Rabu, Agustus 5, 2026
spot_img
BerandaRemang SenjaMisteri Menara Saidah yang Menjadi Urban Legend Jakarta

Misteri Menara Saidah yang Menjadi Urban Legend Jakarta

Energi Juang News,Jakarta- Jakarta menyimpan banyak bangunan yang pernah menjadi saksi kejayaan masa lalu. Sebagian masih berdiri megah, sementara sebagian lain berubah menjadi bangunan kosong yang hanya ditemani debu, karat, dan kesunyian. Di balik bangunan-bangunan itu, sering muncul cerita yang diwariskan dari mulut ke mulut hingga menjadi legenda perkotaan yang membuat banyak orang enggan mendekat, terutama saat malam tiba.

Menara Saidah menjadi salah satu bangunan paling terkenal di ibu kota. Berdasarkan berbagai laporan, gedung ini mulai dikosongkan sejak tahun 2007 setelah muncul kekhawatiran mengenai kondisi struktur bangunan yang disebut mengalami kemiringan. Sejak itu, aktivitas perkantoran berhenti dan bangunan tersebut perlahan berubah menjadi simbol kemegahan yang ditinggalkan. Bersamaan dengan itu, berbagai kisah mistis bermunculan dan berkembang menjadi urban legend yang masih dipercaya sebagian masyarakat hingga sekarang.

“Kalau malam jangan coba-coba lewat depan situ sendirian,” ujar Pak Hadi, warga yang telah tinggal di kawasan tersebut lebih dari dua puluh tahun. “Kadang ada lampu menyala di lantai atas. Padahal satpam bilang listriknya enggak pernah dinyalakan.” Seorang ibu yang sedang berjualan kopi di sekitar lokasi pun mengangguk pelan. “Saya juga pernah lihat. Lampunya seperti berpindah-pindah lantai.”

Cerita paling terkenal datang dari seorang mantan pegawai yang pernah bekerja di gedung tersebut sebelum akhirnya dikosongkan. Saat itu ia mendapat tugas mengambil dokumen di salah satu lantai. Lift membawanya naik tanpa masalah. Namun ketika pintu terbuka, seluruh lantai terlihat kosong, gelap, dan sunyi. Tak ada meja, kursi, maupun berkas yang seharusnya berada di sana. Dengan napas memburu, ia kembali masuk lift. Anehnya, pintu lift tidak mau menutup meski tombol sudah ditekan berkali-kali. Lampu di dalam lift perlahan meredup hingga hanya menyisakan cahaya kekuningan yang bergetar.

Baca juga :  Kisah Mencekam: Awal Mula Berhantunya Penjara Kalisosok Surabaya

“Waktu itu saya pikir bakal mati di dalam lift,” tutur pria tersebut kepada rekannya. “Rasanya ada yang berdiri tepat di belakang saya, tapi setiap saya menoleh tidak ada siapa-siapa.” Setelah beberapa menit yang terasa seperti berjam-jam, lift akhirnya bergerak sendiri menuju lantai dasar tanpa satu pun tombol ditekan. Sejak kejadian itu, ia memilih mengundurkan diri.

Tak hanya soal lift, mantan satpam Menara Saidah juga pernah mengaku sering mendengar suara tangisan perempuan dari arah basement. Suaranya lirih, namun cukup jelas terdengar saat keadaan sepi. “Awalnya saya kira ada orang minta tolong,” kata mantan satpam itu. “Begitu saya cek ke bawah, enggak ada siapa-siapa. Tapi tangisannya malah makin dekat.” Warga sekitar kemudian mengaitkan suara tersebut dengan berbagai cerita lama, mulai dari dugaan lokasi pembuangan jenazah korban pembunuhan hingga kisah pegawai yang disebut mengakhiri hidupnya di gedung itu. Semua cerita tersebut tidak pernah terbukti secara resmi dan tetap berada dalam ranah legenda urban.

Sosok perempuan berbaju merah juga menjadi bagian dari kisah yang paling sering diceritakan. Menurut pengakuan seorang satpam, suatu malam ia bertemu seorang perempuan yang meminta diantar menuju lantai 14. Karena mengira perempuan itu adalah tamu yang tersesat, ia mengantarnya menggunakan lift. Namun begitu pintu terbuka, perempuan tersebut berjalan keluar lalu menghilang begitu saja di lorong kosong. “Saya cari sampai ujung koridor, enggak ada orang,” katanya dengan wajah pucat. “Padahal cuma hitungan detik.”

Pengalaman tak kalah aneh dialami seorang lulusan baru yang datang memenuhi undangan wawancara kerja. Ia diarahkan menuju lantai 13. Di sana ia sempat melihat beberapa pegawai dan seorang satpam yang tampak sibuk. Karena HRD belum datang, ia menunggu di luar ruangan. Beberapa menit kemudian ia kembali melihat ke dalam. Seluruh ruangan mendadak kosong. Tak ada meja, komputer, maupun orang yang tadi sempat ia lihat. “Saya langsung lari turun tangga,” kenangnya. “Saya enggak peduli lagi soal pekerjaan.”

Baca juga :  Misteri Kedung Maya Bengawan Solo, Legenda Cinta yang Berakhir Menjadi Tumbal Sungai

Cerita lain yang masih sering dibicarakan adalah kemunculan keranda mayat di salah satu lantai saat malam hari. Sejumlah saksi mengaku pernah melihat benda itu berdiri sendiri di tengah lorong yang gelap. Ketika didekati, keranda tersebut menghilang tanpa bekas. Sementara itu, sekelompok pemburu horor yang pernah melakukan uji nyali juga mengaku melihat makhluk menyerupai iblis tak bersayap dengan kuku panjang sedang mencakar dinding gedung. “Suara cakarnya nyaring sekali,” ujar salah satu anggota. “Kami semua lari tanpa sempat menoleh lagi.”

Hingga kini, Menara Saidah tetap menjadi salah satu bangunan paling misterius di Jakarta. Sebagian orang menganggap seluruh kisah tersebut hanyalah efek sugesti, bangunan kosong yang gelap, serta cerita yang terus berkembang dari generasi ke generasi. Namun bagi mereka yang pernah mengaku mengalami sendiri berbagai kejanggalan di dalamnya, Menara Saidah bukan sekadar gedung tua. Ia telah menjelma menjadi salah satu urban legend paling mengerikan yang terus hidup di tengah hiruk-pikuk ibu kota, menyisakan pertanyaan yang belum pernah benar-benar menemukan jawaban.

Redaksi Energi Juang News

Moh Khobir Riyadi
Moh Khobir Riyadihttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Remang Senja (Horror), Ojo Lali dan Not & Musik. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments