Energi Juang News, Jakarta- Polisi terus mengusut insiden bentrokan yang menewaskan satu orang di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat. Hasil penyelidikan terbaru menunjukkan adanya sejumlah pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan alat bukti dan keterangan para saksi.
Polisi Tetapkan Tujuh Tersangka
Polisi tetapkan 7 tersangka bentrokan maut Menteng yang diduga terlibat dalam dua tindak pidana berbeda, yakni perusakan gerobak pedagang dan pengeroyokan. Penanganan kedua perkara tersebut dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, empat tersangka ditetapkan dalam kasus perusakan gerobak milik pedagang. Penetapan itu didasarkan pada keterangan delapan saksi, rekaman CCTV, serta barang bukti lain yang telah dikumpulkan penyidik.
Empat tersangka tersebut berinisial GNA, AJL, FAM, dan ELL.
Sementara itu, polisi juga menetapkan tiga tersangka dalam kasus pengeroyokan. Mereka berinisial SK, AS, dan OR.
Perbedaan Asal Kelompok Pelaku
Budi menjelaskan, para tersangka dalam kasus perusakan diketahui bukan warga Matraman. Adapun tiga tersangka dalam perkara pengeroyokan merupakan warga Matraman.
“Kelompok yang melakukan perusakan bukan warga Matraman. Sedangkan pelaku penganiayaan merupakan warga setempat,” ujar Budi di kawasan Matraman Dalam, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Satu Orang Tewas Akibat Bentrokan
Peristiwa bentrokan di Jalan Tambak, Menteng, terjadi pada Minggu (26/7/2026) dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Korban sempat mendapat penanganan medis setelah dievakuasi ke rumah sakit.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, dua orang diamankan dari lokasi kejadian dalam kondisi kritis. Namun, satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.
Roby menjelaskan, polisi menerima laporan warga sekitar pukul 10.00 WIB mengenai bentrokan antara sekelompok orang dengan warga. Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat mengerahkan personel Brimob untuk mengamankan situasi.
Dari lokasi kejadian, polisi membawa dua korban ke RSCM. Selain itu, petugas juga mengamankan delapan orang untuk dimintai keterangan. Mereka terdiri atas enam warga setempat dan dua orang dari kelompok luar yang kini masih menjalani pemeriksaan di Polsek Menteng.
Redaksi Energi Juang News



