Energi Juang News, Jakarta- Hujan deras yang mengguyur wilayah ibu kota sejak Sabtu malam menyebabkan genangan air di berbagai titik pada Minggu pagi. Sejumlah kawasan permukiman hingga ruas jalan dilaporkan terdampak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat puluhan rukun tetangga (RT) serta sejumlah jalan utama terendam air dengan ketinggian bervariasi.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 75 RT dan 19 Jalan tergenang,” Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji dalam keterangannya, Minggu (8/3/2026).
Data tersebut dihimpun hingga pukul 08.00 WIB. Di beberapa lokasi, tinggi genangan bahkan mencapai lebih dari satu meter.
Puluhan RT di Jakarta Barat Terendam
Di wilayah Jakarta Barat, banjir tercatat merendam 22 RT yang tersebar di beberapa kelurahan.
Kelurahan Kedaung Kali Angke menjadi salah satu titik terdampak dengan empat RT terendam setinggi 60 hingga 70 cm. Kondisi serupa juga terjadi di Kedoya Selatan dan Kedoya Utara dengan ketinggian genangan sekitar 20 hingga 30 cm.
Sementara itu, dua RT di Sukabumi Selatan mengalami genangan yang lebih tinggi, mencapai sekitar 100 cm. Di Joglo, satu RT terendam hingga 65 cm.
Banjir juga terjadi di wilayah Kembangan Selatan dan Kembangan Utara. Selain curah hujan tinggi, meluapnya Kali Bendungan Kali Pelopor turut memperparah kondisi genangan di kawasan tersebut.
Jakarta Selatan: Air Capai 170 Cm
Situasi serupa terjadi di Jakarta Selatan. BPBD mencatat sebanyak 22 RT terdampak banjir.
Genangan tertinggi dilaporkan terjadi di Cipete Utara dan Pela Mampang yang mencapai sekitar 170 cm. Curah hujan tinggi menjadi penyebab utama, ditambah luapan Kali Mampang di beberapa titik.
Di Petogogan, sebanyak 12 RT terendam air setinggi sekitar 20 cm akibat meluapnya Kali Krukut dan Kali PHB Nipam. Sementara itu, wilayah Cilandak Barat dan Cilandak Timur juga mengalami genangan hingga 120 cm.
Di Duren Tiga, banjir tercatat menggenangi tiga RT dengan ketinggian antara 60 hingga 100 cm.
Jakarta Timur Paling Banyak Terdampak
Wilayah Jakarta Timur menjadi kawasan dengan jumlah RT terdampak paling banyak.
Sebanyak 31 RT dilaporkan terendam air. Kelurahan Halim Kampung Melayu menjadi titik terparah dengan 19 RT tergenang hingga 130 cm.
Sementara itu, 12 RT di Halim Perdana Kusuma mengalami genangan dengan ketinggian antara 25 hingga 70 cm.
BPBD DKI Jakarta saat ini terus memantau kondisi lapangan. Petugas juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penyedotan air dan memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik.
19 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang
Selain permukiman warga, genangan juga terjadi di sejumlah ruas jalan yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
Beberapa di antaranya yaitu:
- Jl. Srengseng Raya, Kel. Srengseng
- Jl. Daan Mogot KM 13, Kel. Rawa Buaya
- Jl. Perumahan Green Garden (MCD), Kel. Kedoya Utara
- Jl. Meruya Selatan, Kel. Meruya Selatan
- Jl. Daan Mogot (Depan Victoria), Kel. Cengkareng Timur
- Jl. Daan Mogot Halte Taman Kota, Kel. Kedaung Kali Angke
- Jl. Kapten Pierre Tendean, Kel. Kuningan Barat
- Jl. Cileduk Raya (Seskoal), Kel. Cipulir
- Jl. Cileduk Raya (Kolong ITC), Kel. Cipulir
- Jl. Cileduk Raya (Pom Bensin Shell), Kel. Ulujami
- Jl. Bintaro Permai Raya (H. Gari), Kel. Pesanggrahan
- Jl. Beo, Kel. Pesanggrahan
- Jl. Swadarma Raya, Kel. Ulujami
- Jl. Puri Kembangan (Depan SMK Budi Murni), Kel. Kedoya Selatan
- Jl. Kramat Raya, Kel. Tugu Utara
- Jl. Rawa Indah RT 003 RW 003, Kel. Pegangsaan Dua
- Jalan Karet Pasar Baru Barat I, Karet Tengsin, Tanah Abang
- Jalan Petamburan II, Petamburan, Tanah Abang
- Jalan Bendungan Hilir, Bendungan Hilir, Tanah Abang
BPBD mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi genangan susulan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Redaksi Energi Juang News



