Senin, September 14, 2026
spot_img
BerandaHukumHukum JenakaGarut Darurat Janda!!

Garut Darurat Janda!!

Energi Juang News,Jabar-  Fenomena jumlah antrian perkara perceraian di Kantor Pengadilan Agama Garut mengular ke luar ruang tunggu hingga halaman parkir langsung memicu perhatian publik netizen.

di Kantor Pengadilan Agama Garut ini mengular hingga ke luar ruang tunggu dan halaman parkir tersebut langsung memicu perhatian publik netizen.

“Waduh baru masuk bulan juli perkara perceraian sudah mencapai 5000 lebih. Garut darurat janda!!,” tulis netizen tersebut dalam (caption) di akun Instagram pribadinya @adv.yayang.

Berdasar data yang dihimpun kondisi menumpuknya antrean pemohon di Kantor Pengadilan Agama Garut fenomena ini memang telah menembus kisaran 5.000 kasus.

Baik yang statusnya masih dalam proses persidangan maupun yang sudah resmi diputus oleh majelis hakim.

Soal rapuhnya pernikahan saat ini bukan saja pernikahan usia dini bahkan yang sudah puluhan tahun saja masih juga bisa tidak dapat terjaga.

Pernikahan yang hanya membuat pemilik wedding organizer senang terima order tapi tidak pernah ada solusi pengkokohan prilaku dan bimbingan atau adab dalam rumah tangga.

Merujuk pada catatan instansi terkait, dalam kurun waktu beberapa bulan pertama di tahun 2026, terdapat sekitar 2.568 hingga 2.600 perkara cerai baru yang diajukan.

Menurut Humas PA Garut, Asep Irpan Helmi, menjabarkan bahwa mayoritas pemohon berada di rentang usia produktif, yaitu antara 25 hingga 45 tahun.

Penyebab perceraian beragam, seperti istrinya terlalu sering melihat suami pulang kerja sambil pasang muka melas karena PAD (Pendapatan Agak Drop), alias isi amplop yang mau diserahin ke istri nilainya menyusut drastis.

Kalo istrinya minta minta tas baru, skin care, atau liburan, jawaban si suami selalu konsisten: “Iya embeeeb, nanti ya, kapan-kapan kalau ada rezeki.

Ada juga biang keroknya adalah dua duanya: istri suka ngutang bank emok sementara suami mereka hobi judol.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dalam keterangannya saat berdiskusi bersama perwakilan mahasiswa, sempat menyampaikan kekhawatiran mendalamnya terkait akumulasi jumlah janda baru yang terus bertambah ribuan orang setiap tahunnya jika tidak segera diintervensi lewat edukasi pranikah yang matang.

Baca juga :  Ngajari Tersangka Nyiram Air Keras, Tiga Hakim Masuk

Bupatinya sibuk mengatasi masalah fenomena ini, tapi bagi jomblo perjaka non perjaka menganggap ini adalah peluang yang tak boleh terlewatkan, langsung buka media social dengan tag” janda garut.”

Setelah mereka ditetapkan statusnya para calon janda juga sudah menyiapkan slogan: “Janda semakin di depan!!.”

Redaksi Energi Juang News

 

Kb
Kbhttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Hukum Jenaka, Politik Menggelitik dan Kriminal. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments