbang Loket

Saat Jumlah Followers Di Gerbang Loket

Energi Juang News,Bandung- Konten kreator asal Malaysia, Raja Jerome, terkaget-kaget dikenakan tarif fantastis saat ditanya jumlah followers di gerbang loket objek wisata rumah Pengabdi Setan, langsung viral di media sosial.
Terlihat konten kreator tersebut mendatangi yang terletak di Perkebunan Kertamanah, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Bangunan rumah yang pernah dijadikan latar film Pengabdi Setan

Saat di loket ia kemudian diarahkan untuk melakukan pembayaran di area pintu masuk. Namun, konten kreator tersebut terkaget-kaget saat harga tiket masuk untuk dirinya dipatok sangat mahal.

“Halo bang, tiket berapa ? 15 ribu yah?,” tanya Jerome kepada petugas tiket.

“Mau ngonten yah? Kalau ngonten beda (harganya). Di lihat dari followers dan subscriber nya,” timpal seorang petugas tiket.
Petugas tiket tersebut kemudian mempertanyakan akun yang digunakan oleh konten kreator Malaysia itu. Jerome lantas memperlihatkan akun TikTok miliknya yang memiliki pengikut sebanyak 27 ribu.

“Lihat akun nya dulu. (Follower) 27 ribu di TikTok. Oh di 600 ribu. Dari Malaysia,” tanya sang penjaga tiket.

Petugas tersebut langsung menjelaskan harga tiket masuk untuk warga biasa yang tidak membuat konten. Menurutnya, terdapat perbedaan harga berdasarkan kebijakan pengelola objek wisata tersebut.

“Kalau kunjungan biasa, foto-foto, video buat story Instagram aja dengan durasi kurang dari satu menit, boleh itu tiketnya Rp15 ribu, kalau mancanegara Rp25ribu. Kalau buat ngonten, 600ribu (harganya),” ucap penjaga tiket.

“Oh kalau gitu saya masuk biasa aja lah,” balas Jerome.

Sepertinya para influencer besar harus memakai topi caping, menyembunyikan mikrofon di dalam baju, dan pura-pura linglung agar bisa lolos dari deteksi petugas loket biar tak kena tarif Pajak AdSense Jalur Gerbang Wisata.

Baca juga :  Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas Karena Hukum Terasa Punya Timbangan Berbeda

Menanggapi permasalahan tersebut, Camat Pangalengan Vena Andriawan untuk mengirim petugas mengecek lokasi ada tidaknya indikasi pungli atau jalur resmi.

Kalau kita ditempat wisata harus mempersiapkan dana darurat mengikat sebelum di tempat wisata ini dampaknya bisa bikin dompet langsung bolong di tempat.

Ohh ternyata di objek wisata ada pengkastaan status sosial pengunjung?

Redaksi Energi Juang News

 

 

Kb
Kbhttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Hukum Jenaka, Politik Menggelitik dan Kriminal. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments