Kamis, Juni 25, 2026
spot_img
BerandaDaerahDaerah Khusus JakartaBos Judi Online Hayam Wuruk Diburu Polisi

Bos Judi Online Hayam Wuruk Diburu Polisi

Energi Juang News, Jakarta- Penggerebekan besar dilakukan aparat kepolisian di sebuah gedung kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Dalam operasi itu, polisi mengamankan ratusan warga negara asing yang diduga terlibat aktivitas perjudian daring dan penipuan lintas negara.

Bareskrim Polri memastikan penyelidikan tidak berhenti pada para operator lapangan. Polisi kini memburu pihak yang diduga menjadi pengendali utama jaringan tersebut.

Polisi Kejar Pengendali Jaringan

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra mengatakan pihaknya berkomitmen mengusut kasus itu hingga ke level atas.

“Kita tetap berkomitmen untuk melakukan pengusutan sampai dengan ke atasnya,” kata Wira, Minggu (10/5/2026).

Menurut dia, para warga negara asing yang ditangkap sejauh ini hanya berperan sebagai koordinator operasional. Polisi menduga masih ada pihak lain yang mengendalikan aktivitas perjudian online tersebut.

“Yang sekarang ini hanya ada taraf sebagai koordinator dari masing-masing jenis pekerjaan,” ujarnya.

Sebanyak 321 orang diamankan saat penggerebekan berlangsung. Polisi menyebut para pelaku tertangkap tangan ketika sedang menjalankan operasional situs judi online.

Mayoritas yang ditangkap berasal dari Vietnam dengan jumlah 228 orang. Selain itu, terdapat 57 warga negara China, 13 warga Myanmar, 11 warga Laos, lima warga Thailand, serta masing-masing tiga warga Malaysia dan Kamboja.

Gunakan Visa Wisata untuk Operasi

Wira mengungkapkan seluruh warga negara asing tersebut masuk ke Indonesia menggunakan visa wisata. Tidak satu pun memiliki izin kerja resmi.

“Mereka menggunakan izin wisata semua, nggak ada yang kerja,” katanya.

Polisi menduga markas judi online itu sudah beroperasi sekitar dua bulan. Para pelaku menyewa lantai gedung untuk dijadikan pusat operasional digital lintas negara.

Wira menyebut sebagian besar pelaku tinggal di sekitar kawasan gedung tersebut. Sementara area di dalam gedung digunakan khusus untuk aktivitas perjudian online.

Baca juga :  Truk Hebel Terguling di Gatot Subroto, Lalin Tersendat

“Di atas itu pure hanya digunakan untuk operasional daripada kegiatan perjudian online,” ucapnya.

Polri Usul Bentuk Satgas Khusus

Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri Brigjen Untung Widyatmoko mengatakan para pelaku juga diduga melanggar aturan keimigrasian karena overstay.

Menurut dia, visa wisata hanya berlaku selama 30 hari. Sementara para pelaku diduga telah berada di Indonesia sekitar dua bulan.

“Artinya, jika dia sudah 2 bulan di sini, yang bersangkutan sudah overstay. Mereka sudah melakukan tindak pidana keimigrasian,” kata Untung.

Polri kini berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri serta Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Polisi juga mengusulkan pembentukan satgas khusus untuk menangani negara-negara yang masuk daftar subject of interest (SOI).

“Jika dibiarkan, jika hanya Polri saja yang melakukan aksi, tentunya tidak akan efektif. Kita perlu duduk bersama melakukan konsolidasi untuk pembentukan task force,” ujar Untung.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments