Energi Juang News,Mojokerto- Putus cinta itu menyakitkan. Tapi Paidi, 25, dari Mojokerto (Jatim) ini salah menyikapinya. Sebagai balas dendam, justru rekaman adegan kelonan dengan mantan doi, disebar ke medsos, hingga orangtua Yeti, 22, kekasih barunya ikutan nonton.
Polisi bergerak presisi segera menangkap pemilik akun koplak ini.
Putus cinta hal biasa, tak perlu ditangisi tapi segera move on dan nyari lagi. Hal ini justru menambah wawasan soal karakter,bodi,dan kenikmatan berbeda.
Bukannya malah balas dendam dengan akibat merugikan diri sendiri. Apa nggak ati ngenes, mantan doi berbahagia dengan kekasih baru, sedang kita sendiri malah masuk penjara.
Paidi, warga Mojokerto ini memang sedang berduka dan kecewa, sebab cintanya pada Yeti diputuskan secara sepihak, tanpa musyawaroh mufakat dengannya. Malah sekarang milih pria dengan tampang kurang meyakinkan namun berdompet tebal.
Padahal sebagai kekasih, kurang apa dia membahagiakan doi? Ketika Yeti kedinginan karena Mojokerto hujan mulu, Paidi menciptakan selimut hidup alias“obat anget” dengan mengajak si doi kelonan di hotel bahkan sampai berhubungan intim bak suami istri.
Cara-cara yang dilakukan Paidi memang salah, dia rajin merekam setiap model gaya barunya melayani Yeti.Tapi dimaklumi saja karena dia hanyalah penjual nasi bebek. Wawasanya sempit, hanya seputar nasi uduk dan bebek goreng ditambah sambel dan lalapan. Nggak ngerti hasil rekaman itu bukan untuk ditonton khalayak umum apalagi anak dibawah umur.
Maka begitu cintanya diputuskan, dan Yeti ganti berkoalisi dengan cowok lain, Paidi jadi dendam sedendam-dendamnya dan ingin membalasnya secara telak.
Sebagaimana telah disinggung di atas, Paidi ini memang anak muda yang suka nyerempet-nyerempet bahaya. Yeti kan baru berstatus pacar, bukan istri.
Tapi dengan pedenya diajak berhubungan intim, padahal belum jadi suami istri. Tapi kata Paidi, jaman sekarang kasih “DP”saat pacaran itu sudah biasa. Seperti istilah DP Nol rupiah rumah di Jakarta,tongkrongi dulu baru mikir cara ngeles bayar cicilan.
Kenapa Yeti meninggalkan mitra koalisinya sebelum janur melengkung? Ya karena status sosial Paidi hanya penjual nasi bebek. Ketika ada sosok lelaki alternatip yang serba menjanjikan, langsung saja Paidi ditinggalkan. Apa lagi doi juga siap menerima dirinya apa adanya, meski ibarat mesin sudah dol. Sudah waktunya onderdil diservis karena pemakaian tinggi oleh Paidi.
Sebetulnya Paidi ingin klarifikasi kenapa cintanya diputus begitu saja. Kok kaya listrik PLN saja, tanggal 20 belum bayar langsung dapat surat ancaman pemutusan sambungan.
Paidi merasa Yeti tak adil dalam melayani pelanggan, melayani ya harus tuntas sampai pension. Bukannya pemutusan sepihak tanpa kompromi.
Celakanya Yeti tak mau menanggapi. WA-nya tak dijawab, ditelpon juga tak diangkat.
Sikap Yeti menjadikan Paidi dendam. Dia ingat punya beberapa rekaman video saat adu mekanik dengan si Yeti. Video dewasa +++ itu langsung disebar lewat medsos, bahkan digrup WA.
Yang dikirimi bukan saja Yeti, tapi juga kekasih barunya, orangtua mantan doi, kakak, adik, Oom dan Pakde, bahkan RT dan pak RW.
Saking malunya, Yeti memilih pergi meninggalkan kampungnya. Tapi sebelum pergi dia mengadu ke Polisi, dan Paidi pun ditangkap.
Dalam pemeriksaan Paidi ngaku sebagai kreator “Aksi mesum” amatiran karena sakit hati diputus cintanya oleh Yeti. Target dia, Yeti jadi trending topic dan dibikin malu sampai jagad maya.
Dendam sih dendam,tapi gambar begituan kok diposting. Ya nambah masalah hidup saja.
Redaksi Energi Juang News




