Energi Juang News, Banjarmasin – Tim SAR Gabungan kembali mengoptimalkan pergerakan alur udara untuk mengevakuasi 4 orang korban meninggal dunia (MD) musibah KM Virgo Transport 8 dari titik pencarian di perairan, Senin (15/9/2026). Proses evakuasi medis udara (medevac) ini dilaksanakan secara bersinergi menggunakan dua helikopter unsur SAR.
Dua jenazah dievakuasi menggunakan Helikopter Dauphin HR-3601 milik Basarnas. Dua jenazah lainnya dievakuasi menggunakan Helikopter Dauphin AS 365 N3+ (P-3103) milik Polri.
Setelah tiba di titik pendaratan darat, seluruh jenazah diserahkan secara bertahap kepada tim DVI dan petugas medis untuk segera dibawa menggunakan ambulans menuju rumah sakit guna proses identifikasi resmi serta penanganan lebih lanjut. Penggunaan kombinasi alur udara dari Basarnas dan Polri ini efektif dalam memangkas waktu tempuh dari laut ke darat, sehingga proses identifikasi korban dapat segera dilakukan.
Hingga saat ini menurut data Basarnas, 114 korban telah ditemukan, terdiri 108 korban selamat dan enam orang meninggal dunia. Masih ada 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang.
KMP Virgo Transport 8 yang dinakhodai Arief Yunianto bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada 12 September 2026 pukul 06.52 WIB dengan tujuan Pelabuhan Banjarmasin. Berdasarkan data manifest, kapal tersebut mengangkut sebanyak 243 orang. Terdiri dari 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak, serta 126 sopir dan kenek. Selain penumpang dan kru kapal, KM Virgo Transport 8 juga membawa 89 unit kendaraan.
Redaksi Energi Juang News



