Sabtu, Maret 14, 2026
spot_img
BerandaOjo LaliPacaran Main Jari, Ternyata Doi Perempuan Juga,Slompreet!!

Pacaran Main Jari, Ternyata Doi Perempuan Juga,Slompreet!!

Energi Juang News,Sumsel- Jumi (16,bukan nama sebenarnya) bangga punya pacar dalam usia muda, itu tanda best seller (laku keras). Tapi ternyata Sony (20,bukan nama sebenarnya) ketika ngajak kencan hanya main jari doang. Dada doi yang maju kedepan katanya itu penyakit yang belum dioperasi. Usut punya usut, Sony ternyata perempuan juga. Jumi menyesal habis!

Pengalaman ABG Jumi nyaris tak sampai menikah memang, tapi  gadis tanggung dari Banyuasin (Sumsel) sempat dicabuli oleh Sony. Awalnya dia seneng saja, sebab si doi penampilannya seperti lelaki. Malah Jumi bangga, masih bau kencur sudah ada cowok yang menaksir dan mau jadi pacar. Itu bukti otentik bahwa dirinya bukanlah cewek kaleng-kaleng, apa lagi kaleng krupuk!

Berawal Jumi kenal sama Sony melalui FB, biasalah anak muda masa kini.
Rupanya sama-sama terpikat, sehingga kemudian disusul dengan kopdar. Tambah cocok lagi, dan mereka pun pacaran. Jika pacaran anak muda tempo dulu cukup jalan bareng dan makan bareng, pacaran anak muda masa kini mana mau cuma begitu, harus begituan sampe “urusan poros tengah” dong!

Setelah beberapa kali ketemuan, akhirnya mereka janjian digubuk yang terletak di persawahan dekat rumah Jumi. Suasana sawah yang sepi kala siang bolong, membua Sony leluasa raba sana – raba sini macam cari belut, ketubuh Jumi. Semakin sore menjelang magrib Jumi mulai kepanasan, lupa kalau gubuk itu ditempat terbuka tetap mau lanjut ke level berikutnya alias berhubungan intim.

Biasanya kalo diajak hubungan intim kali pertama si cewek pasti menolak, meski sekadar basa-basi. Tapi Jumi beda,karena sudah panas diajak begituan langsung saja bilang, “Ayo ah….!” Permainan Sony yang lihay lama kelamaan menimbulkan kecurigaan Jumi.Jumi kaget ketika tampilan fisik Sony dadanya kok menonjol seperti dirinya. Tapi
Sony bilang bahwa itu sejenis penyakit kista yang belum sempat dioperasi. Jumi pun manggut-manggut aja macam Pak Harto, sepertinya percaya juga.

Tapi Jumi tambah kaget lagi, karena dia hanya dipuaskan dirinya dengan jari-
jemari belaka, macam cari belut dari awal hingga akhir. Kok tak ada ancaman sentolop untuk poros tengah milik Jumi. Terheran-heran akan pengalaman hidupnya, entah polos apa bingung Jumi bertanya pada ibunya, minta penjelasan soal perkara satu ini. Ibunya pun kaget dan tak terima putrinya dicabuli Sony. Dia lapor polisi dan pacar Jumi itu ditangkap.

Dalam pemeriksaan usut punya usut terungkap bahwa Sony ternyata juga seorang perempuan. Maka dia membenarkan tentang perilaku seksualnya pada Jumi. Tentu saja Jumi dan ibunya tambah kaget lagi. Kok bisa seperti bebek saja, betina sama betina gandok dan bisa menghasilkan telur. Emang bisa?

Tapi ini Indonesia, Bung! Bukan Inggris yang memberi ruang kelompok kelainan seksual, sampai mereka bisa menikah. Sama saja seperti pasangan homo yang secara pisik seorang lelaki dan doinya itu juga lelaki. Apa nggak anggar itu namanya tuh?

Tapi Sony apa bisa ngenthit (bertelur di jalanan) seperti bebek? hehehe..

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments