Energi Juang News, Jakarta-Welwok merupakan sosok mistis dalam cerita rakyat Jawa yang dipercaya sebagai jelmaan arwah perempuan hamil yang meninggal secara tidak wajar. Nama “Welwok” berasal dari singkatan dalam bahasa Jawa, yaitu “dijawil-digowo” yang berarti “dicolek lalu dibawa pergi”. Legenda ini mengisahkan bahwa perempuan yang hamil akibat pergaulan bebas, lalu bunuh diri atau mengalami kematian tragis seperti tenggelam di sungai atau diracun, dapat berubah menjadi hantu Welwok.
Cerita mengenai Welwok banyak tersebar dari mulut ke mulut dan menjadi bagian dari kepercayaan masyarakat di sejumlah desa. Salah satu kisah yang cukup terkenal terjadi pada seorang pemuda desa yang hendak memeriksa saluran air di kebunnya pada malam Kamis saat gerimis. Ketika ia melewati sebuah gubuk tua, tercium aroma bunga yang sangat menyengat namun aneh. Penasaran, pemuda itu mendekati sumber bau tersebut dan melihat seorang perempuan berambut panjang dengan pakaian putih yang tampak kotor.
Awalnya, pemuda itu mengira itu hanyalah wanita biasa. Namun saat mendekat, ia baru menyadari bahwa wajah sosok itu rusak dan penuh luka. Ia langsung mengenali bahwa itu adalah arwah gadis desa yang dahulu pernah dikucilkan karena hamil di luar nikah, dan akhirnya bunuh diri dengan menenggak racun tikus di sebuah gubuk di sawah. Mayatnya ditemukan seminggu kemudian dalam kondisi membusuk dan sulit dikenali.
Diyakini bahwa Welwok muncul untuk membalas dendam kepada orang-orang yang pernah menyakitinya semasa hidup. Suara lirih seperti rintihan sering terdengar saat kemunculannya, menandakan keputusasaan dan rasa kecewa mendalam dari sang arwah. Sosok Welwok digambarkan sebagai perempuan berpakaian lusuh, hanya mengenakan atasan, dengan tubuh bagian bawah samar-samar atau tidak tampak jelas.
Yang membuat masyarakat semakin takut, hantu Welwok diyakini sering mengincar anak-anak kecil, terutama yang bermain di luar rumah saat malam hari. Karena itulah, para orang tua di desa-desa yang mempercayai legenda ini akan melarang anak-anak mereka keluar rumah saat hari mulai gelap.
Meskipun belum pernah ada bukti fisik mengenai keberadaan Welwok, kisah ini tetap menjadi bagian dari tradisi lisan yang terus hidup. Banyak yang meyakini bahwa Welwok masih bisa muncul di waktu-waktu tertentu, khususnya saat suasana sedang sepi atau berkabut.
Redaksi Energi Juang News



