Selasa, Agustus 4, 2026
spot_img
BerandaOjo LaliPreman Pemabuk Bakar Rumah karena Cemburu Buta

Preman Pemabuk Bakar Rumah karena Cemburu Buta

Energi Juang News, Riau- Karena mabuk alkohol bisa bikin halu pikiran orang,khayalan tingkat tinggi sampai lupa nginjek bumi.  Sehingga seperti Bendot, 40 tahun, seorang preman pasar di Riau yang lebih hafal rasa anggur merah daripada rasa air putih. Baginya, pulang tanpa aroma alkohol sama anehnya dengan warung kopi tanpa gelas. Celakanya, kebiasaan itu bukan cuma menguras dompet, tetapi juga mengacak-acak cara berpikir. Kok berani nuduh bini selingkuh hanya karena istri tak ada dirumah saat ia pulang. Padahal istri sedang kerja di rumah tetangga jadi buruh cuci untuk nyambung dapur ngebul.

Karena omelannya dianggap angin lalu, Bendot jadi kalap. Rumah warisan orangtua dibakarnya, untung tak kena rumah tetangga. Hingga Bendot terpaksa berurusan dengan polisi.

Para pecandu Amer (anggur merah)  itu jika hanya setengah gelas, tidak sampai mabuk. Cuma penampilannya jadi ceria/riang, tanggal tua pun tetap senyum dan mulutnya jadi gacor. Tapi jika pecandu minumnya sampai 2-3 botol, kemampuan otak kanan kiri jadi keder,motorik terganggu dan gampang emosian.

Ucapan yang keluar dari mulutnya menjadi tidak jelas. Hal ini terjadi karena efek alkohol sudah mencapai lobus parietal. Ini adalah bagian otak yang mengendalikan tekanan, suhu, rasa, sakit dan bahasa. Halusinasi alkohol yang sudah bercampur dengan emosi cemburu membabi buta mirip babi.

Nah, Bendot rupanya sudah berada di level itu. Kalau baru setengah gelas, mukanya memang masih ceria. Tanggal tua pun bisa senyum selebar spanduk diskon. Tapi begitu dua sampai tiga botol masuk ke perut, otaknya seperti kehilangan sinyal. Pikiran mulai melompat ke mana-mana, emosi naik tanpa rem, sementara logika ditinggal entah ke mana.

Baca juga :  Ulah Dokter Praktik `Nyuntik` Sembarangan Berujung Dipindah Tugas

Mungkin pemikiran Bendot sudah dalam pengaruh alkohol. Yang penting mabuknya nggak kelewatan, sehingga bini di rumah masih kebagian uang hasil malaknya tiap bulan. Ada lho, orang mabok sampai pertaruhkan gajinya demi menghamba pada alkohol.

Seperti hari Minggu lalu, dia tidak turut ayah ke kota naik delman istimewa, tapi malah mabuk-mabukan bersama teman dipasar. Pulang dari mabok-mabokan pikirannya sudah kacau. Dan emosinya pun tersulut ketika tiba di rumah istrinya tak menyambutnya dengan pakaian daster sedikit terbuka dan sejuta senyum. Kata anak baru ke rumah tetangga, biasa kerja nyuci setrika baju .

Dan benar saja, saat bini muncul di pintu langsung disemprot habis-habisan. Bukan sekedar ngomel, tapi sekalian nuduh pergi bersama gebetan baru. Lantaran bau bir dari mulut suami, istri tak mau menanggapi tuduhannya. “Ngaku nggak, tak bakar rumah ini nanti.” Ancam Bendot. Lagi-lagi istri tak menanggapi, malah balik ke rumah tetangga untuk ngerumpi. Pikirnya, percuma nanggapi orang kerjanya beler mulu.

Buat orang yang pikirannya masih normal, tinggal bertanya baik-baik sudah selesai urusan. Tapi buat Bendot yang sudah dikuasai alkohol, cerita berkembang sendiri. Dalam hitungan detik, istrinya divonis sedang jalan bersama pria lain. Bukti memang tidak ada, tetapi khayalan sudah cukup menjadi hakim sekaligus jaksa.

Ancaman itu awalnya dianggap angin lalu oleh sang istri. Siapa sangka, beberapa menit kemudian asap hitam benar-benar membumbung dari rumah warisan orang tuanya sendiri. Kemudian tetangga berteriak, “kebakaran, kebakaran!” Ternyata dari rumah Bendot muncul asap hitam membumbung tinggi. Warga  bergegas mencoba memadamkan api semampunya. Untung petugas pemadam segera tiba, sehingga sebagian rumah masih bisa diselamatkan. Sayangnya, Bendot tak bisa menyelamatkan dirinya dari proses hukum. Polisi datang, borgol dipasang, dan perjalanan berikutnya bukan lagi ke warung Amer, melainkan ke kantor polisi.

Baca juga :  Pencuri jadi Gagal Fokus, Karena Paha Korban Menggoda Iman

Orang mabuk kan jadi bantalnya setan. Kalau minuman keras sudah mengendalikan pikiran, setan tak perlu repot menggoda. Manusianya sudah sibuk menjatuhkan dirinya sendiri.

Redaksi Energi Juang News

Moh Khobir Riyadi
Moh Khobir Riyadihttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Remang Senja (Horror), Ojo Lali dan Not & Musik. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments