Energi Juang News, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggelar pertemuan bilateral dengan Wali Kota New York, Zohran Kwame Mamdani, di Civic Hall, New York, Minggu, 20 September 2026. Kedua pemimpin kota bertukar pengalaman soal transportasi publik, banjir, polusi udara, hingga pembiayaan pembangunan melalui obligasi daerah.
Dalam pertemuan yang hangat dan ramah dua pemimpin kota besar dunia ini, keduanya membahas transportasi publik dan kemacetan. Pramono dan Mamdani banyak berbagi perspektif tentang transportasi publik.
“Kami banyak diskusi tentang transportasi publik di New York. Dan saya ingin tahu yang anda katakan masalah utama di Jakarta adalah kemacetan. Langkah apa yang anda ambil untuk mengatasi kemacetan itu,” kata Mamdani.
Pramono menjelaskan, PBB merilis jumlah penduduk aglomerasi Jakarta sekitar 42 juta jiwa. Setiap hari ada 4 juta dari daerah penyangga dan kembali ke daerah masing-masing.
“Pertama-tama saya membuka Transjabodetabek yang tidak hanya melayani Jakarta. Juga melayani daerah penyangga. Jakarta punya Transjakarta, MRT, LRT. Konektivitas Jakarta saat ini lebih dari 93%,” jawab Pramono.
Untuk lansia, difabel, masyarakat kurang mampu dan pelajar, gratis semua. Mamdani sempat bertanya siapa yang memberikan subsidi tersebut apakah pemerintah pusat atau lokal.
Saat dijawab Pramono yang memberikan subsidi transportasi gratis untuk golongan masyarakat tertentu adalah Pemprov DKI, Mamdani pun memberikan apresiasi.
“Itu luar biasa,” ujar Mamdani.
Kedatangan Pramono ke New York atas undangan Mamdani untuk ikut Urban20 Mayors Summit.
Redaksi Energi Juang News




