Energi Juang News, Jakarta– Perjalanan KRL di jalur Jakarta-Bogor sempat terganggu usai sebuah rangkaian kereta mengeluarkan asap di Stasiun Tanjung Barat, Jumat pagi (17/10/2025). Penumpang panik keluar gerbong dan layanan tertunda sekitar 12 menit.
Manajer Humas KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan asap putih terlihat keluar dari bawah salah satu gerbong. Penyebab kemunculan asap tersebut masih dalam pemeriksaan petugas. “Saat ini rangkaian masih dilakukan pengecekan,” kata Leza.
Insiden bermula ketika penumpang mencium bau menyengat di dalam kereta. Sesampainya di Stasiun Tanjung Barat, petugas meminta seluruh penumpang turun untuk memudahkan pemeriksaan. Situasi di peron pun sempat sesak oleh penumpang yang bergegas keluar.
Leza menambahkan, rangkaian KRL Commuter Line No.1207 memang mengalami keterlambatan. “Terjadi keterlambatan 12 menit akibat pengecekan di Stasiun Tanjung Barat,” ujarnya.
Meski sempat tertunda, perjalanan kereta tetap dilanjutkan hingga Stasiun Jakarta Kota. Setelah menurunkan penumpang, rangkaian kembali menuju Dipo Manggarai untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Salah satu penumpang membagikan video ke media sosial, memperlihatkan kepanikan di dalam gerbong. Dalam video itu terdengar teriakan penumpang yang meminta semua orang turun.
Penumpang lain mengaku sempat mencium bau mirip benda terbakar sejak kereta masih berjalan. Dugaan adanya masalah teknis semakin kuat setelah asap terlihat di bawah gerbong.
KCI memastikan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Namun, mereka menekankan pentingnya kewaspadaan penumpang dan meminta masyarakat hanya mengakses informasi resmi dari kanal KCI.
Kejadian ini menambah catatan insiden teknis di perjalanan KRL. Meski demikian, KCI menegaskan akan terus melakukan perbaikan perawatan armada demi keamanan penumpang.
Redaksi Energi Juang News



