Energi Juang News, Banjarmasin – Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii bersama Wakil Menteri Perhubungan Suntana, hari Selasa (15/9/2026) memantau perkembangan Operasi SAR KM Virgo Transport 8 melalui jalur udara.
Pemantauan dilaksanakan menggunakan pesawat PK-SNK CARAVAN milik BNPB dengan rute penerbangan ldari Banjarmasin menuju ke koordinat lokasi kejadian perkara (LKP) dan kembali ke Banjarmasin. Penyisiran dari udara ini untuk mengamati langsung pola sebaran serta memastikan efektivitas pergerakan Alut laut dan udara Tim SAR Gabungan di lapangan. Hal ini sebagai bentuk komitmen kuat pemerintah pusat dalam mengawal penuh proses pencarian dan penanganan korban.
Hari ketiga operasi penyelamatan korban KM Virgo Transport 8 hari Selasa (15/9/2026) memetakan ulang koordinat prioritas penyisiran udara di perairan Laut Jawa. Pembagian search area difokuskan pada perluasan radius pencarian visual serta memaksimalkan koordinasi antara alut udara dan kapal penolong yang beroperasi di laut.
. KMP Virgo Transport 8 yang dinakhodai Arief Yunianto bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada 12 September 2026 pukul 06.52 dengan tujuan Pelabuhan Banjarmasin. Berdasarkan data manifest, kapal tersebut mengangkut sebanyak 243 orang. Terdiri dari 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak, serta 126 sopir dan kenek. Selain penumpang dan kru kapal, KM Virgo Transport 8 juga membawa 89 unit kendaraan.



