Energi Juang News, Jakarta-Sejumlah titik banjir pada Minggu (6/7/2025) pagi tercatat oleh BPBD DKI Jakarta, setelah hujan lebat turun di sejumlah titik di Jabodetabek pada hari sebelumnya.
Tercatat ada 6 RT di Jakarta Selatan dan 21 RT di Jakarta Timur mengalami banjir karena hujan dan air Kali Ciliwung yang meluap.
“BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 27 RT dan 1 ruasjalan di Jakarta,” kata Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan dalam keterangannya, Minggu (6/7/2025).
BPBD menjelaskan, banjir terjadi diakibatkan oleh kirimanair dari kenaikan Bendung Katulampa hingga Siaga 3 yang berarti waspada pada Sabtu (5/7/2025).
Selanjutnya, Pos Pantau Sunter Hulu dilaporkan juga naikstatus ke Siaga 3 pada pukul 01.00 WIB.
Kenaikan status Siaga 3 juga disusuloleh Pos Pesanggrahan pada pukul 03.00 WIB dini hari. Hingga pukul 06.00 WIB, banjir di 2 RT di Kelurahan Tanjung Barat, Jakarta Selatan mencapai ketinggian 110 hingga 210 cm. Masih di Jakarta Selatan, ketinggian banjir di 4 RT diKelurahan Pejaten Timur mencapai 220 cm
Sementara di Jakarta Timur, genangan tertinggi ditemukan di3 RT di Kelurahan Gedong yang mencapai 150 hingga 200 cm. Menyusul, 5 RT di Kelurahan Cawang dan 2 RT di Kelurahan Cililitan kebanjiran dengan ketinggian 160 cm. Kemudian, sebanyak 3 RT di Kelurahan Balekembang juga terdampak banjir setinggi 110 hingga 130 cm. Ketinggian banjir di 4 RT Kelurahan Kampung Melayu mencapai100 cm, dan 4 RT lainnya di Kelurahan Bidara Cina tergenang dengan ketinggian 80 hingga 100 cm.
Sementara itu jalan yang ikut tergenang dilaporkan terjadi di Jalan Lingkar Luar Barat, Cengkareng Timur, Jakarta Barat dengan ketinggian15 cm. Yohan mengimbau agar masyarakat tetap waspada pada potensi banjir. Dalam keadaan darurat, masyarakat diminta untuk melapor ke layanan bebas pulsa 112 untuk mendapatkan bantuan.
Redaksi Energi Juang News



