Jumat, Juni 12, 2026
spot_img
BerandaDaerahDaerah Khusus JakartaTaman Kramat Ditutup Usai Kasus Bocah Tersetrum

Taman Kramat Ditutup Usai Kasus Bocah Tersetrum

Energi Juang News, Jakarta- Sejumlah perhatian tertuju ke sebuah taman di kawasan Kramat, Jakarta Pusat, setelah insiden yang menimpa seorang anak berusia 6 tahun. Peristiwa tersebut berujung pada penutupan sementara area publik itu oleh pihak terkait.

Pantauan di lokasi pada Jumat (12/6/2026) menunjukkan seluruh akses menuju taman telah ditutup. Kedua pintu masuk digembok, sementara area taman dikelilingi pagar setinggi sekitar 1,7 meter.

Taman yang berada di Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, itu terletak di tengah permukiman padat penduduk. Pengunjung yang hendak masuk biasanya harus melalui Jalan Gang 21.

Taman Kramat Ditutup Setelah Insiden Bocah Tersetrum

Penutupan dilakukan setelah seorang bocah berusia 6 tahun diduga menjadi korban perundungan oleh dua remaja saat bermain di lokasi tersebut. Dalam kejadian itu, korban mengalami sengatan listrik hingga pingsan.

Tiang listrik yang diduga menjadi sumber sengatan berada di sisi timur taman, tidak jauh dari pagar pembatas area.

Polisi kini menangani kasus tersebut dan telah mengamankan dua terduga pelaku. Salah satunya masih berstatus anak di bawah umur.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan pelaku yang masih di bawah umur telah dikembalikan kepada orang tuanya. Meski demikian, proses hukum tetap berjalan.

“Satu dikembalikan ke orang tuanya, tapi tetap laporan,” kata Erlyn saat dikonfirmasi.

Sementara itu, satu pelaku lain yang telah berusia dewasa masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.

“Satu ditahan,” ujarnya.

Polisi Dalami Kronologi Perundungan

Kasat PPA-PPO Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Rita Oktavia, menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Minggu (7/6/2026). Saat kejadian, korban dan para pelaku sedang bermain bersama di taman tersebut.

Menurut Rita, korban dan kedua terduga pelaku merupakan tetangga yang selama ini kerap bermain bersama.

Baca juga :  Polda Metro Kerahkan 3.545 Personel Demo Hardiknas

“Rumah mereka berdekatan dan masih dalam lingkungan yang sama. Jadi memang mereka teman bermain,” kata Rita.

Dari hasil penyelidikan sementara, kedua pelaku diduga mengangkat tubuh korban dengan memegang tangan dan kakinya. Korban kemudian diayun sebelum dibawa mendekati tiang listrik yang berada di area taman.

Korban Diduga Sengaja Ditempelkan ke Tiang Listrik

Polisi menduga para pelaku kemudian menempelkan kaki korban ke tiang listrik tersebut. Tak lama setelah itu, korban mengalami sengatan listrik hingga akhirnya kehilangan kesadaran.

Keterangan para saksi dan hasil pendalaman penyidik saat ini masih terus dikumpulkan guna mengungkap secara utuh rangkaian kejadian yang menyebabkan korban tersetrum.

Kasus tersebut menjadi perhatian publik dan mendorong penutupan sementara Taman Kramat sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut.

 

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments